Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

      3 November 2026

      Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

      3 November 2026

      Beri Makanan untuk Lansia Tunggal Kurang Mampu, Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU

      3 November 2026

      Pemdes Menganti Bantah Memaksa Warga Harus Bayar Iuran untuk Acara Sound Horeg

      2 November 2026

      Sebanyak 180 Atlet Lamongan Siap Berlaga di Ajang POPDA Jawa Timur 2026, Usung Target Juara

      2 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT
    Ekonomi

    Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

    RedaksiBy Redaksi3 November 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI Meutya Viada Hafid memberikan apresiasi, sekaligus menitipkan harapan kepada para petani dan petambak di Kabupaten Lamongan, yang mulai menggunakan teknologi Artificial Intelligence of Things (AIoT) dalam menunjang kinerja mereka.

    Dia mengatakan, meski sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, secara keseluruhan telah menopang ekonomi Indonesia sebesar 12,61 persen, namun capaian ini masih perlu untuk ditingkatkan. Sehingga hadirnya AIoT yang menggabungkan sensor internet dan kecerdasan buatan untuk mengubah cara kerja pertanian dan budidaya tambak, dianggap lebih presisi, otomatis, dan efisien.

    Menurut Meutya, kehadiran AIoT harus berdampak dan dirasakan oleh masyarakat, termasuk bagi para petani dan petambak di Kabupaten Lamongan. Ada tiga syarat utama supaya penerapan teknologi dapat berhasil yakni, terhubung (adanya konektivitas), tumbuh (koneksi dapat digunakan untuk hal produktif), dan terjaga (adanya edukasi).

    “Dampak sementara yang dirasakan dari penggunaan teknologi ini di Lamongan adalah, berat badan ikan bertambah dan angka survival rate-nya naik,” ujar Meutya saat menghadiri Panen Raya di Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Lamongan, Selasa (3/11/2026).

    Baca Juga :  Bupati Berangkatkan Jamaah Haji Asal Lamongan Secara Simbolis

    “Saat ini petambak perempuan masih jarang. Mudah-mudahan AIoT ke depan menjadikan semakin banyak petani perempuan, karena teknologi ini ramah untuk perempuan. Kami titip untuk syarat terjaga yang terakhir, mohon alatnya digunakan dengan baik, dijaga dengan baik, kebahagiaan kami selaku pemerintah kalau melihat hasil dari kecerdasan artificial ini mendatangkan manfaat bagi petani kita di berbagai daerah,” terangnya.

    Karno, salah seorang petambak yang hadir sempat menceritakan, dirinya belum satu tahun memperoleh bantuan venjet (alat untuk meningkatkan kadar oksigen pelarut dan mengurangi kadar amoniak) memanfaatkan teknologi AIoT. Dia mengatakan, pertumbuhan ikan yang dibudidaya menjadi lebih baik, dengan tingkat kematian ikan berkurang, dan mempengaruhi bobot ikan.

    Baca Juga :  Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

    Mia Oktavia, salah seorang petambak perempuan yang hadir juga mengaku, tidak perlu berkali-kali melakukan pengecekan langsung ke tambak. Dari yang biasanya dua hingga tiga kali dalam sehari, kini dia hanya perlu sekali saja untuk memantau kondisi tambak berkat menggunakan teknologi AIoT.

    “Dapat mengecek pH air, salinitas air, tingkat kematiannya juga berkurang, untuk pakan kami stabil. Ikan kerapu kecil sangat terbantu oksigennya. Efisien waktu juga, bisa dikontrol dari rumah. Intensitas turun ke tambak berkurang karena bisa dikontrol dari rumah, biasanya pagi kontrol, sore beri makan, malam kontrol oksigen, sekarang cukup satu kali ke lapangan,” kata Mia.

    Mat Eskan, salah seorang petani yang menggunakan teknologi AIoT juga mengaku, kini tidak lagi hanya mengandalkan intuisi dalam mengontrol tanaman melon yang dibudidaya. Sebab dia terbantu oleh data real, dengan menggunakan smart fertigation (sistem otomatis pertanian yang menggabungkan proses irigasi dan pemupukan secara presisi).

    Baca Juga :  Bupati Lamongan Resmikan Gedung Rawat Inap RSUD Karangkembang

    “Saya senang sekali dengan alat ini karena bisa mengontrol pH tanah berapa, kandungan air berapa, sehingga bisa mengontrol melon saya. Biasanya memakai intuisi, sekarang lebih jelas menggunakan data (konkret, real),” beber Mat Eskan.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang turut hadir mendampingi Menkomdigi dalam kesempatan tersebut berharap, kemajuan teknologi pada sektor pertanian dan perikanan budidaya tersebut akan mampu memberi daya tarik bagi milenial muda.

    “Adanya digitalisasi ini sangat menjadikan ketertarikan khususnya para milenial untuk bisa bertambak maupun bertani, karena dengan bantuan teknologi memudahkan mereka untuk lebih menyukai bidang pertanian dan perikanan,” tutur Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    “Harapan kami ini dapat terus dikembangkan, karena ini memang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus juga agar pertanian ini bisa terus berkelanjutan dengan produktivitas yang lebih baik,” ungkapnya.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Perikanan Pertanian Lamongan
    Previous ArticleBeri Makanan untuk Lansia Tunggal Kurang Mampu, Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU
    Next Article Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

    Berita Terkait

    Sebanyak 180 Atlet Lamongan Siap Berlaga di Ajang POPDA Jawa Timur 2026, Usung Target Juara

    2 November 2026

    Upaya Kesetaraan, Pemkab Lamongan Berupaya Perkecil Kesenjangan Pria dan Wanita Melalui PUG

    2 November 2026

    Ringankan Beban Masyarakat, Kegiatan Pasar Murah Digelar di Kecamatan Paciran Lamongan

    2 November 2026

    Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

    29 Oktober 2026

    Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

    29 Oktober 2026

    Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

    29 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

    Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

    Beri Makanan untuk Lansia Tunggal Kurang Mampu, Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU

    Pemdes Menganti Bantah Memaksa Warga Harus Bayar Iuran untuk Acara Sound Horeg

    Sebanyak 180 Atlet Lamongan Siap Berlaga di Ajang POPDA Jawa Timur 2026, Usung Target Juara

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    SIG Pasok Semen Khusus untuk Proyek Tol Padang–Sicincin di Sumatra Barat

    21 Mei 2025

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berkontribusi dalam pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin…

    Bupati Lamongan Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden ke Masjid Al Muttaqin

    HKN ke-60 Jadi Momentum Percepatan Realisasi Program Kesehatan di Lamongan

    Naik 10 Persen, SIG Catatkan Volume Penjualan 40,62 Juta Ton di 2023

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.