Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

      3 September 2026

      Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

      2 September 2026

      Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

      2 September 2026

      Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

      2 September 2026

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Malam Puncak Literatutur 2025, Melihat Gresik dari Kacamata Orang Luar
    Budaya

    Malam Puncak Literatutur 2025, Melihat Gresik dari Kacamata Orang Luar

    RedaksiBy Redaksi26 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Budayawan, akademisi, pemuda, penulis, hingga sastrawan, tampak antusias dalam mengikuti ‘Malam Puncak Literatutur 2025.’

    Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Gang Sebelah di Teras Cafe Sualoka Hub, Kampung Kemasan. Tepatnya di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Sabtu (25/10/2025) malam WIB.

    Dalam agenda tersebut, hadirin mendapatkan sajian lengkap. Dari musikalisasi puisi, pembacaan cerpen, diskusi publik, hingga testimoni dan peluncuran buku kumpulan cerpen dengan judul ‘Tambo Girisik.’ Tambo yang bermakna suatu hikayat dan Grisik yang berarti Gresik, alias melihat Gresik tidak hanya dari perspektif warga setempat, namun penulis asal luar Kabupaten Gresik yang kemudian dirangkum dalam sebuah hasil karya berupa buku.

    Menurut Ketua Yayasan Gang Sebelah Hidayatul Nikmah, peluncuran buku Tambo Girisik merupakan malam puncak kegiatan, hasil kegiatan residensi literatutur yang sudah dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 21 September 2025. Peluncuran buku hasil residensi literatutur Hikayat Giri Kedaton tersebut, ada sepuluh tulisan cerpen, dari sepuluh penulis yang lolos seleksi.

    Baca Juga :  Istri Anggota KWG Berbagi Takjil, Ada Pula Penyaluran THR dan Sembako

    “Kami membuka seleksi seluruh penulis dari seluruh Indonesia. Kami seleksi menjadi sepuluh penulis, kami undang mereka ke Yayasan Gang Sebelah. Lalu, kami antarkan ke kawasan situs Giri Kedaton,” ujar Hidayatul.

    Hidayatul menambahkan, kunjungan sepuluh penulis ke situs Giri Kedaton tersebut menghasilkan buku Tambo Girisik, yang berisi hikayat Giri Kedaton. Selain itu, pihak panitia juga sempat mengajak para peserta residensi melihat potensi sejarah dan juga kebudayaan, yang lantas ditulis dari sudut pandang masing-masing peserta.

    “Salah satu isinya buku, dibacakan saat pentas pembacaan cerpen karya Lusia Priandarini, itu ada di pembuka cerpen,” ucapnya.

    Pembina Yayasan Gang Sebelah Dewi Musdalifah menjelaskan, kegiatan residensi literatutur yang dilaksanakan oleh pihaknya, merupakan upaya dari Yayasan Gang Sebelah untuk dapat mengajak dan memandang Gresik, dengan cara ‘meminjam mata orang lain.’

    “Mungkin Gresik bagi warga Gresik sendiri, tidak seberapa istimewa, hanya ada kerumitan dari kondisi wilayahnya. Maka dengan meminjam mata orang luar Gresik, ini bicara jujur tentang Gresik. Melalui kegiatan ini, bisa kembali menggali kecintaan akan Kota Gresik,” ungkap Dewi.

    Baca Juga :  Pemdes Sembayat Manyar Kembali Menyalurkan BLT Untuk 42 KPM

    Dewi berharap, kegiatan residensi yang sudah dua kali dilaksanakan oleh pihaknya ini, akan bisa terus terlaksana setiap tahun. Termasuk, mendatangkan para penulis dari luar Gresik atau komunitas, tentu dengan konsep berbeda.

    “Titik fokusnya, Gresik sebagai tuan rumah bagi siapa saja yang datang. Itu bagian dari semangat gerakan budaya dan seni, dari Yayasan Gang Sebelah,” tuturnya.

    Salah seorang peserta residensi Rosul Jaya Raya mengaku, cukup terkesima dengan Gresik. Sebab apa yang dibayangkan olehnya selama ini, dengan saat dirinya hadir dan melihat langsung ternyata memiliki perbedaan. Selama ini dirinya hanya mengenal Gresik sebagai Kota Industri, masyarakat urban, dan Kota Santri.

    “Tapi setelah saya mengikuti kegiatan ini selama tiga hari, ada banyak potensi kebudayaan dan sejarah di kota ini. Bahkan, kota ini pusat peradaban Islam melalui Wali Songo, Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, dan Nyai Ageng Pinatih. Kebetulan saya menulis khazanah, seni pencak macan dalam cerpen saya di buku Tambo Girisik,” kata Rosul Jaya.

    Baca Juga :  Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman Jelang Bulan Ramadhan, Pemkab Gresik Gelar GPM

    Sementara peserta yang lain Eka Aprilia R asal Kecamatan Wringinanom, Gresik, menceritakan, dirinya bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Sebab, dengan demikian dirinya dapat mengenal Gresik lebih jauh, yang selama ini tidak diketahui secara utuh olehnya.

    “Saya berasal dari Wringinanom, wilayah perbatasan dengan Sidoarjo, Surabaya, dan Mojokerto. Tentu aktivitas tentang Gresik jarang diketahui. Dari kegiatan ini, saya semakin jatuh cinta dengan Gresik,” beber Eka.

    Agenda lantas ditutup dengan diskusi publik dengan menampilkan tiga narasumber, Irfan Akbar Prawiro yang merupakan Ketua Dewan Kebudayaan Gresik (DKG), Zimam selaku pemerhati budaya Gresik, dan Nur Faqih Budayawan Gresik. Dengan moderator dari kalangan akademisi, Raleva Febrina.

    Giri gresik sejarah
    Previous ArticlePetrokimia Gresik Mendorong Efisiensi Energi dan Dekarbonisasi Pelabuhan
    Next Article Pesan Pelukis Cilik Gresik Dalam Karya Bertema ‘The Colour of Journey’

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Cegah Pelanggaran Hukum dan Korupsi, AKD Kecamatan Menganti Gelar Bimtek

    28 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Memberi tambahan wawasan dan pengetahuan dalam rangka mencegah pelanggaran hukum dan korupsi, Asosiasi…

    Tangani Kemiskinan, Kemensos dan Pemkab Gresik Kolaborasi Sosialisasikan DTSEN

    KONI Gresik Berharap Dapat Tambahan Anggaran Guna Tingkatkan Prestasi Atlet

    Wabup Gresik Tinjau Irigasi Perpipaan di Kepuhteluk Pulau Bawean

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.