Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

      15 Juni 2026

      Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

      15 Juni 2026

      Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

      14 Juni 2026

      Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

      13 Juni 2026

      Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

      13 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Ketersediaan Sapi di Lamongan Masih Jadi Salah Satu yang Terbesar di Jawa Timur
    Ekonomi

    Ketersediaan Sapi di Lamongan Masih Jadi Salah Satu yang Terbesar di Jawa Timur

    RedaksiBy Redaksi24 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, Kabupaten Lamongan sebagai salah satu daerah dengan ketersediaan ternak sapi terbesar di Jawa Timur.

    Hal tersebut disampaikan Khofifah saat meninjau kesiapan hewan kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriyah di Peternakan milik Suparto, di Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Minggu (24/5/2026). Turut mendampingi dalam peninjauan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan, populasi sapi di Lamongan saat ini mencapai 108.792 ekor. Dari jumlah tersebut, ketersediaan sapi untuk kebutuhan kurban tahun 2026 sebanyak 8.983 ekor, atau melebihi proyeksi kebutuhan kurban yang diperkirakan mencapai sebanyak 6.500 ekor.

    “Lamongan masih menjadi salah satu daerah, dengan ketersediaan sapi terbesar di Jawa Timur. Insya Allah kebutuhan hewan kurban aman dan tercukupi,” tutur Pak Yes.

    Tidak hanya itu, Kabupaten Lamongan juga memiliki populasi kambing sebanyak 101.496 ekor, dengan ketersediaan untuk kurban mencapai 23.000 ekor, melebihi proyeksi kebutuhan sebesar 20.000 ekor. Sedangkan populasi domba mencapai 91.571 ekor, dengan ketersediaan 18.000 ekor, dari proyeksi kebutuhan 10.000 ekor.

    Pak Yes menyampaikan, untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi aman dan sehat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, terus melakukan berbagai langkah pengawasan dan pencegahan penyakit ternak.

    Yakni, dengan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di lokasi penjualan, baik di kandang peternak, lapak pinggir jalan, maupun pasar hewan. Selain itu, dilakukan pemantauan lalu lintas ternak, untuk memastikan hewan yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat dan dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Surat Veteriner (SV).

    Baca Juga :  Jelang Libur Sekolah dan Nataru, Tim Gabungan Pemkab Lamongan Tinjau Destinasi Wisata

    “Vaksinasi rutin juga terus dilakukan sebagai langkah pencegahan penyakit menular, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kami juga melakukan desinfeksi area pasar hewan dan sosialisasi kepada peternak, terkait pencegahan serta pengendalian penyakit hewan,” terangnya.

    Khofifah menyampaikan apresiasi kepada para peternak Lamongan, yang mampu menjaga ketersediaan hewan kurban di tengah tingginya permintaan masyarakat. Menurutnya, tingginya penjualan hewan kurban menunjukkan kondisi ekonomi masyarakat yang semakin baik, serta tingginya semangat berkurban masyarakat.

    “Ini masih tanggal 7 Dzulhijjah, jadi potensi penjualan masih terus ada. Terlebih Lamongan adalah daerah dengan ketersediaan sapi yang besar, sehingga kondisi ini aman dan sehat, dan ini harus disampaikan kepada publik,” ujar Khofifah.

    Sementara Suparto mengungkapkan, persiapan untuk kurban tahun ini total ada sebanyak 300 ekor sapi yang dipersiapkan. Dengan sekitar 70 persen telah terjual ke berbagai daerah seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, hingga luar Pulau Jawa.

    Peternak juga mengaku terbantu dengan berbagai program pemerintah seperti vaksinasi gratis, bantuan bibit penggemukan, hingga dukungan pemasaran yang membuat penjualan mampu menjangkau hingga Palangkaraya.

    “Memang ada peningkatan biaya produksi, tapi harga jual juga meningkat. Kami sangat terbantu dengan vaksin gratis dari pemerintah,” ucap Suparto.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Kabupaten Lamongan kurban lamongan
    Previous ArticleMichael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030
    Next Article Bupati dan Wabup Lamongan Awali Rangkaian Puncak HJL ke-457 dengan Ziarah ke Makam Leluhur

    Berita Terkait

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    15 Juni 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    13 Juni 2026

    Bupati Lamongan Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

    12 Juni 2026

    Bupati Lamongan Menyerahkan Bantuan Alsintan Untuk Poktan

    11 Juni 2026

    Kepala Kantor Kemenhaj dan Perwakilan Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan Para Jemaah Haji

    11 Juni 2026

    Pak Yes Memberangkatkan 5 Truk Kontainer Berisi Produk Asal Lamongan Untuk Komoditas Ekspor

    10 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    SIG Raih Penghargaan Customer Engagement Program of The Year

    14 September 2024

    MINATBACA.com – Keberhasilan dalam mengelola hubungan dengan pelanggan (customer relationship management) melalui program Customer Connectivity,…

    Bantuan Program Genting Tahap Satu di Lamongan Disalurkan

    Inflasi YoY Mei 2025 di Kabupaten Gresik Tercatat Sebesar 0,6 Persen

    Lamongan Award 2025, Fokus Transformasi Digital dan Berdampak Pada Kesejahteraan Masyarakat

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.