Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

      3 September 2026

      Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

      2 September 2026

      Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

      2 September 2026

      Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

      2 September 2026

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Saat Menko Bidang Pangan Zulhas Melihat Potensi Desa Pangkahwetan Gresik
    Ekonomi

    Saat Menko Bidang Pangan Zulhas Melihat Potensi Desa Pangkahwetan Gresik

    RedaksiBy Redaksi27 Januari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Agenda kunjungan kerja (kunker) dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Selasa (27/1/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Zulhas-sapaan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, berkesempatan melihat langsung potensi Desa Pangkahwetan yang dikenal sebagai salah satu kampung penghasil ikan bandeng di Gresik. Zulhas juga turut mengapresiasi, lantaran di Desa Pangkahwetan masih terdapat 3.840 hektare tambak.

    “Pemerintah akan membangun 20.000 hektare tambak ikan pada 2026, untuk memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ribuan tambak ikan itu, dipastikan bisa memenuhi kebutuhan 82,9 juta porsi untuk penerima manfaat MBG di 2026,” ungkap Zulhas.

    Selain fokus menata program MBG, pemerintah dikatakan oleh Zulhas, juga terus berupaya untuk mempercepat pembangunan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dengan pada tahun ini ditarget 80.000 KDKMP, dan diperkirakan sudah selesai sebanyak 30.000 KDKMP pada akhir Bulan Maret 2026.

    Baca Juga :  Bocah Laki-laki di Gresik Jadi Korban Pencabulan Pria Paruh Baya, Polisi Ungkap Modus Pelaku

    “Program ini merupakan bagian dari gerakan ekonomi rakyat, yang dicanangkan Bapak Presiden. Koperasi desa (KDKMP) nantinya menjadi pusat penampungan hasil ekonomi rakyat, dan akan bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” jelasnya.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Misbahul Munir yang datang mewakili Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, kunker Menko Bidang Pangan menjadi momentum penting bagi Gresik dalam memperkuat sektor pangan dan perikanan.

    “Kampung budidaya perikanan atau kampung bandeng Desa Pangkahwetan menjadi salah satu perhatian serius pemerintah pusat, terhadap pengelolaan tambak ikan budidaya di wilayah Gresik, sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis perikanan,” tutur Munir.

    Sementara Kepala Desa (Kades) Pangkahwetan Saifullah Mahdi, menyambut baik kunker Menko Bidang Pangan Zulhas ke desa yang dipimpin olehnya, sembari memaparkan perkembangan signifikan sektor perikanan budidaya, khususnya bandeng yang menjadi komoditas unggulan desa.

    Baca Juga :  Polres Gresik Tanam Jagung Serentak dan Luncurkan Gudang Ketahanan Pangan

    “Total produksi budidaya mencapai 20.000 hingga 25.000 ton per tahun. Sedangkan untuk produksi tangkap 15.000 hingga 20.000 ton per tahun,” terang Sandi-sapaan Kades Pangkahwetan Saifullah Mahdi.

    Menurut Sandi, permintaan pasar yang tinggi hingga saat ini, membuat seluruh hasil perikanan di desanya masih terserap habis oleh pasaran lokal. Sehingga, hasil perikanan masih belum mencukupi untuk memenuhi permintaan luar daerah maupun ekspor.

    Kendati demikian, menanggapi arahan pemerintah pusat terkait program MBG, maka pihaknya akan berupaya memasok kebutuhan tersebut. Meski Sandi menyadari, ada tantangan tersendiri pada fisik ikan bandeng dengan duri tajam yang dimiliki.

    “Kami sedang mencari formulasi pengolahan yang tepat, karena bandeng memiliki banyak duri yang rentan bagi anak-anak. Kami berencana mengolah menjadi bandeng presto atau otak-otak, agar aman dan nyaman dikonsumsi dalam menu MBG,” ujarnya.

    Baca Juga :  Gresik Klik, Upaya Pemerintah dan Dunia Usaha Temukan Solusi Investasi

    “Hilirisasi ini diharapkan tidak hanya mendukung kecukupan gizi anak sekolah, tetapi juga akan turut meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi warga Pangkahwetan,” ucap Sandi.

    Dalam kesempatan tersebut, Zulhas dan rombongan juga sempat meninjau KDKMP Desa Pangkahwetan yang menjual bahan pokok, serta hasil olahan ikan yang dihasilkan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) desa setempat.

    gresik Kabupaten Gresik Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan Pangkahwetan Ujungpangkah
    Previous ArticleKepedulian Sosial BRI untuk Masyarakat Gresik yang Membutuhkan, dari Bantu Ambulan Hingga SIM D
    Next Article Kabupaten Gresik Meraih Penghargaan Kategori Madya Dalam UHC Awards 2026

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pemkab Lamongan Manfaatkan Dua Pilar Untuk Mencegah Praktik Korupsi

    17 Desember 2025

    MINATBACA.com – Ada dua pilar yang dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, guna mencegah praktik…

    Jelang Pilkada Serentak 2024, Polres Gresik Gelar Kegiatan Safari Binteknis

    Upaya Pemdes Beton Antisipasi Jalan Longsor Melalui Pembangunan TPT

    Pemkab Lamongan Dinobatkan Sebagai Daerah Terinovatif Pada Innovative Goverment Award 2025

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.