Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Ajakan Bupati Lamongan, Menyampaikan Pesan Gubernur dalam Momen Hari Jadi ke-81 Jawa Timur

      12 Oktober 2026

      Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

      12 Oktober 2026

      Skor IHaI Kabupaten Lamongan 2026 Meningkat Signifikan, Bahkan Melampaui Jawa Timur

      10 Oktober 2026

      RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

      10 Oktober 2026

      Pemkab Lamongan Beri Apresiasi dan Jaminan Hari Tua Kepada 23 Kades Purna Tugas

      9 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas
    Pemerintahan

    Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas

    RedaksiBy Redaksi26 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak seluruh penyedia jasa, serta para pelaku pengadaan barang dan jasa untuk bersama-sama menjaga integritas, membangun tata kelola pengadaan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi.

    Ajakan tersebut disampaikan Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam kegiatan ‘Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, Sektor Pengadaan Barang dan Jasa’ yang dilaksanakan di Hotel Saptanawa Gresik, Selasa (26/5/2026). Dengan kegiatan dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, Inspektorat, asosiasi penyedia jasa konstruksi, serta mitra pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Termasuk dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga memberikan materi terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa.

    Di hadapan para pelaku pengadaan, Gus Yani menegaskan, upaya menciptakan pemerintahan yang baik atau good governance membutuhkan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk penyedia jasa.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Gelar Konsultasi Publik Persiapan Bangun Sekolah Rakyat

    “Pemerintahan yang transparan dan benar-benar bersih itu tidak mudah diwujudkan. Karena itu perlu kerja sama semua pihak, baik pemerintah, asosiasi, maupun penyedia jasa, untuk menjaga Gresik bersama-sama dari praktik-praktik korupsi,” ujar Gus Yani.

    Dia lantas mengingatkan, agar praktik pengadaan yang tidak sehat tidak lagi dilakukan. Termasuk pola pengadaan yang dinilai tidak wajar, maupun penyedia jasa yang menangani berbagai jenis pekerjaan tanpa kompetensi yang jelas.

    “Kalau ada praktik-praktik yang merugikan pemerintahan, merugikan asosiasi, dan merugikan dunia usaha, hentikan. Jangan sampai sistem pengadaan ini rusak karena kepentingan sesaat,” tegasnya.

    Tidak hanya itu, Gus Yani juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap prosedur pengadaan, termasuk transaksi melalui e-katalog. Menurutnya, pemerintah daerah kini melakukan pengawasan lebih ketat terhadap berbagai aktivitas pengadaan, yang dinilai tidak wajar dalam sistem digital.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Siapkan Stok 508.000 Ton Pupuk, Guna Dukung Kebijakan Baru Penyaluran Pupuk Bersubsidi

    “Kami monitor semuanya. Pengadaan barang dan jasa harus dijalankan dengan niat yang benar dan sesuai aturan. Kalau ada indikasi yang tidak benar, tentu akan kami tindaklanjuti,” kata Gus Yani.

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani juga turut menjelaskan, kondisi defisit anggaran daerah yang sempat terjadi, merupakan bagian dari strategi pengelolaan fiskal pemerintah daerah, bukan akibat kesalahan tata kelola. Sembari memastikan seluruh kebijakan anggaran tetap dijalankan secara terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Defisit bukan berarti pemerintah tidak aman. Semua sudah dirancang dan diperhitungkan sesuai kebutuhan daerah. Yang penting tata kelolanya benar, dan tidak ada intervensi dalam pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

    Inspektur Kabupaten Gresik Achmad Hadi menjelaskan, pengawasan terhadap sektor pengadaan barang dan jasa saat ini semakin ketat. Regulasi yang terus berkembang menuntut seluruh pelaku pengadaan untuk mampu menyesuaikan diri, agar tidak terjebak dalam potensi penyimpangan. Di mana menurutnya, pengawasan kini dilakukan mulai tahap perencanaan, penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), pelaksanaan pekerjaan, hingga serah terima pekerjaan.

    Baca Juga :  Saat di MPP, Wabup Gresik Tekankan Pentingnya Pelayanan Mudah Merata

    “Pengawasan terhadap pengadaan barang dan jasa sekarang semakin detail. Karena itu, seluruh proses harus dijalankan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelas Achmad Hadi.

    Inspektorat Kabupaten Gresik, lanjutnya, juga memanfaatkan sistem e-audit yang terintegrasi dengan e-katalog untuk memantau berbagai anomali transaksi pengadaan secara digital. Dengan beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain, transaksi dalam waktu tidak wajar, transaksi yang berlangsung terlalu cepat, hingga penyedia jasa yang menangani berbagai jenis pekerjaan di luar spesialisasinya.

    “Semua anomali itu termonitor dalam sistem. Memang belum tentu pelanggaran, tetapi perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kecurigaan dan persoalan hukum di kemudian hari,” tuturnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticleBersama Masyarakat, Bupati dan Wabup Lamongan Salat Hajat dan Sujud Syukur di Malam HJL ke-457
    Next Article Puncak Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 Tahun 2026

    Berita Terkait

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Ajakan Bupati Lamongan, Menyampaikan Pesan Gubernur dalam Momen Hari Jadi ke-81 Jawa Timur

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    Skor IHaI Kabupaten Lamongan 2026 Meningkat Signifikan, Bahkan Melampaui Jawa Timur

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    Pemkab Lamongan Beri Apresiasi dan Jaminan Hari Tua Kepada 23 Kades Purna Tugas

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pesan Wabup Gresik Saat Menutup Pelatihan Teknis Penyusunan SPM dan Renstra BLUD

    24 April 2026

    MINATBACA.com – Setelah dibuka Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pelatihan teknis penyusunan Standar Minimal Pelayanan…

    Sambut HUT, Pemkab dan DPD PPNI Cabang Lamongan Tanam Pohon Hingga Seminar

    Polres Gresik Gagalkan Peredaran 160 Paket Narkoba Jenis Sabu

    Upaya Menjaga Kamtibmas Jelang Pilkada 2024, Polres Gresik Gelar Anev

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.