Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

      21 Juli 2026

      Pemkab Lamongan Bersama BBWS Bersiap Keruk Waduk Gondang dengan Metode Baru

      20 Juli 2026

      Masukan DPRD Gresik Terkait Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      20 Juli 2026

      Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

      18 Juli 2026

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Pemdes Kalirejo Beri Klarifikasi Terkait Warga yang Dikabarkan Tidak Menerima Bansos
    sosial

    Pemdes Kalirejo Beri Klarifikasi Terkait Warga yang Dikabarkan Tidak Menerima Bansos

    RedaksiBy Redaksi26 Februari 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kalirejo, Kecamatan Dukun, Gresik, akhirnya memberikan klarifikasi dan coba meluruskan terkait kabar viral jika salah seorang warga mengaku dua tahun tidak pernah menerima bantuan sosial (bansos).

    Kepala Desa Kalirejo Syaiful Arif mengatakan, warga desa yang dipimpin olehnya dengan mengaku tidak menerima bansos di media sosial (medsos) dan sempat viral tersebut bernama Karomah, yang selama ini tinggal satu rumah bersama Maisaroh saudaranya yang sama-sama lanjut usia (lansia).

    “Dari data yang ada di desa termasuk ada dokumentasi fotonya, yang bersangkutan (Karomah) terakhir kali menerima bansos PKH-BPNT pada Bulan Mei 2024 sebesar Rp1,2 juta,” beber Syaiful, Rabu (26/2/2025).

    Baca Juga :  Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Syaiful menuturkan, usai pertengahan tahun 2024 memang ada perubahan data. Di mana Karomah tidak lagi terdaftar sebagai penerima bansos PKH maupun BPNT, dikarenakan diganti oleh Maisyaroh yang tinggal serumah.

    “Dikarenakan beliau (Karomah) tidak aktif sebagai penerima bansos PKH dan BPNT, maka beliau kami alihkan sebagai penerima BLT DD tahun 2025. Sebagai gantinya tahun 2025 Bu Maisyaroh yang terdaftar sebagai penerima PKH-BPNT,” terang Syaiful.

    “Padahal Bu Maisyaroh (saudara Karomah) Selasa (25/2/2025) kemarin baru saja mengambil bansos PKH sebesar Rp600 ribu di kantor Pos. Kami juga ada dokumen fotonya,” lanjutnya.

    Syaiful pun menegaskan, daftar penerima bansos PKH maupun BPNT, merupakan kewenangan dari Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial. Sehingga bagi yang belum terdaftar dan masuk kategori kurang mampu, maka akan diberikan BLT Dana Desa.

    Baca Juga :  Teater Jurnalis Kembali Ramaikan Gelaran Festival Nasi Krawu KWG

    “Terkait Mbah Karomah yang terdata sudah meninggal dunia, itu kami mengetahuinya setelah mengecek di sistem penyaluran bansos. Mungkin ada kekeliruan dari Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) dan sudah kami urus untuk perubahan datanya,” paparnya.

    Sebelumnya sempat dikabarkan, Karomah (75) yang disebut oleh Pengacara Muh Sholeh ‘No Viral No Justice’ dalam medsos dan tinggal bersama saudaranya Maisaroh, selama dua tahun tidak menerima bansos.

    “Dua perempuan usia sudah lanjut. Sebelumnya mendapatkan bansos, tetapi dua tahun terakhir ini tidak mendapatkan bansos. Sudah datang ke balai desa, tapi oleh desa justru dikatakan sudah meninggal dunia,” ujar Cak Sholeh, dalam video yang diunggah olehnya di salah satu medsos.

    Baca Juga :  Geliatkan Ekonomi Warga, Pemdes Pandu Bentuk Kopdes Merah Putih

    Cak Sholeh pun mempertanyakan, kira-kira siapa yang mengambil jatah bansos tersebut. Jangan-jangan kasus ini banyak terjadi. Orang yang sedianya mendapatkan bansos, malah datanya dimatikan atau dinyatakan meninggal dunia.

    “Mungkin di desa-desa lain juga banyak. Ada orang hidup yang mestinya dapat bansos, tapi identitasnya dimatikan atau meninggal dunia,” ucap Sholeh.

    gresik
    Previous ArticleDigitalisasi Pajak Di Lamongan Berhasil Lampaui Target Realisasi Penerimaan
    Next Article Dapat Baju Polisi Dari Istri Kapolri Buat Siswa Berkebutuhan Khusus Menangis

    Berita Terkait

    Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

    21 Juli 2026

    Masukan DPRD Gresik Terkait Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    20 Juli 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    17 Juli 2026

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    16 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

    Pemkab Lamongan Bersama BBWS Bersiap Keruk Waduk Gondang dengan Metode Baru

    Masukan DPRD Gresik Terkait Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Kirab Adipura Disambut Meriah Warga, Bupati Gresik Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Sampah

    27 Februari 2026

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, beserta…

    Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM, Bupati Gresik Kunjungi Pasar Panganan Giri Biyen

    Bupati Gresik Salurkan Beasiswa Baznas Untuk Mahasiswa Kurang Mampu

    Polres Gresik Gelar Latihan Beladiri Guna Tingkatkan Kemampuan Personel

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.