Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

      23 September 2026

      Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

      23 September 2026

      Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

      23 September 2026

      Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

      23 September 2026

      Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

      22 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan
    Pendidikan

    Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan

    RedaksiBy Redaksi22 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), melaksanakan kegiatan Gebyar PAUD Lamongan 2026 bertempat di Alun-alun Lamongan, Senin (22/6/2026).

    Agenda rutin tahunan yang digelar di Kabupaten Lamongan, dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi, kolaborasi, serta sinergi dalam mendukung program pemerintah wajib belajar 13 tahun. Serta, juga peningkatan layananan PAUD yang lebih baik di Lamongan.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, dengan kegiatan tersebut maka ketangguhan daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam dan infrastruktur, namun yang paling utama adalah kualitas sumber daya manusia, yang ini diawali dari pendidikan anak usia dini.

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan menapaki tiga ikhtiar besar dalam penguatan PAUD. Pertama mensukseskan wajib belajar satu tahun pra sekolah, dengan prinsip tidak ada satu pun anak di Lamongan yang kehilangan hak pendidikan usia dini,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu, Pemkab Lamongan Perluas Ruang Eksistensi Kiprah Perempuan

    “Kedua digitalisasi PAUD yang bijak. Anak-anak adalah generasi digital, namun teknologi harus menjadi alat belajar bukan mengganti kasih sayang. Ikhtiar ketiga yakni, penguatan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Untuk membentuk anak yang tidak hanya cerdas tetapi juga sehat, disiplin, mandiri, berkarakter, dan berakhlak mulia. Di sinilah peran orang tua dan peran guru sebagai teladan, yang menjadi kunci utamanya,” ungkap Pak Yes.

    Pak Yes menambahkan, hasil ikhtiar menunjukkan capaian positif terhadap IPM Lamongan yakni sebesar 76,80 dan di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun di atas rata-rata nasional. Selain itu, indeks pendidikan Lamongan saat ini sebesar 0,68 dengan rata-rata lama sekolah 8,73 tahun dan harapan lama sekolah 14,04 tahun, juga di atas rata-rata yang diharapkan.

    Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Shodikin melaporkan, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD Lamongan untuk usia 3 sampai 6 tahun mencapai 87,73 persen, dan Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 5 hingga 6 tahun sudah mencapai 99,51 persen.

    Baca Juga :  Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

    “Artinya Lamongan sangat siap untuk mendukung wajib belajar 13 tahun, ini fondasinya di PAUD,” ucap Shodikin.

    Widyaprada Ahli Utama Kemendikdasmen Abdul Kahar mengatakan, saat ini pihaknya menggalakkan pendidikan bermutu dengan tiga pilar yakni inklusif, revitalisasi, dan digitalisasi pendidikan. Kabupaten Lamongan dengan APK-nya yang sudah melampaui rata-rata nasional dan lama belajar yang juga sama, mengalahkan rata-rata nasional yang baru 8,6 tahun dianggap telah memenuhi aspek inklusif dalam penyelenggaraan pendidikan bermutu.

    “Prioritas selanjutnya adalah wajib belajar satu tahun pra sekolah. Sebuah hasil penelitian membuktikan, bahwa anak yang sudah pernah duduk minimal satu tahun di TK sebelum masuk SD, itu jauh lebih siap untuk menerima pembelajaran,” kata Abdul Kahar.

    Baca Juga :  Bupati Lamongan Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

    “Dari sekian lomba, dongeng bersama ayah-bunda ini sebuah contoh yang luar biasa, yang patut kita apresiasi. Gebyar PAUD tahun 2026 ini tolong kita buatkan sebuah indikator kinerja, setiap tahunnya lebih baik dan berdampak. Apresiasi yang luar biasa tentunya dengan Gebyar PAUD ini adalah, satu momentum milestone Kota Lamongan yang bisa kita banggakan, di masa yang akan datang,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan tersebut Bupati Lamongan juga berkesempatan melaunching secara langsung Kurikulum Learning Environment berbasis Tradisi dan Akar Budaya Lamongan (LENTERA). Kurikulum yang merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung terwujudnya Visi Kabupaten Lamongan tahun 2025 hingga 2030.

    Yaitu, ‘Terwujudnya Lamongan yang Maju, Berdaya Saing, Berkelanjutan, Adil dan Sejahtera’ melalui pembentukan generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan budaya daerah.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan OPD Pemkab Lamongan PAUD
    Previous ArticleFestival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu
    Next Article Jawaban Bupati Lamongan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Berita Terkait

    Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

    23 September 2026

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    22 September 2026

    Pemkab Lamongan Siap Mendukung Penguatan Pengelolaan Pantura

    22 September 2026

    Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting untuk Tingkatkan Kapasitas Orang Tua

    22 September 2026

    Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

    21 September 2026

    PMI Tegaskan Stok Darah di Kabupaten Lamongan Masih Mencukupi

    21 September 2026
    Search
    Terkini

    Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

    Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

    Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    SIG Dukung Kemajuan Sektor Usaha Lokal dan Pariwisata di Jawa Barat

    25 Juli 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Indonesia terus melanjutkan proyek Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi), yang saat ini telah…

    Pantau Kelayakan dan Pajak, Dilaksanakan Apel Kendaraan Dinas di Lamongan

    Bertajuk ‘Mulai dari Rumah,’ Samurai Jalu Gelar Pameran Tunggal yang Kedua

    Jelang Pilkada 2024, Ditsamapta Polda Jatim Gelar Supervisi di Polres Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.