Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Skor IHaI Kabupaten Lamongan 2026 Meningkat Signifikan, Bahkan Melampaui Jawa Timur

      10 Oktober 2026

      RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

      10 Oktober 2026

      Pemkab Lamongan Beri Apresiasi dan Jaminan Hari Tua Kepada 23 Kades Purna Tugas

      9 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

      9 Oktober 2026

      Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

      8 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD
    Pemerintahan

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    RedaksiBy Redaksi4 September 20264 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pembangunan infrastruktur jalan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, terus coba diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

    Salah satu di antaranya melalui pembangunan Jalan Poros Desa (JPD) ruas Klampok-Munggugebang, Kecamatan Benjeng. Pada tahun ini mulai ditangani melalui pengerjaan betonisasi, dan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus Pemkab Gresik sejak 2025. Percepatan tersebut dilakukan melalui APBD Perubahan 2025, APBD 2026, dan akan terus dilanjutkan hingga 2027.

    “Sejak 2025 kita memang fokus mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Benjeng dan Balongpanggang menjadi salah satu prioritas untuk pembangunan JPD,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, saat meresmikan pembangunan JPD ruas Klampok-Munggugebang, Jumat (4/9/2026).

    Menurut Gus Yani, pembangunan jalan harus dilakukan sebagai bagian dari jaringan konektivitas yang saling terhubung, bukan berdiri sendiri. Karena itu, penguatan infrastruktur perlu mencakup jalan kabupaten, JPD, jalan lingkungan, hingga jalur alternatif yang menghubungkan antardesa dan juga antarkecamatan.

    “Jangan sampai jalan dibangun sendiri-sendiri. Harus terkoneksi antara jalan kabupaten, JPD, jalan desa, termasuk jalan alternatif yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya,” ucap Gus Yani.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    Gus Yani lantas mencontohkan hal tersebut seperti pada penguatan konektivitas di wilayah utara Gresik, melalui jalur Manyar-Betoyo-Duduksampeyan. Sebab menurutnya, jaringan jalan yang terhubung akan memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus membuka akses terhadap berbagai aktivitas perekonomian.

    Karena itu, pembangunan infrastruktur jalan akan tetap menjadi salah satu konsentrasi Pemkab Gresik bersama DPRD hingga 2027. Pemerintah, dikatakan Gus Yani, tidak hanya mengejar pembangunan fisik, namun juga memastikan infrastruktur memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

    “Jalan ini bukan sekadar beton dan aspal. Ada mobilitas masyarakat, ada ekonomi, pertanian, anak-anak yang bersekolah, dan akses pelayanan dasar yang ikut bergerak ketika jalannya baik,” ungkapnya.

    Gus Yani menambahkan, untuk pembangunan JPD Klampok-Munggugebang yang telah selesai pada tahap pertama, diharapkan segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Sembari tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada warga Desa Klampok yang telah mendukung proses pembangunan, termasuk bersabar menghadapi gangguan aktivitas selama pekerjaan berlangsung.

    “Ngapunten sanget (mohon maaf, red) selama proses pembangunan ada aktivitas warga yang terganggu. Alhamdulillah, hari ini sudah selesai sesuai target dan sudah bisa dimanfaatkan,” kata Gus Yani.

    Baca Juga :  HUT ke-52 dan Hari Jadi ke-539, Pemkab Gresik Beri Diskon PBB dan Pemutihan Denda Pajak

    Gus Yani mengajak masyarakat untuk ikut merawat infrastruktur yang telah dibangun, termasuk juga mengapresiasi tradisi masyarakat setempat yang menanam pohon setelah pembangunan jalan selesai, sebagai bagian dari simbol merawat hasil pembangunan.

    “Setelah jalan jadi, biasanya kita tanam pohon. Saya titip kepada warga, jalan dan pohonnya sama-sama dirawat. Jangan hanya pemerintah yang merawat, masyarakat juga harus ikut menjaga,” harapnya.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik Dhiannita Tri Astuti menjelaskan, JPD Klampok-Munggugebang merupakan bagian dari program peningkatan kualitas jalan dan konektivitas antarwilayah, yang dilakukan Pemkab Gresik secara bertahap. Dengan ruas Klampok-Munggugebang memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer, sementara pada tahap yang dikerjakan tahun ini betonisasi dilakukan sepanjang sekitar 205 meter dengan lebar lima meter.

    “Jalan sebelumnya menggunakan paving block dan kondisinya sudah mengalami penurunan. Tahun ini kami melakukan penanganan, dengan konstruksi beton sepanjang kurang lebih 205 meter dan lebar lima meter,” jelas Dhiannita.

    Pembangunan ruas tersebut tidak berhenti pada pekerjaan tahun ini. Dengan Dhiannita mengatakan, Pemkab Gresik telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,3 miliar untuk melanjutkan penanganan JPD Klampok-Munggugebang pada tahun berikutnya. Kelanjutan menjadi bagian dari komitmen Pemkab Gresik memastikan pembangunan jalan berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan hingga 2027, terutama pada wilayah yang membutuhkan penguatan konektivitas.

    Baca Juga :  Resmikan Wisata Endel Park Golokan, Wabup Gresik Harap Berdampak Pada Kesejahteraan Masyarakat

    Selain ruas Klampok-Munggugebang, penanganan JPD melalui APBD 2026 secara keseluruhan bakal mencapai sekitar 4,5 kilometer. Pembangunan tersebar di sejumlah wilayah di antaranya, Kecamatan Duduksampeyan, Manyar, Menganti, Cerme, Benjeng, Kedamean, Wringinanom, Dukun, Balongpanggang, Bungah, Driyorejo, Ujungpangkah, Panceng, hingga Sangkapura di Pulau Bawean.

    “Pembangunan JPD ini kami harapkan, memberikan dampak langsung terhadap konektivitas masyarakat, terutama untuk mendukung kegiatan ekonomi, pertanian dan ketahanan pangan, akses pendidikan, serta pelayanan dasar,” kata Dhiannita.

    Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur perlu diikuti dengan pemeliharaan bersama. Masyarakat diharapkan menjaga badan dan bahu jalan, supaya fungsi jalan tetap optimal dan usia layanan infrastruktur dapat bertahan lebih lama.

    “Kami berharap, masyarakat ikut menjaga jalan yang sudah dibangun. Jangan sampai badan maupun bahu jalan digunakan atau dirusak, sehingga mengurangi fungsi jalan,” imbaunya.

    Dhiannita juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Benjeng, Pemerintah Desa Klampok, dan masyarakat, yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan hingga tahap pertama dapat diselesaikan sesuai target.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik Kecamatan Benjeng Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleMelalui School Lab Farming, Petrokimia Gresik Buktikan Pertanian Modern Bisa Memikat Generasi Z
    Next Article Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

    Berita Terkait

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    6 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Skor IHaI Kabupaten Lamongan 2026 Meningkat Signifikan, Bahkan Melampaui Jawa Timur

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    Pemkab Lamongan Beri Apresiasi dan Jaminan Hari Tua Kepada 23 Kades Purna Tugas

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Cara Pemdes Pengalangan Tingkatkan Pendapatan Warga, Sekaligus Menciptakan Lapangan Kerja

    13 November 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Pengalangan, Kecamatan Menganti, Gresik, mempunyai cara untuk meningkatkan pendapatan warga…

    Kabupaten Lamongan Terima Penghargaan Dalam Peringatan Harganas ke-33 Provinsi Jawa Timur

    RSUD dr Soegiri Jalin MoU Dengan 32 Puskesmas di Lamongan, Pelayanan Kesehatan Jadi Makin Mudah

    Karyawan Pupuk Indonesia Grup Gelar Program AKSI 2025 di Banyuwangi

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.