Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

      8 Mei 2026

      Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

      8 Mei 2026

      Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

      8 Mei 2026

      SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

      8 Mei 2026

      Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

      8 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Dari Kandang ke Wirausaha, Wabup Mendorong Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Gresik
    Ekonomi

    Dari Kandang ke Wirausaha, Wabup Mendorong Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Gresik

    RedaksiBy Redaksi9 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperkuat langkah transformasi sektor pertanian dan peternakan, melalui pelatihan ‘Balai Ternak Gresik Krawu Enak’ (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan).

    Kegiatan tersebut diberikan kepada para peternak kambing di Kabupaten Gresik, bertempat di lentera farm, Desa Sidoraharjo Gresik. Program ini tidak hanya menyiapkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pola pikir wirausaha bagi petani dan peternak, khususnya generasi muda.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif mengatakan, pendekatan pemerintah ke depan tidak lagi sebatas pemberian bantuan. Melainkan membangun sistem usaha peternakan yang utuh, dari hulu hingga hilir.

    “Kita tidak ingin hanya memberi ‘ikan’. Kita siapkan sistemnya dari pelatihan, produksi, sampai pemasaran. Harus ada blueprint yang jelas, dari A sampai Z,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Menurut dokter Alif, pesatnya industrialisasi di Gresik yang semakin mengandalkan teknologi dan otomatisasi, peluang kerja berbasis tenaga manusia semakin terbatas. Karena itu, sektor pertanian dan peternakan menjadi ruang strategis untuk dapat menciptakan wirausahawan baru, sekaligus membuka lapangan kerja.

    Dia juga menyoroti besarnya peluang pasar yang belum dimanfaatkan secara optimal, termasuk kebutuhan pasokan daging untuk berbagai dapur penyedia makanan dalam program nasional. Dengan tantangan utama, terletak pada konsistensi suplai dan kualitas produk.

    “Pasar itu ada. Yang dibutuhkan adalah komitmen menjaga kualitas dan kuantitas. Kalau diminta satu kuintal, harus terpenuhi. Ini yang perlu dilatih,” ucapnya.

    Lebih jauh, dokter Alif juga mendorong, lahirnya model usaha kolektif berbasis komunitas. Dengan semangat gotong royong, peternak kecil dapat membangun kekuatan produksi yang besar tanpa harus memiliki modal besar secara individu.

    “Kalau satu orang punya dua kambing, lalu satu lingkungan melakukan hal yang sama, maka akan terbentuk kekuatan produksi. Kuncinya ada pada jejaring dan pola pikir wirausaha,” tutur dokter Alif.

    Sementara Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito menyampaikan, sektor pertanian dan peternakan menjadi salah satu solusi strategis, di tengah karakter industri Gresik yang cenderung padat modal.

    “Ketika kondisi normal, sektor pangan sering tidak terlihat. Namun saat terjadi krisis, seperti wabah atau konflik global, sektor ini menjadi sangat penting. Karena itu, kami mendorong masyarakat tidak hanya bertani dan beternak, tetapi juga berwirausaha,” kata Eko.

    Melalui program Krawu Enak, peserta mendapat pembekalan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung, pendampingan, hingga peluang magang. Program juga didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, termasuk BAZNAS dan mitra swasta, dalam penyediaan bantuan ternak sebagai modal awal usaha.

    Ke depan, skema pembinaan akan diperkuat melalui dukungan pembiayaan dari APBD, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Bantuan ternak yang diberikan kepada peserta diharapkan menjadi stimulan usaha yang berkelanjutan, dengan evaluasi berbasis kinerja.

    Eko menambahkan, pelatihan juga dirancang untuk mencetak peternak muda milenial yang tidak hanya mampu beternak. Namun juga, peternak yang memahami rantai bisnisnya.

    “Kami ingin setelah pelatihan, peserta bisa langsung action. Tidak berhenti di materi, tapi berlanjut ke praktik, magang, hingga benar-benar menjadi wirausaha peternakan,” tegasnya.

    Pelatihan yang dilaksanakan menitikberatkan pada tiga aspek utama yakni, manajemen kesehatan ternak, efisiensi pakan sebagai komponen biaya terbesar, serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Pendekatan diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang produktif, sekaligus berkelanjutan.

    gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik peternakan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleBerhasil Menurunkan Angka Stunting Secara Drastis, Kabupaten Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru
    Next Article Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Gresik Coba Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar

    Berita Terkait

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    8 Mei 2026

    Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati Bangga Gresik Jadi Magnet Investasi Strategis

    8 Mei 2026

    Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    8 Mei 2026

    Bupati Gresik Hadiri Pelantikan Rektor Unigres Periode 2026-2030

    6 Mei 2026

    Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    5 Mei 2026

    Pesan Bupati Gresik Kepada Kepala Puskesmas, Saat Buka Bimtek Pengadaan Barang Jasa BLUD

    5 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Bu Min Sidak Sejumlah Sekolah di Gresik Untuk Pastikan MPLS Aman

    15 Juli 2024

    MINATBACA.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru tidak luput dari perhatian…

    Polres Gresik Gelar Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2024

    Pandanan Mewakili Kabupaten Gresik Lomba Desa Digital Tingkat Nasional

    Gelar Workshop, Petrokimia Gresik Dorong 15 UMK Menembus Pasar Internasional

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.