Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

      3 September 2026

      Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

      2 September 2026

      Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

      2 September 2026

      Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

      2 September 2026

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan
    Pemerintahan

    Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

    RedaksiBy Redaksi30 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Berlangsung di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Gerakan Tanam Padi dilaksanakan dengan dihadiri beberapa tokoh penting, Sabtu (30/5/2026).

    Yakni, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sekaligus ad interim Menteri Pertanian Sudaryono. Selain itu, ada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dan juga Wakil Bupati (Wabup) Lamongan Dirham Akbar Aksara, yang turut mendampingi mereka.

    Dalam kesempatan tersebut Rachmat sempat menyampaikan, arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait hilirisasi pertanian. Yakni, kebijakan yang akan dapat memberi keuntungan, tidak hanya pada pihak yang bekerja di hilir, namun juga bagi para petani padi.

    “Ada arahan Bapak Presiden untuk melakukan hilirisasi. Jadi Pak Bupati produksi padi bagus, saya senang sekali bahwa sekarang tanam padinya bikin anakannya bukan di sawah lagi sudah dibaki tray, penanamannya pakai transplanter, pemupukannya pakai drone, pemanenannya pakai combine harvester. Nanti panennya diolah melalui pemilihan yang baik, disimpan, didistribusikan melalui koperasi-koperasi kita,” ujar Rachmat.

    Baca Juga :  Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan

    “Nah dengan demikian maka hilirisasi bukan hanya menguntungkan yang bekerja di hilir, tapi juga menguntungkan para petani padi,” terangnya.

    Rachmat juga menambahkan, Kabupaten Lamongan memiliki kekuatan dalam berbagai sisi yang dianggap menguntungkan. Karena tidak hanya unggul dalam bidang pertanian saja, namun juga memiliki hilir (koperasi) yang unggul pula.

    “Jadi kembali lagi, Lamongan ternyata tidak hanya unggul di jagung, unggul di padi, tapi juga unggul nanti dihilirisasinya,” kata Rachmat.

    Meski tidak memiliki luas lahan sawah yang besar, namun Kabupaten Lamongan mampu menjadi lumbung pangan terbesar di Jawa Timur, serta mampu melampaui target luas tambah tanam dari pemerintah pusat pada tahun 2025. Capaian yang dinilai oleh Sudaryono, memang perlu memperoleh apresiasi. Sehingga pada kesempatan yang sama, diberikan hadiah berupa mesin pertanian combaine, traktor, dan juga drone.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Buka Ruang Kolaborasi Bagi Pemuda Realisasikan Program Strategis Daerah

    Semangat para petani di Kabupaten Lamongan, menurut Sudaryono, layak menjadi contoh bagi para petani di wilayah lain, sehingga cita-cita untuk swasembada pangan dapat segera diwujudkan. Dia menambahkan, kunci utama dari hasil panen yang melimpah adalah dengan menambah luas tanam.

    “Intinya yang kita hasilkan adalah yang kita panen, yang kita panen itu hasil dari yang kita tanam. Jadi kunci dari pertanian itu hanya satu untuk supaya panen lebih banyak, maka tanamnya juga harus lebih banyak, tidak ada cara lain,” ucap Sudaryono.

    “Supaya tanam lebih banyak, maka semua kebutuhan dipenuhi. Air dipenuhi, pupuk dipenuhi, alat mesin pertanian, dan lain-lain dipenuhi. Insya Allah dengan itu semua dipenuhi, tanam lebih banyak dan panen juga lebih banyak,” sambungnya.

    Baca Juga :  Pak Yes Sebut Muhammadiyah Mitra Strategis Pembangunan Bagi Pemkab Lamongan

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan, Lamongan terus bertekad untuk memenuhi target luas tambah tanam yang diberikan pemerintah (233.000 hektare di tahun 2026), dengan memaksimalkan semua potensi dan bantuan sarana juga prasarana yang telah diberikan.

    “Menghadapi perubahan musim, tentunya kita juga akan memaksimalkan irigasi yang ada di Kabupaten Lamongan. Termasuk memanfaatkan bantuan pompa, dan terus melakukan perbaikan-perbaikan, normalisasi di saluran irigasi yang ada. Pemerintah terus memperbaiki bibit-bibit dan pola tanam yang lebih baik. Penanaman, pemupukan, penyemprotan hama, terus kami transformasikan menggunakan teknologi modern,” beber Pak Yes.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Pertanian Lamongan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara
    Previous ArticleMomen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar
    Next Article Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

    Berita Terkait

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    2 September 2026

    Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    2 September 2026

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    1 September 2026

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    1 September 2026

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    31 Agustus 2026

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pilkada Gresik 2024, Paslon Gus Yani-Dokter Alif Pilih Mendaftar di Hari Pertama

    28 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif memilih untuk mendaftar ke…

    Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

    Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    Jamaah Haji 2026 Kabupaten Lamongan, Jadi yang Terbanyak Kedua se-Jawa Timur

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.