Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Cegah DBD, Pemdes Kepatihan Menganti Melakukan Fogging Mandiri
    Kesehatan

    Cegah DBD, Pemdes Kepatihan Menganti Melakukan Fogging Mandiri

    RedaksiBy Redaksi26 Mei 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Antisipasi mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Desa (Pemdes) Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik, melakukan pengasapan insektisida (fogging) secara mandiri.

    Langkah tersebut untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti, yang menjadi penyebab penyakit DBD. Adapun fogging tersebut dilaksanakan di empat dusun dan satu wilayah perumahan yang berada di lingkup Desa Kepatihan. Kepala Desa Kepatihan Dodik Soeprayogi mengaku, saat ini angka penderita DBD di Gresik meningkat, untuk itu pihaknya coba mengantisipasi dan mencegah penyebaran nyamuk penyebab penyakit tersebut dengan fogging.

    “Pemdes akan melakukan fogging secara mandiri, di seluruh wilayah desa Kepatihan secara bertahap. Pertama fogging dilakukan di beberapa dusun di Desa Kepatihan,” jelas Dodik, Minggu (25/5/2025).

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    Lebih lanjut Dodik mengatakan, fogging tersebut dilakukan bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran DBD di Desa Kepatihan, sehingga diharapkan jentik nyamuk dan nyamuk dewasa bisa mati, kemudian masyarakat desa setempat terhindar dari penyakit DBD. Tidak hanya melakukan fogging, Dodik juga mengajak masyarakat untuk melakukan 3 M Plus untuk mencegah DBD di antaranya, menguras bak mandi atau penampungan air dan mengubur barang bekas.

    “Kemudian menutup tempat penanpungan air dan hindari gigitan nyamuk, dengan memakai kelambu dan obat nyamuk saat tidur. Kami fokuskan fogging di lingkungan padat penduduk,” tambah Dodik.

    Fogging dilakukan oleh sejumlah perangkat desa dan relawan lingkungan, di mana pengasapan insektisida serupa akan dilakukan secara menyeluruh sesuai musyawarah bersama.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Beri Bantuan Untuk Ponpes Tanfidz Bareng KWG dan PWI

    “Hasil musyawarah bersama, kegiatan fogging dilaksanakan di seluruh wilayah Desa Kepatihan, secara bertahap. Awalnya fogging dilakukan di Dusun Kepatihan, sampai seluruh wilayah desa,” terangnya.

    Dituturkan Dodik, kegiatan fogging tersebut murni memakai anggaran Dana Desa (DD), sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat DD pada sektor kesehatan. Selain fogging, Pemdes Kepatihan juga melaksanakan edukasi langsung kepada warga pentingnya membersihkan lingkungan, dengan rutin melakukan pemantauan jentik nyamuk melalui kader jumantik desa.

    “Kami akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan bebas dari potensi penyebaran DBD,” kata Dodik.

    gresik Menganti
    Previous ArticleZiarah Makam Leluhur Jelang Puncak Hari Jadi Lamongan ke-456
    Next Article Ini yang Dilakukan Jajaran Forkopimda Lamongan Jelang Puncak HJL ke-456

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Digitalisasi Pajak Di Lamongan Berhasil Lampaui Target Realisasi Penerimaan

    26 Februari 2025

    MINATBACA.com – Sejak 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menetapkan digitalisasi pembayaran pajak, dengan ini berhasil…

    SIG dan Timah Properti Kolaborasi Bangun Perumahan di Bekasi

    Bupati Tegaskan Sekolah Rakyat di Gresik Harus Jadi Percontohan Daerah Lain

    Busana Khas Lamongan Diperkenalkan Saat Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.