Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Bersama Jajaran Forkopimda Lamongan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

      14 Agustus 2026

      Memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Apel Besar Digelar di Alun Alun Lamongan

      14 Agustus 2026

      Ulang Janji Kwarcab Gerakan Pramuka Lamongan, Jelang Peringatan Hari Pramuka ke-65

      14 Agustus 2026

      Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

      13 Agustus 2026

      Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

      13 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas
    Pemerintahan

    Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas

    RedaksiBy Redaksi26 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak seluruh penyedia jasa, serta para pelaku pengadaan barang dan jasa untuk bersama-sama menjaga integritas, membangun tata kelola pengadaan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi.

    Ajakan tersebut disampaikan Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam kegiatan ‘Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, Sektor Pengadaan Barang dan Jasa’ yang dilaksanakan di Hotel Saptanawa Gresik, Selasa (26/5/2026). Dengan kegiatan dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, Inspektorat, asosiasi penyedia jasa konstruksi, serta mitra pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Termasuk dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga memberikan materi terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa.

    Di hadapan para pelaku pengadaan, Gus Yani menegaskan, upaya menciptakan pemerintahan yang baik atau good governance membutuhkan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk penyedia jasa.

    Baca Juga :  Plt Bupati Gresik Serahkan BLT Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau

    “Pemerintahan yang transparan dan benar-benar bersih itu tidak mudah diwujudkan. Karena itu perlu kerja sama semua pihak, baik pemerintah, asosiasi, maupun penyedia jasa, untuk menjaga Gresik bersama-sama dari praktik-praktik korupsi,” ujar Gus Yani.

    Dia lantas mengingatkan, agar praktik pengadaan yang tidak sehat tidak lagi dilakukan. Termasuk pola pengadaan yang dinilai tidak wajar, maupun penyedia jasa yang menangani berbagai jenis pekerjaan tanpa kompetensi yang jelas.

    “Kalau ada praktik-praktik yang merugikan pemerintahan, merugikan asosiasi, dan merugikan dunia usaha, hentikan. Jangan sampai sistem pengadaan ini rusak karena kepentingan sesaat,” tegasnya.

    Tidak hanya itu, Gus Yani juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap prosedur pengadaan, termasuk transaksi melalui e-katalog. Menurutnya, pemerintah daerah kini melakukan pengawasan lebih ketat terhadap berbagai aktivitas pengadaan, yang dinilai tidak wajar dalam sistem digital.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Serahkan 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo

    “Kami monitor semuanya. Pengadaan barang dan jasa harus dijalankan dengan niat yang benar dan sesuai aturan. Kalau ada indikasi yang tidak benar, tentu akan kami tindaklanjuti,” kata Gus Yani.

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani juga turut menjelaskan, kondisi defisit anggaran daerah yang sempat terjadi, merupakan bagian dari strategi pengelolaan fiskal pemerintah daerah, bukan akibat kesalahan tata kelola. Sembari memastikan seluruh kebijakan anggaran tetap dijalankan secara terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Defisit bukan berarti pemerintah tidak aman. Semua sudah dirancang dan diperhitungkan sesuai kebutuhan daerah. Yang penting tata kelolanya benar, dan tidak ada intervensi dalam pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

    Inspektur Kabupaten Gresik Achmad Hadi menjelaskan, pengawasan terhadap sektor pengadaan barang dan jasa saat ini semakin ketat. Regulasi yang terus berkembang menuntut seluruh pelaku pengadaan untuk mampu menyesuaikan diri, agar tidak terjebak dalam potensi penyimpangan. Di mana menurutnya, pengawasan kini dilakukan mulai tahap perencanaan, penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), pelaksanaan pekerjaan, hingga serah terima pekerjaan.

    Baca Juga :  Mempertandingkan Tiga Cabor, Wabup Gresik Hadiri Pembukaan BHAJAY Cup 2026

    “Pengawasan terhadap pengadaan barang dan jasa sekarang semakin detail. Karena itu, seluruh proses harus dijalankan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelas Achmad Hadi.

    Inspektorat Kabupaten Gresik, lanjutnya, juga memanfaatkan sistem e-audit yang terintegrasi dengan e-katalog untuk memantau berbagai anomali transaksi pengadaan secara digital. Dengan beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain, transaksi dalam waktu tidak wajar, transaksi yang berlangsung terlalu cepat, hingga penyedia jasa yang menangani berbagai jenis pekerjaan di luar spesialisasinya.

    “Semua anomali itu termonitor dalam sistem. Memang belum tentu pelanggaran, tetapi perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kecurigaan dan persoalan hukum di kemudian hari,” tuturnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticleBersama Masyarakat, Bupati dan Wabup Lamongan Salat Hajat dan Sujud Syukur di Malam HJL ke-457
    Next Article Puncak Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 Tahun 2026

    Berita Terkait

    Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

    13 Agustus 2026

    September 2026, Karya Lukisan Seniman Gresik Bakal Tampil pada Ajang Internasional di Jerman

    13 Agustus 2026

    Tren Mata Minus pada Anak Indonesia Meningkat, Ini yang Coba Diupayakan Eyelink Group

    12 Agustus 2026

    Ribuan Peserta Antusias Mengikuti Jalan Sehat yang Diadakan Petrokimia Gresik

    12 Agustus 2026

    Tes Urine Digelar Usai Pegawai Outsourching Dishub Gresik Ditangkap Polisi Karena Narkoba

    11 Agustus 2026

    Wakil Bupati Gresik Buka Pembinaan Kafilah Hadapi MTQ Provinsi Jawa Timur 2027

    11 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Bersama Jajaran Forkopimda Lamongan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

    Memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Apel Besar Digelar di Alun Alun Lamongan

    Ulang Janji Kwarcab Gerakan Pramuka Lamongan, Jelang Peringatan Hari Pramuka ke-65

    Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

    Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Gus Yani Jabat Ketua Bidang Perlindungan Pekerja Migran Apkasi

    17 Juli 2025

    MINATBACA.com – Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) masa bakti 2025–2030, resmi dikukuhkan Menteri…

    Tingkatkan Customer Experience, CIMB Niaga Optimalkan Layanan Digital di Gresik

    Pemdes Sedagaran Sidayu Adakan Pelatihan Digital Marketing UMKM

    Bupati Targetkan Kontingen Gresik Bisa Tembus Lima Besar di Porprov Jatim IX

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.