Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

      15 Juni 2026

      Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

      15 Juni 2026

      Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

      14 Juni 2026

      Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

      13 Juni 2026

      Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

      13 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan
    Pemerintahan

    Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

    RedaksiBy Redaksi30 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Berlangsung di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Gerakan Tanam Padi dilaksanakan dengan dihadiri beberapa tokoh penting, Sabtu (30/5/2026).

    Yakni, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sekaligus ad interim Menteri Pertanian Sudaryono. Selain itu, ada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dan juga Wakil Bupati (Wabup) Lamongan Dirham Akbar Aksara, yang turut mendampingi mereka.

    Dalam kesempatan tersebut Rachmat sempat menyampaikan, arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait hilirisasi pertanian. Yakni, kebijakan yang akan dapat memberi keuntungan, tidak hanya pada pihak yang bekerja di hilir, namun juga bagi para petani padi.

    “Ada arahan Bapak Presiden untuk melakukan hilirisasi. Jadi Pak Bupati produksi padi bagus, saya senang sekali bahwa sekarang tanam padinya bikin anakannya bukan di sawah lagi sudah dibaki tray, penanamannya pakai transplanter, pemupukannya pakai drone, pemanenannya pakai combine harvester. Nanti panennya diolah melalui pemilihan yang baik, disimpan, didistribusikan melalui koperasi-koperasi kita,” ujar Rachmat.

    “Nah dengan demikian maka hilirisasi bukan hanya menguntungkan yang bekerja di hilir, tapi juga menguntungkan para petani padi,” terangnya.

    Rachmat juga menambahkan, Kabupaten Lamongan memiliki kekuatan dalam berbagai sisi yang dianggap menguntungkan. Karena tidak hanya unggul dalam bidang pertanian saja, namun juga memiliki hilir (koperasi) yang unggul pula.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Resmikan Pompa Air Tenaga Surya di Masjid As-Shalihin Sangkapura Bawean

    “Jadi kembali lagi, Lamongan ternyata tidak hanya unggul di jagung, unggul di padi, tapi juga unggul nanti dihilirisasinya,” kata Rachmat.

    Meski tidak memiliki luas lahan sawah yang besar, namun Kabupaten Lamongan mampu menjadi lumbung pangan terbesar di Jawa Timur, serta mampu melampaui target luas tambah tanam dari pemerintah pusat pada tahun 2025. Capaian yang dinilai oleh Sudaryono, memang perlu memperoleh apresiasi. Sehingga pada kesempatan yang sama, diberikan hadiah berupa mesin pertanian combaine, traktor, dan juga drone.

    Semangat para petani di Kabupaten Lamongan, menurut Sudaryono, layak menjadi contoh bagi para petani di wilayah lain, sehingga cita-cita untuk swasembada pangan dapat segera diwujudkan. Dia menambahkan, kunci utama dari hasil panen yang melimpah adalah dengan menambah luas tanam.

    “Intinya yang kita hasilkan adalah yang kita panen, yang kita panen itu hasil dari yang kita tanam. Jadi kunci dari pertanian itu hanya satu untuk supaya panen lebih banyak, maka tanamnya juga harus lebih banyak, tidak ada cara lain,” ucap Sudaryono.

    “Supaya tanam lebih banyak, maka semua kebutuhan dipenuhi. Air dipenuhi, pupuk dipenuhi, alat mesin pertanian, dan lain-lain dipenuhi. Insya Allah dengan itu semua dipenuhi, tanam lebih banyak dan panen juga lebih banyak,” sambungnya.

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan, Lamongan terus bertekad untuk memenuhi target luas tambah tanam yang diberikan pemerintah (233.000 hektare di tahun 2026), dengan memaksimalkan semua potensi dan bantuan sarana juga prasarana yang telah diberikan.

    Baca Juga :  Polres Lamongan Gelar Sertijab Kasatlantas dan Kasatpolairud

    “Menghadapi perubahan musim, tentunya kita juga akan memaksimalkan irigasi yang ada di Kabupaten Lamongan. Termasuk memanfaatkan bantuan pompa, dan terus melakukan perbaikan-perbaikan, normalisasi di saluran irigasi yang ada. Pemerintah terus memperbaiki bibit-bibit dan pola tanam yang lebih baik. Penanaman, pemupukan, penyemprotan hama, terus kami transformasikan menggunakan teknologi modern,” beber Pak Yes.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Pertanian Lamongan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara
    Previous ArticleMomen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar
    Next Article Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

    Berita Terkait

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    15 Juni 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    13 Juni 2026

    Bupati Lamongan Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

    12 Juni 2026

    Bupati Lamongan Menyerahkan Bantuan Alsintan Untuk Poktan

    11 Juni 2026

    Kepala Kantor Kemenhaj dan Perwakilan Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan Para Jemaah Haji

    11 Juni 2026

    Pak Yes Memberangkatkan 5 Truk Kontainer Berisi Produk Asal Lamongan Untuk Komoditas Ekspor

    10 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Camat Ujungpangkah Apresiasi Pemdes Ngemboh Peduli Kesehatan Masyarakat

    16 Mei 2025

    MINATBACA.com – Pelaksanaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2025 mewujudkan Asta Cita Pemerintah Pusat dan…

    Melalui Bazar GPMP, Polres Lamongan Salurkan 27 Ton Beras Murah SPHP

    Upaya Maksimalkan Serapan Gabah di Lamongan Untuk Swasembada Pangan

    Bersama PTFI, Pemdes Karangrejo Tanam 10.000 Mangrove

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.