Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Selaraskan Sinergitas, Pemkab Gresik Gelar Kegiatan Implementasi Retret
    Pemerintahan

    Selaraskan Sinergitas, Pemkab Gresik Gelar Kegiatan Implementasi Retret

    RedaksiBy Redaksi4 Maret 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar kegiatan ‘implementasi retret’ sebagai upaya menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat, daerah dan desa, dalam mendorong kemajuan wilayah.

    Kegiatan tersebut diinisiasi langsung oleh Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati Asluchul Alif (dokter Alif) diikuti jajaran kepala dinas, camat, serta kepala desa/lurah se-Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan ini Gus Yani menegaskan, tujuan utama pertemuan adalah menyamakan satu langkah dan ritme kebersamaan demi mewujudkan Gresik Baru Lebih Maju. Gus Yani menyoroti pentingnya peran desa, sebagai penggerak utama dalam pembangunan daerah.

    “Desa memiliki peran vital dalam kemajuan daerah. Maka kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci, agar setiap kebijakan yang digulirkan, baik dari pusat maupun daerah, bisa diterjemahkan hingga tingkat desa,” tegas Gus Yani.

    Beberapa isu strategis yang turut dibahas dalam pertemuan di antaranya:
    1. Ketahanan pangan dan harga gabah,
    Bupati Gresik menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan, dengan menetapkan harga minimal gabah sebesar Rp6.500 agar petani tetap sejahtera. Selain itu, sawah tadah hujan akan didata dan nantinya diusulkan ke pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi lebih produktif.
    2. Efisiensi anggaran,
    Selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, Bupati Gresik juga mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran desa, memastikan setiap rupiah benar-benar berdampak bagi masyarakat.
    3. Stabilisasi harga kebutuhan pokok,
    Bupati Gresik meminta kepala desa turut aktif memantau harga kebutuhan pokok di pasar, agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.
    4. Pengelolaan sampah berbasis desa,
    Salah satu perhatian serius adalah pengelolaan sampah. Bupati Gresik mendorong agar setiap desa memiliki Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
    5. Kolaborasi desa dan BAZNAS Gresik,
    Bupati juga mengajak pemerintah desa untuk bersinergi dengan BAZNAS Gresik melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa-desa, sebagai bentuk penguatan ekonomi umat dan dukungan bagi masyarakat kurang mampu.

    Baca Juga :  Satlantas Polres Gresik Sosialisasi Safety Driving Kepada Sopir Ambulan

    Sementara dokter Alif menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

    “Tidak mungkin kami berdua berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Program-program yang kita jalankan harus linier, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga nasional,” ujar Wabup dokter Alif.

    Dalam kesempatan yang sama, Wabup Alif juga mengatakan empat fokus utama yang menjadi perhatian. Di antaranya Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam hubungannya dengan menggerakkan perekonomian lokal. Berikutnya adalah penanggulangan banjir akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo, baik itu berupa pembangunan kolam retensi maupun relokasi sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

    Baca Juga :  Ukur Kesiapan Fisik Personel, Polres Gresik Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani

    Hal lain yang juga menjadi fokus adalah peningkatan infrastruktur, meliputi eks jalan penghubung desa, sekolah dan puskesmas, dengan tujuan agar pelayanan publik semakin optimal. Terakhir, dokter Alif juga menekankan penguatan kolaborasi antar wilayah aglomerasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga menjadi moderator, melihat nilai positif dalam pertemuan tersebut. Washil menyampaikan, kegiatan yang dilakukan bersama kepala desa/lurah seperti demikian akan coba dilakukan secara berkala.

    “Pertemuan ini menjadi ruang diskusi dan penyamaan visi. Ke depan, kami akan mengagendakan pertemuan serupa, agar komunikasi antara pemerintah daerah dan desa semakin solid,” ungkap Sekda Washil.

    Baca Juga :  Dari Lamongan, Kirab Pataka JBMB Disambut Khidmat Sekda Gresik
    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHari Pertama Kerja Periode 2025-2030, Ini yang Dilakukan Bupati Lamongan
    Next Article Warga Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam di Gresik

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pemkab Gresik Ajak Masyarakat Untuk Kurangi Sampah Plastik dan Popok

    15 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Melalui program Nawa Karsa Gresik Lestari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya untuk…

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    Bupati Lamongan Resmikan Air Mancur Menari, Melengkapi Ruang Publik Kedua di Lamongan

    Densus 88 Beri Wawasan Para Kepala, Pengawas dan Guru SMA di Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.