Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

      14 Mei 2026

      Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

      13 Mei 2026

      Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

      13 Mei 2026

      Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

      13 Mei 2026

      Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

      13 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Selaraskan Sinergitas, Pemkab Gresik Gelar Kegiatan Implementasi Retret
    Pemerintahan

    Selaraskan Sinergitas, Pemkab Gresik Gelar Kegiatan Implementasi Retret

    RedaksiBy Redaksi4 Maret 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar kegiatan ‘implementasi retret’ sebagai upaya menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat, daerah dan desa, dalam mendorong kemajuan wilayah.

    Kegiatan tersebut diinisiasi langsung oleh Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati Asluchul Alif (dokter Alif) diikuti jajaran kepala dinas, camat, serta kepala desa/lurah se-Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan ini Gus Yani menegaskan, tujuan utama pertemuan adalah menyamakan satu langkah dan ritme kebersamaan demi mewujudkan Gresik Baru Lebih Maju. Gus Yani menyoroti pentingnya peran desa, sebagai penggerak utama dalam pembangunan daerah.

    “Desa memiliki peran vital dalam kemajuan daerah. Maka kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci, agar setiap kebijakan yang digulirkan, baik dari pusat maupun daerah, bisa diterjemahkan hingga tingkat desa,” tegas Gus Yani.

    Beberapa isu strategis yang turut dibahas dalam pertemuan di antaranya:
    1. Ketahanan pangan dan harga gabah,
    Bupati Gresik menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan, dengan menetapkan harga minimal gabah sebesar Rp6.500 agar petani tetap sejahtera. Selain itu, sawah tadah hujan akan didata dan nantinya diusulkan ke pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi lebih produktif.
    2. Efisiensi anggaran,
    Selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, Bupati Gresik juga mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran desa, memastikan setiap rupiah benar-benar berdampak bagi masyarakat.
    3. Stabilisasi harga kebutuhan pokok,
    Bupati Gresik meminta kepala desa turut aktif memantau harga kebutuhan pokok di pasar, agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.
    4. Pengelolaan sampah berbasis desa,
    Salah satu perhatian serius adalah pengelolaan sampah. Bupati Gresik mendorong agar setiap desa memiliki Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
    5. Kolaborasi desa dan BAZNAS Gresik,
    Bupati juga mengajak pemerintah desa untuk bersinergi dengan BAZNAS Gresik melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa-desa, sebagai bentuk penguatan ekonomi umat dan dukungan bagi masyarakat kurang mampu.

    Sementara dokter Alif menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

    “Tidak mungkin kami berdua berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Program-program yang kita jalankan harus linier, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga nasional,” ujar Wabup dokter Alif.

    Dalam kesempatan yang sama, Wabup Alif juga mengatakan empat fokus utama yang menjadi perhatian. Di antaranya Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam hubungannya dengan menggerakkan perekonomian lokal. Berikutnya adalah penanggulangan banjir akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo, baik itu berupa pembangunan kolam retensi maupun relokasi sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

    Hal lain yang juga menjadi fokus adalah peningkatan infrastruktur, meliputi eks jalan penghubung desa, sekolah dan puskesmas, dengan tujuan agar pelayanan publik semakin optimal. Terakhir, dokter Alif juga menekankan penguatan kolaborasi antar wilayah aglomerasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga menjadi moderator, melihat nilai positif dalam pertemuan tersebut. Washil menyampaikan, kegiatan yang dilakukan bersama kepala desa/lurah seperti demikian akan coba dilakukan secara berkala.

    “Pertemuan ini menjadi ruang diskusi dan penyamaan visi. Ke depan, kami akan mengagendakan pertemuan serupa, agar komunikasi antara pemerintah daerah dan desa semakin solid,” ungkap Sekda Washil.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHari Pertama Kerja Periode 2025-2030, Ini yang Dilakukan Bupati Lamongan
    Next Article Warga Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam di Gresik

    Berita Terkait

    Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

    13 Mei 2026

    Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

    13 Mei 2026

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    8 Mei 2026

    Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati Bangga Gresik Jadi Magnet Investasi Strategis

    8 Mei 2026

    Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    8 Mei 2026

    Bupati Gresik Hadiri Pelantikan Rektor Unigres Periode 2026-2030

    6 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

    Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

    Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

    Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

    Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Atasi Banjir Bengawan Njero, Pemkab Lamongan Aktifkan 15 Pompa Air

    20 Januari 2026

    MINATBACA.com – Mengurangi debit banjir luapan Bengawan Njero yang terjadi hingga hari ini, upaya coba…

    Usung Tema Kebudayaan Nusantara, Pemdes Wonorejo Menggelar Karnaval

    Gelar Jumat Curhat, Polisi di Gresik Dapat Banyak Masukan Dari Warga

    Melalui Yayasan at-Thoybah, Pemdes Betoyoguci Santuni Anak Yatim

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.