Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Gresik Pastikan Kesiapan Rumah Pompa dan Saluran Air, Sebelum Musim Penghujan Tiba

      7 November 2026

      Razia Cipkon, Dua dari 29 Orang yang Diamankan Satpol PP Gresik Ternyata Punya Penyakit Menular

      7 November 2026

      Buka GINOFEST 2026, Pj Sekda Gresik Sebut Bukan Sekedar Ajang Pameran

      7 November 2026

      Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

      6 November 2026

      Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

      5 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan
    Pendidikan

    Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan

    RedaksiBy Redaksi22 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), melaksanakan kegiatan Gebyar PAUD Lamongan 2026 bertempat di Alun-alun Lamongan, Senin (22/6/2026).

    Agenda rutin tahunan yang digelar di Kabupaten Lamongan, dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi, kolaborasi, serta sinergi dalam mendukung program pemerintah wajib belajar 13 tahun. Serta, juga peningkatan layananan PAUD yang lebih baik di Lamongan.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, dengan kegiatan tersebut maka ketangguhan daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam dan infrastruktur, namun yang paling utama adalah kualitas sumber daya manusia, yang ini diawali dari pendidikan anak usia dini.

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan menapaki tiga ikhtiar besar dalam penguatan PAUD. Pertama mensukseskan wajib belajar satu tahun pra sekolah, dengan prinsip tidak ada satu pun anak di Lamongan yang kehilangan hak pendidikan usia dini,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Baca Juga :  Meski Sudah Ada 6 Perusahaan, Taiwan Masih Tertarik Investasi di Lamongan

    “Kedua digitalisasi PAUD yang bijak. Anak-anak adalah generasi digital, namun teknologi harus menjadi alat belajar bukan mengganti kasih sayang. Ikhtiar ketiga yakni, penguatan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Untuk membentuk anak yang tidak hanya cerdas tetapi juga sehat, disiplin, mandiri, berkarakter, dan berakhlak mulia. Di sinilah peran orang tua dan peran guru sebagai teladan, yang menjadi kunci utamanya,” ungkap Pak Yes.

    Pak Yes menambahkan, hasil ikhtiar menunjukkan capaian positif terhadap IPM Lamongan yakni sebesar 76,80 dan di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun di atas rata-rata nasional. Selain itu, indeks pendidikan Lamongan saat ini sebesar 0,68 dengan rata-rata lama sekolah 8,73 tahun dan harapan lama sekolah 14,04 tahun, juga di atas rata-rata yang diharapkan.

    Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Shodikin melaporkan, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD Lamongan untuk usia 3 sampai 6 tahun mencapai 87,73 persen, dan Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 5 hingga 6 tahun sudah mencapai 99,51 persen.

    Baca Juga :  Cara Pemkab Lamongan Mengenang, Sekaligus Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

    “Artinya Lamongan sangat siap untuk mendukung wajib belajar 13 tahun, ini fondasinya di PAUD,” ucap Shodikin.

    Widyaprada Ahli Utama Kemendikdasmen Abdul Kahar mengatakan, saat ini pihaknya menggalakkan pendidikan bermutu dengan tiga pilar yakni inklusif, revitalisasi, dan digitalisasi pendidikan. Kabupaten Lamongan dengan APK-nya yang sudah melampaui rata-rata nasional dan lama belajar yang juga sama, mengalahkan rata-rata nasional yang baru 8,6 tahun dianggap telah memenuhi aspek inklusif dalam penyelenggaraan pendidikan bermutu.

    “Prioritas selanjutnya adalah wajib belajar satu tahun pra sekolah. Sebuah hasil penelitian membuktikan, bahwa anak yang sudah pernah duduk minimal satu tahun di TK sebelum masuk SD, itu jauh lebih siap untuk menerima pembelajaran,” kata Abdul Kahar.

    Baca Juga :  Lamongan Jadi Daerah Pertama di Indonesia yang Menerima Bantuan Mobil Pikap Operasional KDMP

    “Dari sekian lomba, dongeng bersama ayah-bunda ini sebuah contoh yang luar biasa, yang patut kita apresiasi. Gebyar PAUD tahun 2026 ini tolong kita buatkan sebuah indikator kinerja, setiap tahunnya lebih baik dan berdampak. Apresiasi yang luar biasa tentunya dengan Gebyar PAUD ini adalah, satu momentum milestone Kota Lamongan yang bisa kita banggakan, di masa yang akan datang,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan tersebut Bupati Lamongan juga berkesempatan melaunching secara langsung Kurikulum Learning Environment berbasis Tradisi dan Akar Budaya Lamongan (LENTERA). Kurikulum yang merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung terwujudnya Visi Kabupaten Lamongan tahun 2025 hingga 2030.

    Yaitu, ‘Terwujudnya Lamongan yang Maju, Berdaya Saing, Berkelanjutan, Adil dan Sejahtera’ melalui pembentukan generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan budaya daerah.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan OPD Pemkab Lamongan PAUD
    Previous ArticleFestival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu
    Next Article Jawaban Bupati Lamongan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Berita Terkait

    Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

    6 November 2026

    Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Lamongan Tahun 2026-2027

    5 November 2026

    Workshop Digelar GOW Lamongan Supaya Anggota Dapat Manfaatkan Ruang Digital dalam Berusaha

    4 November 2026

    Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

    3 November 2026

    Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

    3 November 2026

    Sebanyak 180 Atlet Lamongan Siap Berlaga di Ajang POPDA Jawa Timur 2026, Usung Target Juara

    2 November 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Gresik Pastikan Kesiapan Rumah Pompa dan Saluran Air, Sebelum Musim Penghujan Tiba

    Razia Cipkon, Dua dari 29 Orang yang Diamankan Satpol PP Gresik Ternyata Punya Penyakit Menular

    Buka GINOFEST 2026, Pj Sekda Gresik Sebut Bukan Sekedar Ajang Pameran

    Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

    Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Syukuri Perayaan Idul Adha, Kades Kesamben Wetan Sumbang Seekor Sapi

    6 Juni 2025

    MINATBACA.com – Hari Raya Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah kurban, melainkan cerminan mendalam tentang…

    Mudik Bersama BUMN 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik Menuju 10 Provinsi

    HUT ke-81 TNI, Pemkab Lamongan Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas

    Ringankan Beban Masyarakat, Kegiatan Pasar Murah Digelar di Kecamatan Paciran Lamongan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.