Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Eksplorasi Cadangan Migas, Pemkab Lamongan Mendukung Pelaksanaan Survei Seismik 2D Lamturo

      3 September 2026

      Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

      3 September 2026

      Melalui Digitalisasi, Pemkab Lamongan Optimistis Bisa Meningkatkan PAD Menuju Rp1 Triliun

      3 September 2026

      SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

      3 September 2026

      Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

      2 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Pemaparan Wabup Gresik, Saat Menerima Kunker Wabup Tabalong dan Jajaran
    Kesehatan

    Pemaparan Wabup Gresik, Saat Menerima Kunker Wabup Tabalong dan Jajaran

    RedaksiBy Redaksi29 Januari 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, menerima kunjungan kerja (kunker) Wakil Bupati Tabalong, Provinsi Kalimantan Timur, Habib Muhammad Taufan Alkaf beserta jajaran, Kamis (29/1/2026).

    Pertemuan di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik pembangunan daerah, khususnya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

    Dalam pemaparannya, dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki inovasi digital bernama Gresik Urus Stunting (GUS) yang dapat diakses secara daring dan memuat data stunting hingga tingkat desa.

    “Gresik punya aplikasi GUS. Di situ data stunting sudah sampai tingkat desa, sehingga kami bisa memastikan daerah mana saja yang masih tinggi. Tanpa data yang akurat, kami tidak bisa bekerja secara tepat sasaran,” ujar dokter Alif.

    Baca Juga :  KPUG dan KWG Berkolaborasi, Ajak 200 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Pasar Gresik

    Dia juga menerangkan, jika keberadaan data menjadi kunci dalam pengambilan kebijakan dan juga pengendalian program. Melalui data dalam aplikasi GUS, Pemkab Gresik dapat langsung melakukan intervensi ke kecamatan maupun desa, yang masih memiliki angka stunting tinggi.

    Lebih lanjut, dokter Alif juga memaparkan, program Deteksi Tanggulangi Kurangi Keluarga Risiko Stunting (Detak Kris) yang dijalankan bersama Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA). Program yang menyasar calon pengantin dan ibu hamil, sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

    “Stunting itu ada yang pre, ada yang sudah sakit. Yang pre menjadi tugas KBPPPA. Mulai dari data orang mau menikah sampai ibu hamil, agar bisa diintervensi lebih awal,” jelasnya.

    Baca Juga :  Komitmen Pemdes Babakbawo Optimalkan Akses Pertanian

    Selain itu, Pemkab Gresik juga didukung oleh 1.030 kader pendamping keluarga, yang tersebar di 356 desa dan kelurahan. Para kader ini terdiri dari tenaga kesehatan, kader PKK, dan kader KB, yang bertugas memberi pendampingan langsung kepada keluarga berisiko stunting.

    “Stunting bukan hanya soal anak kurang makan, tapi juga soal ibu saat hamil. Kader-kader inilah yang mendampingi, mengedukasi, memastikan pola makan dan asupan gizi anak agar tidak terjadi stunting,” ungkap dokter Alif.

    Di samping itu, dokter Alif juga menyoroti, peran dunia usaha melalui program orang tua asuh bagi anak stunting. Dengan cara melibatkan perusahaan yang ada di sekitar wilayah desa, sebagai bagian dari program CSR.

    Baca Juga :  Belasan Warga Terkena DBD, Pemdes Tambakrejo Langsung Lakukan Fogging

    “Anak-anak yang stunting punya orang tua asuh. Perusahaan-perusahaan di sekitar desa ikut memberikan dukungan, ini bentuk kolaborasi nyata,” terangnya.

    Menurut dokter Alif, penurunan stunting di Gresik tidak hanya mengandalkan APBD dan APBN. Namun juga melibatkan APBDes serta dukungan CSR pihak perusahaan, sehingga menjadi gerakan bersama lintas sektor.

    Sementara Wabup Tabalong Habib Muhammad menyampaikan, apresiasi atas berbagai inovasi dan praktik yang diterapkan Pemkab Gresik, khususnya dalam pemanfaatan data dan penguatan kolaborasi.

    gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Stunting gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticlePola Baru Transmigrasi, Pemkab Lamongan Lebih Utamakan Potensi Caltrans
    Next Article Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi Diberikan Oleh Ombudsman RI Kepada Pemkab Gresik

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Eksplorasi Cadangan Migas, Pemkab Lamongan Mendukung Pelaksanaan Survei Seismik 2D Lamturo

    Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

    Melalui Digitalisasi, Pemkab Lamongan Optimistis Bisa Meningkatkan PAD Menuju Rp1 Triliun

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Rangkul BKMS, Bank Jatim Siap Biayai dan Jadi Partner Investor di JIIPE Gresik

    14 Mei 2024

    GRESIK – Kesiapan membiayai proyek skala besar sekaligus menjadi partner bagi perusahaan yang membuka investasi…

    Melalui e-Asmara dan Kamis Aspirasi, Cara Baru DPRD Gresik Tampung Aspirasi Masyarakat

    Mensos dan Wakil Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas 25 Brondong

    Ini yang Disampaikan Bupati Lamongan Saat Memimpin Apel Hari Pramuka

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.