Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

      21 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

      21 Oktober 2026

      Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

      21 Oktober 2026

      Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

      21 Oktober 2026

      Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

      19 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Solusi Mengatasi Permasalahan Sampah, Bupati Gresik Resmikan Operasional Landfill Mining
    Kesehatan

    Solusi Mengatasi Permasalahan Sampah, Bupati Gresik Resmikan Operasional Landfill Mining

    RedaksiBy Redaksi24 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Komitmen dalam mengatasi permasalahan sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik coba menerapkan metode Landfill Mining sebagai salah satu solusi.

    Penerapan metode untuk pengurai sampah tersebut diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan di dampingi Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Selasa (24/2/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Gresik, serta Pimpinan PT Semen Indonesia Tbk pabrik Tuban, dan Pimpinan PT Semen Indonesia Tbk pabrik Rembang.

    Persoalan sampah, dikatakan Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, adalah tantangan besar bagi seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Gresik. Sebab seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan industri serta pemukiman, volume timbulan sampah juga terus meningkat.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Tegaskan Komitmen Terhadap Investasi

    “Jika tidak dikelola dengan baik, sampah akan menjadi beban lingkungan, sosial, bahkan ekonomi,” ujar Gus Yani.

    Gus Yani menjelaskan, teknologi Landfill Mining memungkinkan untuk mengolah kembali timbunan sampah lama, dengan memisahkan fraksi yang masih bernilai guna. Sehingga mengurangi volume sampah yang tertimbun di TPA.

    “Dengan kapasitas pengolahan sekitar 25 ton per jam, fasilitas ini diharapkan mampu secara bertahap mengurangi beban timbunan di TPA Ngipik,” ucapnya.

    Pemkab Gresik, lanjut Gus Yani, terus berkomitmen untuk melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah. Sehingga tidak lagi hanya mengandalkan sistem lama (kumpul-angkut-buang), tetapi bergerak menuju sistem pengolahan berbasis pengurangan, pemanfaatan kembali dan peningkatan nilai tambah.

    “Hasil pengolahan tidak berhenti sebagai limbah, tetapi menjadi sumber daya baru. Fraksi organik dapat dimanfaatkan sebagai tanah uruk, layening landfill, maupun media tanam,” kata Gus Yani.

    Baca Juga :  SIG Berangkatkan 2.160 Pemudik dan Sediakan Posko Mudik di 4 Provinsi

    “Fraksi non organik diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara. Ini adalah langkah konkret, mendukung transisi energi dan pengurangan emisi,” terangnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Gus Yani juga turut menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya mitra industri yang telah mendukung pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha seperti inilah yang menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

    “Pengadaan fasilitas ini melalui APBD Kabupaten Gresik tahun anggaran 2025 sebesar Rp6 milliar, bukan hanya sekedar belanja peralatan. Melainkan investasi jangka panjang, untuk kualitas lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” tambahnya.

    Selain mengandalkan Landfill Mining mengatasi tumpukan sampah di TPA Ngipik, Gus Yani juga menekankan, kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta kecamatan, mengajak pemerintah desa di Gresik untuk membangun TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) guna menangani persoalan mengenai sampah.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    “Jika tidak memungkinkan membangun TPS3R dalam satu desa, bisa dibuat satu TPS3R untuk tiga desa. Tujuannya, sampah dapat dikelola terlebih dahulu di tingkat desa, sehingga tidak terjadi penumpukan di TPA,” ungkap Gus Yani.

    “Mudah-mudahan melalui metode Landfill Mining ini, timbunan sampah lama di TPA digali kembali untuk dilakukan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan ulang seperti bahan bakar alternatif RDF atau material lain,” tuturnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik sampah
    Previous ArticleSetahun Beroperasi, RSUD Gresik Sehati Tunjukkan Tren Positif
    Next Article Pendaftaran Sudah Dibuka, Pemkab Gresik Kembali Gelar Mudik Gratis Dengan Kuota 750 Peserta

    Berita Terkait

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    14 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    Load More
    Berita Lainnya
    Inspirasi

    Membanggakan! Presiden Prabowo Beli 2 Ekor Sapi Milik Peternak Asal Gresik

    29 Mei 2025

    MINATBACA.com – Dua ekor sapi milik peternak asal Gresik, dibeli Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto…

    Bupati Lamongan Mengajak Masyarakat Jadikan Semangat Harkitnas Sebagai Motivasi

    Saran Ketua DPRD Lantaran Dana Transfer Pusat ke Pemkab Gresik Dipangkas

    Bupati Gresik Salurkan Beasiswa Baznas Untuk Mahasiswa Kurang Mampu

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.