Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Dari Kandang ke Wirausaha, Wabup Mendorong Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Gresik
    Ekonomi

    Dari Kandang ke Wirausaha, Wabup Mendorong Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Gresik

    RedaksiBy Redaksi9 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperkuat langkah transformasi sektor pertanian dan peternakan, melalui pelatihan ‘Balai Ternak Gresik Krawu Enak’ (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan).

    Kegiatan tersebut diberikan kepada para peternak kambing di Kabupaten Gresik, bertempat di lentera farm, Desa Sidoraharjo Gresik. Program ini tidak hanya menyiapkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pola pikir wirausaha bagi petani dan peternak, khususnya generasi muda.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif mengatakan, pendekatan pemerintah ke depan tidak lagi sebatas pemberian bantuan. Melainkan membangun sistem usaha peternakan yang utuh, dari hulu hingga hilir.

    “Kita tidak ingin hanya memberi ‘ikan’. Kita siapkan sistemnya dari pelatihan, produksi, sampai pemasaran. Harus ada blueprint yang jelas, dari A sampai Z,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Menurut dokter Alif, pesatnya industrialisasi di Gresik yang semakin mengandalkan teknologi dan otomatisasi, peluang kerja berbasis tenaga manusia semakin terbatas. Karena itu, sektor pertanian dan peternakan menjadi ruang strategis untuk dapat menciptakan wirausahawan baru, sekaligus membuka lapangan kerja.

    Baca Juga :  Geliatkan Ekonomi Warga, Pemdes Pandu Bentuk Kopdes Merah Putih

    Dia juga menyoroti besarnya peluang pasar yang belum dimanfaatkan secara optimal, termasuk kebutuhan pasokan daging untuk berbagai dapur penyedia makanan dalam program nasional. Dengan tantangan utama, terletak pada konsistensi suplai dan kualitas produk.

    “Pasar itu ada. Yang dibutuhkan adalah komitmen menjaga kualitas dan kuantitas. Kalau diminta satu kuintal, harus terpenuhi. Ini yang perlu dilatih,” ucapnya.

    Lebih jauh, dokter Alif juga mendorong, lahirnya model usaha kolektif berbasis komunitas. Dengan semangat gotong royong, peternak kecil dapat membangun kekuatan produksi yang besar tanpa harus memiliki modal besar secara individu.

    “Kalau satu orang punya dua kambing, lalu satu lingkungan melakukan hal yang sama, maka akan terbentuk kekuatan produksi. Kuncinya ada pada jejaring dan pola pikir wirausaha,” tutur dokter Alif.

    Baca Juga :  Keseruan Karnaval Agustusan di Desa Kedungpring Balongpanggang

    Sementara Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito menyampaikan, sektor pertanian dan peternakan menjadi salah satu solusi strategis, di tengah karakter industri Gresik yang cenderung padat modal.

    “Ketika kondisi normal, sektor pangan sering tidak terlihat. Namun saat terjadi krisis, seperti wabah atau konflik global, sektor ini menjadi sangat penting. Karena itu, kami mendorong masyarakat tidak hanya bertani dan beternak, tetapi juga berwirausaha,” kata Eko.

    Melalui program Krawu Enak, peserta mendapat pembekalan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung, pendampingan, hingga peluang magang. Program juga didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, termasuk BAZNAS dan mitra swasta, dalam penyediaan bantuan ternak sebagai modal awal usaha.

    Baca Juga :  Bentuk Sinergitas, Kapolres Gresik Hadiri Tasyakuran HPN 2026 yang Digelar KWG

    Ke depan, skema pembinaan akan diperkuat melalui dukungan pembiayaan dari APBD, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Bantuan ternak yang diberikan kepada peserta diharapkan menjadi stimulan usaha yang berkelanjutan, dengan evaluasi berbasis kinerja.

    Eko menambahkan, pelatihan juga dirancang untuk mencetak peternak muda milenial yang tidak hanya mampu beternak. Namun juga, peternak yang memahami rantai bisnisnya.

    “Kami ingin setelah pelatihan, peserta bisa langsung action. Tidak berhenti di materi, tapi berlanjut ke praktik, magang, hingga benar-benar menjadi wirausaha peternakan,” tegasnya.

    Pelatihan yang dilaksanakan menitikberatkan pada tiga aspek utama yakni, manajemen kesehatan ternak, efisiensi pakan sebagai komponen biaya terbesar, serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Pendekatan diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang produktif, sekaligus berkelanjutan.

    gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik peternakan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleBerhasil Menurunkan Angka Stunting Secara Drastis, Kabupaten Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru
    Next Article Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Gresik Coba Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026

    Wabup Gresik Dengarkan Langsung Keluhan Warga Saat Serahkan Bantuan di Benjeng

    25 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    SIG Buktikan Kepemimpinan di Tengah Persaingan Industri Bahan Bangunan

    16 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Kemampuan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) untuk menjaga kinerja keuangan tetap positif…

    Polres Gresik Beri Kejutan Kodim 0817 Dalam Rangka Perayaan HUT TNI ke-79

    Upacara Berlangsung Khidmat Sampai Momen Bupati Gresik Bagi-bagi Sepeda

    Ada Sebanyak 38 Pramuka Lamongan yang Siap Mengikuti Jambore Nasional XII

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.