Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026

      Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Cegah DBD, Pemdes Kepatihan Menganti Melakukan Fogging Mandiri
    Kesehatan

    Cegah DBD, Pemdes Kepatihan Menganti Melakukan Fogging Mandiri

    RedaksiBy Redaksi26 Mei 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Antisipasi mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Desa (Pemdes) Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik, melakukan pengasapan insektisida (fogging) secara mandiri.

    Langkah tersebut untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti, yang menjadi penyebab penyakit DBD. Adapun fogging tersebut dilaksanakan di empat dusun dan satu wilayah perumahan yang berada di lingkup Desa Kepatihan. Kepala Desa Kepatihan Dodik Soeprayogi mengaku, saat ini angka penderita DBD di Gresik meningkat, untuk itu pihaknya coba mengantisipasi dan mencegah penyebaran nyamuk penyebab penyakit tersebut dengan fogging.

    “Pemdes akan melakukan fogging secara mandiri, di seluruh wilayah desa Kepatihan secara bertahap. Pertama fogging dilakukan di beberapa dusun di Desa Kepatihan,” jelas Dodik, Minggu (25/5/2025).

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Tandatangani MoU dengan KBRI Malaysia

    Lebih lanjut Dodik mengatakan, fogging tersebut dilakukan bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran DBD di Desa Kepatihan, sehingga diharapkan jentik nyamuk dan nyamuk dewasa bisa mati, kemudian masyarakat desa setempat terhindar dari penyakit DBD. Tidak hanya melakukan fogging, Dodik juga mengajak masyarakat untuk melakukan 3 M Plus untuk mencegah DBD di antaranya, menguras bak mandi atau penampungan air dan mengubur barang bekas.

    “Kemudian menutup tempat penanpungan air dan hindari gigitan nyamuk, dengan memakai kelambu dan obat nyamuk saat tidur. Kami fokuskan fogging di lingkungan padat penduduk,” tambah Dodik.

    Fogging dilakukan oleh sejumlah perangkat desa dan relawan lingkungan, di mana pengasapan insektisida serupa akan dilakukan secara menyeluruh sesuai musyawarah bersama.

    Baca Juga :  Dokter Alif - Gus Yani Bersiap Dilantik Sebagai Wakil dan Bupati Gresik

    “Hasil musyawarah bersama, kegiatan fogging dilaksanakan di seluruh wilayah Desa Kepatihan, secara bertahap. Awalnya fogging dilakukan di Dusun Kepatihan, sampai seluruh wilayah desa,” terangnya.

    Dituturkan Dodik, kegiatan fogging tersebut murni memakai anggaran Dana Desa (DD), sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat DD pada sektor kesehatan. Selain fogging, Pemdes Kepatihan juga melaksanakan edukasi langsung kepada warga pentingnya membersihkan lingkungan, dengan rutin melakukan pemantauan jentik nyamuk melalui kader jumantik desa.

    “Kami akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan bebas dari potensi penyebaran DBD,” kata Dodik.

    gresik Menganti
    Previous ArticleZiarah Makam Leluhur Jelang Puncak Hari Jadi Lamongan ke-456
    Next Article Ini yang Dilakukan Jajaran Forkopimda Lamongan Jelang Puncak HJL ke-456

    Berita Terkait

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    17 Juli 2026

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    16 Juli 2026

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    16 Juli 2026

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    16 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    INTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan

    21 April 2026

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ‘menggelar’ karpet merah di INTERCEM Asia 2026,…

    Selaras dengan Program Prioritas, Pemkab Lamongan Dukung Tujuh Gagasan Utama PCNU

    Warga Desa Prupuh Gelar Sedekah Bumi, Sekaligus Syukuran HUT RI ke-79

    Jamaah Haji 2026 Kabupaten Lamongan, Jadi yang Terbanyak Kedua se-Jawa Timur

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.