Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026

      Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

      16 Juli 2026

      Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

      16 Juli 2026

      Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

      15 Juli 2026

      Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

      15 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Dari Kandang ke Wirausaha, Wabup Mendorong Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Gresik
    Ekonomi

    Dari Kandang ke Wirausaha, Wabup Mendorong Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Gresik

    RedaksiBy Redaksi9 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperkuat langkah transformasi sektor pertanian dan peternakan, melalui pelatihan ‘Balai Ternak Gresik Krawu Enak’ (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan).

    Kegiatan tersebut diberikan kepada para peternak kambing di Kabupaten Gresik, bertempat di lentera farm, Desa Sidoraharjo Gresik. Program ini tidak hanya menyiapkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pola pikir wirausaha bagi petani dan peternak, khususnya generasi muda.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif mengatakan, pendekatan pemerintah ke depan tidak lagi sebatas pemberian bantuan. Melainkan membangun sistem usaha peternakan yang utuh, dari hulu hingga hilir.

    “Kita tidak ingin hanya memberi ‘ikan’. Kita siapkan sistemnya dari pelatihan, produksi, sampai pemasaran. Harus ada blueprint yang jelas, dari A sampai Z,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Menurut dokter Alif, pesatnya industrialisasi di Gresik yang semakin mengandalkan teknologi dan otomatisasi, peluang kerja berbasis tenaga manusia semakin terbatas. Karena itu, sektor pertanian dan peternakan menjadi ruang strategis untuk dapat menciptakan wirausahawan baru, sekaligus membuka lapangan kerja.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Raih Penghargaan Pengelola JDIH Terbaik II se-Jawa Timur

    Dia juga menyoroti besarnya peluang pasar yang belum dimanfaatkan secara optimal, termasuk kebutuhan pasokan daging untuk berbagai dapur penyedia makanan dalam program nasional. Dengan tantangan utama, terletak pada konsistensi suplai dan kualitas produk.

    “Pasar itu ada. Yang dibutuhkan adalah komitmen menjaga kualitas dan kuantitas. Kalau diminta satu kuintal, harus terpenuhi. Ini yang perlu dilatih,” ucapnya.

    Lebih jauh, dokter Alif juga mendorong, lahirnya model usaha kolektif berbasis komunitas. Dengan semangat gotong royong, peternak kecil dapat membangun kekuatan produksi yang besar tanpa harus memiliki modal besar secara individu.

    “Kalau satu orang punya dua kambing, lalu satu lingkungan melakukan hal yang sama, maka akan terbentuk kekuatan produksi. Kuncinya ada pada jejaring dan pola pikir wirausaha,” tutur dokter Alif.

    Baca Juga :  Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi Diberikan Oleh Ombudsman RI Kepada Pemkab Gresik

    Sementara Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito menyampaikan, sektor pertanian dan peternakan menjadi salah satu solusi strategis, di tengah karakter industri Gresik yang cenderung padat modal.

    “Ketika kondisi normal, sektor pangan sering tidak terlihat. Namun saat terjadi krisis, seperti wabah atau konflik global, sektor ini menjadi sangat penting. Karena itu, kami mendorong masyarakat tidak hanya bertani dan beternak, tetapi juga berwirausaha,” kata Eko.

    Melalui program Krawu Enak, peserta mendapat pembekalan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung, pendampingan, hingga peluang magang. Program juga didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, termasuk BAZNAS dan mitra swasta, dalam penyediaan bantuan ternak sebagai modal awal usaha.

    Baca Juga :  Pemdes Kalirejo Beri Klarifikasi Terkait Warga yang Dikabarkan Tidak Menerima Bansos

    Ke depan, skema pembinaan akan diperkuat melalui dukungan pembiayaan dari APBD, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Bantuan ternak yang diberikan kepada peserta diharapkan menjadi stimulan usaha yang berkelanjutan, dengan evaluasi berbasis kinerja.

    Eko menambahkan, pelatihan juga dirancang untuk mencetak peternak muda milenial yang tidak hanya mampu beternak. Namun juga, peternak yang memahami rantai bisnisnya.

    “Kami ingin setelah pelatihan, peserta bisa langsung action. Tidak berhenti di materi, tapi berlanjut ke praktik, magang, hingga benar-benar menjadi wirausaha peternakan,” tegasnya.

    Pelatihan yang dilaksanakan menitikberatkan pada tiga aspek utama yakni, manajemen kesehatan ternak, efisiensi pakan sebagai komponen biaya terbesar, serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Pendekatan diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang produktif, sekaligus berkelanjutan.

    gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik peternakan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleBerhasil Menurunkan Angka Stunting Secara Drastis, Kabupaten Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru
    Next Article Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Gresik Coba Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    16 Juli 2026

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    16 Juli 2026

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    16 Juli 2026

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    15 Juli 2026

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    15 Juli 2026

    Ketika Pegawai Petrokimia Gresik Menginspirasi dan Berbagi Pengalaman Kepada Para Pelajar

    14 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Tingkatkan Kompetensi, PT Petro Oxo Nusantara Gelar Pelatihan Bagi UMKM Binaan

    9 Juni 2026

    MINATBACA.com – Komitmen dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditunjukkan oleh…

    Pemkab Dengan Baznas Gresik Berikan Tunjangan Kehormatan Untuk Huffadz

    SIG Umumkan Rencana Buyback Saham Senilai Rp300 Miliar

    Pendamping PKH Gresik Resmi Jadi ASN, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Pelayanan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.