Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Senam Lin Tien Kung dan Cek Kesehatan Gratis Meriahkan Peringatan HLUN ke-30 di Lamongan

      7 Juni 2026

      Praktik Baik Pemanfaatan SIBI Untuk Pembelajaran, Lamongan Raih Penghargaan Terbaik 3 Nasional

      6 Juni 2026

      Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

      4 Juni 2026

      Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

      2 Juni 2026

      Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

      2 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»INTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan
    Ekonomi

    INTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan

    RedaksiBy Redaksi21 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ‘menggelar’ karpet merah di INTERCEM Asia 2026, sebagai panggung untuk memperluas kolaborasi global dalam pengembangan inovasi bahan bangunan dan rantai pasok berkelanjutan.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi SIG menuju bisnis yang lebih customer-centric dan bernilai tambah tinggi. Di mana langkah progresif ditunjukkan SIG dalam menggarap industri bahan bangunan, melalui inovasi produk derivatif (turunan) untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.

    Wakil Direktur Utama SIG Andriano Hosny Panangian mengatakan, bahan bangunan memiliki pasar yang sangat potensial di Indonesia. Sebagai pemimpin di industri, SIG terus meningkatkan kapabilitasnya dengan menghadirkan beragam inovasi produk bahan bangunan dan mengoptimalkan jaringan operasional yang luas untuk menyokong kebutuhan konstruksi di seluruh wilayah Indonesia bahkan regional.

    “Industri bahan bangunan di Indonesia memiliki ekosistem sangat besar, di mana industri semen baru berkontribusi sekitar 11 persen dari total biaya material konstruksi bangunan, dan masih terdapat 89 persen potensi dari bahan bangunan lainnya yang bisa digarap,” ungkap Andriano, saat konferensi ‘Leading Sustainable Building Solution for a Resilient Future’ dalam rangkaian INTERCEM Asia 2026, Rabu (15/4/2026).

    “Sementara SIG memiliki kemampuan distribusi dan network, yang paling besar dan kuat di industri ini. Karena itu, SIG bergerak ke arah bisnis yang lebih customer-centric dan value-driven, dengan terus berinovasi menghadirkan produk derivatif,” jelasnya.

    Andriano tidak lupa menyoroti inisiatif peningkatan efisiensi energi, untuk lebih adaptif menghadapi dinamika bisnis. Dia menjelaskan, SIG meletakkan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi dalam operasional, di antaranya dengan mengoptimalkan digitalisasi dan memperluas kolaborasi untuk rantai pasok yang berkelanjutan. Penggunaan bahan bakar alternatif dari biomassa, refuse-derived fuel (RDF), dan limbah industri, dalam proses produksi juga terus ditingkatkan, sekaligus pengembangan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya, dan konversi gas panas buang menjadi energi listrik (Waste Heat Recovery Power Generation/WHRPG).

    Pada 2025, SIG berhasil meningkatkan substitusi energi panas (thermal substitution rate) menjadi 9,77 persen dari sebelumnya 7,56 persen pada 2024. SIG juga berhasil menurunkan intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) cakupan 1 menjadi 561 kilogram CO2/ton cement equivalent, atau turun 21 persen dibanding baseline tahun 2010. Sementara emisi GRK cakupan 2 (emisi tidak langsung dari energi listrik) berhasil turun menjadi 57 kilogram CO2/ton cement equivalent atau turun 15 persen dibandingkan baseline tahun 2019. Langkah strategis ini, dilakukan untuk mendukung inisiatif SIG menghadirkan produk semen dan bahan bangunan ramah lingkungan yang rendah karbon.

    Adapun strategi transformasi bisnis SIG terangkum dalam empat pilar utama. Di antaranya inovasi produk berbasis keberlanjutan, kemitraan strategis dan diversifikasi ekosistem, keunggulan rantai pasok dan komersial, serta optimalisasi digital dan teknologi. Di mana empat pilar utama tersebut ditetapkan untuk mengurangi potensi risiko, demi keberlanjutan di masa mendatang.

    Dia juga menambahkan, INTERCEM Asia membuka peluang untuk memperluas kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di industri. Mulai dari produsen, pemasok, hingga penyedia teknologi, guna mendukung langkah transformasi SIG.

    Sementara Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian Emmy Suryandari menyampaikan, industri semen dan mineral nonlogam memainkan peranan dalam pembangunan di Indonesia. Pada 2025, sektor tersebut tercatat tumbuh sebesar 6,16 persen dengan nilai investasi mencapai Rp25 triliun, nilai ekspor sebesar USD1,79 miliar, serta menyerap lebih dari 900.000 tenaga kerja.

    ”Indonesia terbuka untuk memperkuat kolaborasi dengan mitra global dalam mendorong industri semen yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, INTERCEM Asia 2026 tidak hanya menjadi forum pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik, tetapi juga platform strategis untuk memperdalam kemitraan serta mendorong percepatan inovasi dan ketahanan industri di masa depan,” tutur Emmy.

    Bisnis berkelanjutan SIG INTERCEM Asia 2026 semen indonesia SIG Wakil Direktur Utama SIG Andriano Hosny Panangian
    Previous ArticleWakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya
    Next Article Bupati Gresik; CSR Itu Bukan Charity, Bukan Belas Kasih

    Berita Terkait

    Kolaborasi dengan BRIN, SIG Perkuat Riset untuk Menciptakan Produk dan Layanan Berkelanjutan

    20 Mei 2026

    Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

    13 Mei 2026

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    8 Mei 2026

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    8 Mei 2026

    Tidak Sekedar Untuk Solusi Perbaikan Jalan, Berikut Manfaat Beton Cepat Kering yang Dihadirkan SIG

    6 Mei 2026

    Rumah BUMN SIG Bantu UMKM Batik Rembang Menembus Pasaran Global

    5 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Senam Lin Tien Kung dan Cek Kesehatan Gratis Meriahkan Peringatan HLUN ke-30 di Lamongan

    Praktik Baik Pemanfaatan SIBI Untuk Pembelajaran, Lamongan Raih Penghargaan Terbaik 3 Nasional

    Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Sosialisasi Penambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi Ala Petrokimia Gresik di NTT

    16 Mei 2024

    MINATBACA.com – Dalam rangka sosialisasi penambahan alokasi pupuk 2024 yang ditetapkan oleh pemerintah dari 4,7…

    Sebanyak 280 Peserta Meriahkan Pameran Bonsai di Lamongan

    Lapor Gus Mendapat Respons Sangat Positif Dari Masyarakat Gresik

    Komitmen Pemkab Gresik Untuk Hidupkan Koperasi Desa Merah Putih

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.