Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pelajar Bersemangat Mengikuti Karnaval di Lamongan

      22 Agustus 2026

      Warga Antusias Ikuti Karnaval Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Kedungsumber

      22 Agustus 2026

      Beragam Kegiatan Digelar di Desa Manyarejo Guna Menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

      22 Agustus 2026

      Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

      21 Agustus 2026

      Sebanyak 41 Pasangan di Kabupaten Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu

      20 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Bupati Gresik Serahkan Bansos kepada 1.177 Petani yang Gagal Panen
    sosial

    Bupati Gresik Serahkan Bansos kepada 1.177 Petani yang Gagal Panen

    RedaksiBy Redaksi9 Juli 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Respon diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, untuk para petani yang terdampak kekeringan sehingga berakibat gagal panen (puso) di sejumlah wilayah.

    Bantuan sosial (bansos) secara simbolis diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bertempat di Pendopo Kecamatan Cerme, Rabu (8/7/2026). Di mana bansos disalurkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik kepada sebanyak 1.177 petani terdampak, berdasarkan penetapan status siaga darurat bencana kekeringan.

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan para petani menghadapi dampak kekeringan seorang diri. Dengan bansos yang disalurkan merupakan wujud kepedulian, sekaligus komitmen pemerintah daerah hadir ketika masyarakat membutuhkan.

    “Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban panjenengan semua. Bantuan ini kami salurkan berdasarkan penetapan status siaga darurat bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan tahun 2026, sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak,” ujar Gus Yani.

    Baca Juga :  Mendukung Pertumbuhan UMKM Lokal, Petrokimia Gresik Kembali Menggelar Bazar Ramadhan Lontar

    “Harapan kami, Gresik ke depan semakin terbebas dari banjir dan kekeringan. Sehingga para petani dapat kembali panen dengan lancar, hasilnya meningkat, dan semakin sejahtera. Apalagi harga gabah saat ini juga sedang baik,” sambungnya.

    Dia menjelaskan, sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama kehidupan dan perekonomian Kabupaten Gresik. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberi perlindungan kepada para petani, terutama saat menghadapi dampak akibat perubahan iklim yang semakin sulit diprediksi.

    Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino menyebabkan penurunan curah hujan secara signifikan, sehingga musim kemarau berlangsung lebih panjang. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya ketersediaan air di waduk, sungai, maupun sumur, sekaligus meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan.

    Baca Juga :  Hadiri Pelantikan Pengurus DPC Abpednas Gresik Masa Bakti 2026-2032, Ini Pesan Wabup Gresik

    Data teknis Pemkab Gresik menunjukkan, terdapat 56 desa pada 11 kecamatan yang masuk wilayah berpotensi kekeringan sepanjang tahun 2026. Untuk mempercepat penanganan kebencanaan, Gus Yani kemudian menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan melalui Keputusan Bupati Gresik Nomor 300.2.1/284/HK/437.12/2026. Penetapan status yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah termasuk BPBD Kabupaten Gresik, untuk melakukan langkah-langkah antisipasi, penanganan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

    Bansos disalurkan kepada 1.177 petani, berdasarkan hasil verifikasi dan validasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL) oleh Dinas Pertanian. Penerima bantuan terdiri atas 1.013 petani di Kecamatan Cerme, 135 petani di Kecamatan Duduksampeyan, serta 29 petani di Kecamatan Benjeng. Khusus di Kecamatan Cerme, penerima bantuan berasal dari Desa Morowudi, Sukoanyar, Dadapkuning, Pandu, Ngembung, Guranganyar, dan Cagakagung.

    Selain memberi bansos, Gus Yani menginstruksikan BPBD bersama Dinas Pertanian Kabupaten Gresik memperkuat upaya mitigasi jangka panjang, supaya dampak kekeringan dapat diminimalkan. Meliputi normalisasi embung, pembangunan jaringan irigasi yang adaptif, penggunaan varietas benih tahan kekeringan, hingga penguatan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

    Baca Juga :  Ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim, Gubernur Samarkand Uzbekistan Di dampingi Bupati Gresik

    “Penanganan kekeringan tidak boleh berhenti pada bantuan sosial. Kita harus membangun sistem yang lebih tangguh agar petani Gresik tetap mampu berproduksi, meski menghadapi anomali cuaca,” katanya.

    Wati salah seorang penerima bantuan asal Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme mengaku, bersyukur atas perhatian Pemkab Gresik kepada para petani yang terdampak gagal panen. Menurutnya, bansos membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah gagal panen akibat kekeringan.

    “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari kami. Terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah peduli dengan kondisi kami, para petani,” tutur Wati.

    Bantuan Sosial (bansos) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleCara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen
    Next Article Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    Berita Terkait

    Warga Antusias Ikuti Karnaval Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Kedungsumber

    22 Agustus 2026

    Beragam Kegiatan Digelar di Desa Manyarejo Guna Menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    22 Agustus 2026

    Pengibaran Bendera Raksasa Hiasi Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Sekapuk Ujungpangkah

    17 Agustus 2026

    Warga Antusias Ikuti Tradisi Ngubek Srumbung yang Diadakan Pemdes Bulangan

    17 Agustus 2026

    Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

    13 Agustus 2026

    September 2026, Karya Lukisan Seniman Gresik Bakal Tampil pada Ajang Internasional di Jerman

    13 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pelajar Bersemangat Mengikuti Karnaval di Lamongan

    Warga Antusias Ikuti Karnaval Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Kedungsumber

    Beragam Kegiatan Digelar di Desa Manyarejo Guna Menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    Sebanyak 41 Pasangan di Kabupaten Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Tidak Hanya Menjadi Tuan Rumah, Petrokimia Gresik Juga Meraih 3 Penghargaan K3

    14 Januari 2026

    MINATBACA.com – Selain kebagian sebagai tempat apel kegiatan, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding…

    Rehabilitasi Sekolah Diresmikan, Memperkuat Infrastruktur dan Kualitas Pendidikan di Lamongan

    Polres dan Rutan Gresik Sepakati Kerja Sama Untuk Pengamanan

    Pemkab Gresik Percepat Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.