Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

      12 September 2026

      Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

      11 September 2026

      Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

      11 September 2026

      Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

      11 September 2026

      Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

      10 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng
    Ekonomi

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    RedaksiBy Redaksi27 Agustus 20265 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Tidak sekedar perlombaan dan kegiatan hiburan, namun ada cara berbeda yang dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam menyemarakkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Gresik.

    Adapun Desa Doudo, terpilih sebagai salah satu Desa BRILiaN, program pemberdayaan desa yang diinisiasi oleh BRI. Melalui program ini, BRI tidak sekadar hadir sebagai lembaga keuangan, namun juga turut mengambil peran dalam mendampingi masyarakat, mengembangkan potensi ekonomi lokal, memperkuat kapasitas pelaku UMKM, serta mendorong tata kelola desa yang semakin baik.

    Sementara kegiatan diberi tajuk ‘Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI’ dilaksanakan di Desa Doudo, Sabtu (22/8/2026). Dihadiri oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra, Regional Micro Banking Head BRI Surabaya Kris, Area Head BRI Gresik Ayub, Pemimpin Cabang BRI Gresik Dudung, hingga tim Manager Micro Business, Kepala Unit, dan para Mantri BRI Unit Sekapuk.

    Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Panceng, Kepala Desa Doudo beserta perangkat desa, sejumlah kepala desa sekitar, tokoh agama dan masyarakat. Termasuk, Ketua RW dan RT, serta tentunya warga Desa Doudo yang cukup antusias dalam mengikuti gelaran.

    Reza menjelaskan, terpilihnya Doudo sebagai Desa BRILiaN merupakan titik awal dari kolaborasi yang lebih luas. Pendampingan diarahkan agar potensi yang dimiliki desa, mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberi nilai tambah bagi masyarakat setempat.

    “Desa Brilian adalah desa terpilih yang mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi langsung dari insan BRI, khususnya Mantri BRI. Fokus utamanya adalah pemberdayaan ekonomi, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Reza.

    Baca Juga :  Komisi II DPRD Gresik Tinjau Revitalisasi Pasar Sidayu

    Menurut Reza, tidak hanya di Desa Doudo, namun kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI juga digelar serentak di 18 titik di Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Lokasi kegiatan dipilih dari desa-desa unggulan, yang menjadi bagian dari ekosistem Desa BRILiaN.

    Khusus di Jawa Timur, ada dua titik pelaksanaan, dengan salah satunya di Desa Doudo. Pemilihan Desa Doudo, sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap perjalanan desa dalam mengembangkan potensi masyarakat, serta membangun kolaborasi bersama BRI. Dengan salah satu aspek penting dalam pendampingan BRI di Desa Doudo adalah, terkait bagaimana potensi lokal yang ada di desa setempat, dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

    Reza lantas mencontohkan, perjalanan masyarakat Desa Doudo yang sebelumnya banyak bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri. Namun ketika pandemi Covid-19 menyebabkan banyak warga kembali ke desa, kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi berbasis potensi lokal. BRI kemudian hadir memberi pendampingan terhadap sejumlah potensi usaha di antaranya, pengolahan komoditas biji mente dan budidaya aloe vera (lidah buaya).

    Sementara pendampingan tidak berhenti pada aspek pembiayaan, dengan BRI juga mendorong pengembangan usaha dari hulu hingga hilir. Mulai dari peningkatan kualitas produksi, pengemasan, pemasaran, hingga perluasan akses pasar.

    “Harapannya bukan hanya produknya yang berkembang, tetapi ada perubahan dan nilai tambah yang benar-benar dirasakan warga,” ucap Reza.

    Pendekatan tersebut menunjukkan, pemberdayaan desa tidak cukup hanya dengan menghadirkan sisi permodalan. Tetapi juga dibutuhkan pendampingan, peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, serta akses pasar supaya usaha masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan.

    Baca Juga :  Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI yang berlangsung di Desa Doudo juga dirancang sebagai pesta rakyat, dengan menyatukan aspek ekonomi, kesehatan, hiburan, dan kebersamaan. Meliputi aksi peduli dan pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM produk lokal, lomba-lomba kemerdekaan, jalan sehat, senam bersama, hingga panggung hiburan rakyat bersama OM Adella.

    Bazar UMKM menjadi salah satu bagian penting, karena memberi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan, sekaligus menjual produk kepada masyarakat. Bahkan tidak hanya UMKM Desa Doudo, namun pelaku usaha dari sejumlah desa tetangga juga turut dilibatkan.

    Kehadiran kepala desa sekitar dalam kegiatan tersebut seperti dari Desa Surowiti, Wotan, Sekapuk, dan Gedangan, juga memperlihatkan semangat Desa BRILiaN diharapkan tidak berhenti di satu desa. Sebab pihak BRI ingin praktik baik yang tumbuh di Desa Doudo, dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa yang berada di sekitarnya.

    “Kami juga berharap, bapak-bapak kepala desa sekitar yang hadir dapat mengembangkan hal serupa di desanya masing-masing, agar insan Brilian BRI siap hadir memberikan pendampingan,” ungkap Reza.

    Selain itu, nilai sosial dalam program desa BRILiaN juga berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi. Sebab desa tidak hanya didorong sebagai tempat tumbuhnya sebuah usaha, namun juga menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat gotong royong dan hubungan antarmasyarakat.

    Kepala Desa Doudo Sutomo menyampaikan apresiasi, atas dukungan BRI terhadap masyarakat dan Pemerintah Desa (Pemdes) Doudo. Terpilihnya Doudo sebagai Desa BRILiaN, menurut Sutomo, merupakan pencapaian yang tidak terlepas dari kerja keras masyarakat, BUMDes beserta unit usahanya, serta dukungan dari berbagai pihak.

    “Kami sungguh tidak menyangka, bahwa desa kami yang sangat sederhana ini mendapatkan apresiasi luar biasa, berupa penyelenggaraan Gebyar Desa Brilian,” tutur Sutomo.

    Baca Juga :  Upaya Petrokimia Gresik Bantu Dukung Kesejahteraan Nelayan

    Dia secara khusus mengapresiasi pendampingan oleh BRI Unit Sekapuk, yang dinilai aktif membantu perkembangan BUMDes Doudo. Dukungan juga datang dari BRI Regional Office Surabaya dan BRI Cabang Gresik, melalui program pendampingan bersama Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Bagi Pemdes Doudo, kolaborasi tersebut sangat berarti. Karena masih terdapat banyak potensi desa dan UMKM yang membutuhkan pendampingan, terutama dalam pengembangan produk dan perluasan akses pasar.

    Sutomo berharap, sinergi bersama BRI dapat terus berlanjut, dengan semakin banyak potensi desa yang dapat dikembangkan. Sejumlah program strategis yang tengah didorong di antaranya, pengembangan Kampung Aloe Vera, penguatan sistem HIPAM atau buis desa air (air bersih), serta pengembangan kawasan Doudo Edu Wisata (kawasan wisata).

    Desa BRILiaN sebagai Model Pemberdayaan
    Program Desa BRILiaN merupakan bentuk komitmen BRI untuk melahirkan role model pengembangan desa, melalui kepemimpinan yang unggul, penguatan kelembagaan, dan semangat kolaborasi. Kehadiran BRI di desa-desa juga diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan nasional, dengan menjadikan desa sebagai salah satu fondasi pemerataan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Di Desa Doudo, pendekatan terlihat dari upaya mempertemukan berbagai unsur pemerintah desa, masyarakat, pelaku UMKM, BUMDes, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga pihak BRI. Antusiasme warga juga menunjukkan, kegiatan tersebut diterima sebagai momentum kebersamaan.

    “Seru banget dan senang sekali. Kalau bisa, harapannya setiap tahun BRI mengadakan acara seperti ini lagi,” kata Poppy, salah seorang warga Desa Doudo, usai mengikuti jalan sehat dan senam bersama yang diadakan.

    BRI BRI Gresik gresik Kabupaten Gresik Panceng
    Previous ArticleBupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang
    Next Article Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Berita Terkait

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    8 September 2026

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Layanan Inklusif Polres Gresik, Terbitkan SIM D Ramah Disabilitas

    22 Januari 2026

    MINATBACA.com – Komitmen Polres Gresik dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif kembali diwujudkan, melalui penerbitan…

    Jawaban Plt Bupati Lamongan Akan Pembahasan R-APBD 2025

    SIG Dorong Arsip Pabrik Indarung I Menjadi Memory of the World

    Desa Betiting Cerme Jadi Tempat Penelitian Deteksi Penyakit Tanaman

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.