Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

      2 September 2026

      Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

      2 September 2026

      Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

      2 September 2026

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Solusi Mengatasi Permasalahan Sampah, Bupati Gresik Resmikan Operasional Landfill Mining
    Kesehatan

    Solusi Mengatasi Permasalahan Sampah, Bupati Gresik Resmikan Operasional Landfill Mining

    RedaksiBy Redaksi24 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Komitmen dalam mengatasi permasalahan sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik coba menerapkan metode Landfill Mining sebagai salah satu solusi.

    Penerapan metode untuk pengurai sampah tersebut diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan di dampingi Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Selasa (24/2/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Gresik, serta Pimpinan PT Semen Indonesia Tbk pabrik Tuban, dan Pimpinan PT Semen Indonesia Tbk pabrik Rembang.

    Persoalan sampah, dikatakan Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, adalah tantangan besar bagi seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Gresik. Sebab seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan industri serta pemukiman, volume timbulan sampah juga terus meningkat.

    Baca Juga :  Pemdes Palebon Duduksampeyan Revitalisasi Jalan Poros Desa

    “Jika tidak dikelola dengan baik, sampah akan menjadi beban lingkungan, sosial, bahkan ekonomi,” ujar Gus Yani.

    Gus Yani menjelaskan, teknologi Landfill Mining memungkinkan untuk mengolah kembali timbunan sampah lama, dengan memisahkan fraksi yang masih bernilai guna. Sehingga mengurangi volume sampah yang tertimbun di TPA.

    “Dengan kapasitas pengolahan sekitar 25 ton per jam, fasilitas ini diharapkan mampu secara bertahap mengurangi beban timbunan di TPA Ngipik,” ucapnya.

    Pemkab Gresik, lanjut Gus Yani, terus berkomitmen untuk melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah. Sehingga tidak lagi hanya mengandalkan sistem lama (kumpul-angkut-buang), tetapi bergerak menuju sistem pengolahan berbasis pengurangan, pemanfaatan kembali dan peningkatan nilai tambah.

    “Hasil pengolahan tidak berhenti sebagai limbah, tetapi menjadi sumber daya baru. Fraksi organik dapat dimanfaatkan sebagai tanah uruk, layening landfill, maupun media tanam,” kata Gus Yani.

    Baca Juga :  Selaraskan Sinergitas, Pemkab Gresik Gelar Kegiatan Implementasi Retret

    “Fraksi non organik diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara. Ini adalah langkah konkret, mendukung transisi energi dan pengurangan emisi,” terangnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Gus Yani juga turut menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya mitra industri yang telah mendukung pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha seperti inilah yang menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

    “Pengadaan fasilitas ini melalui APBD Kabupaten Gresik tahun anggaran 2025 sebesar Rp6 milliar, bukan hanya sekedar belanja peralatan. Melainkan investasi jangka panjang, untuk kualitas lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” tambahnya.

    Selain mengandalkan Landfill Mining mengatasi tumpukan sampah di TPA Ngipik, Gus Yani juga menekankan, kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta kecamatan, mengajak pemerintah desa di Gresik untuk membangun TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) guna menangani persoalan mengenai sampah.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Gus Yani Ajak GP Ansor Tumbuh Bersama

    “Jika tidak memungkinkan membangun TPS3R dalam satu desa, bisa dibuat satu TPS3R untuk tiga desa. Tujuannya, sampah dapat dikelola terlebih dahulu di tingkat desa, sehingga tidak terjadi penumpukan di TPA,” ungkap Gus Yani.

    “Mudah-mudahan melalui metode Landfill Mining ini, timbunan sampah lama di TPA digali kembali untuk dilakukan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan ulang seperti bahan bakar alternatif RDF atau material lain,” tuturnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik sampah
    Previous ArticleSetahun Beroperasi, RSUD Gresik Sehati Tunjukkan Tren Positif
    Next Article Pendaftaran Sudah Dibuka, Pemkab Gresik Kembali Gelar Mudik Gratis Dengan Kuota 750 Peserta

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Dirut Petrokimia Gresik Tetap Apresiasi Tim Voli Putri GPPI, Meskipun Gagal Menjuarai Proliga 2026

    28 April 2026

    MINATBACA.com – Apresiasi tetap diberikan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, untuk tim voli putri…

    Masyarakat Sekitar KEK Gresik Dapat Bantuan Alat Wirausaha dari PT BKMS

    Pemkab Gresik dan BAMAG, Cegah Rokok Ilegal Melalui Edukasi Cukai

    Grand Final Duta Genre Lamongan 2025 Digelar

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.