Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Bersama Jajaran Forkopimda Lamongan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

      14 Agustus 2026

      Memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Apel Besar Digelar di Alun Alun Lamongan

      14 Agustus 2026

      Ulang Janji Kwarcab Gerakan Pramuka Lamongan, Jelang Peringatan Hari Pramuka ke-65

      14 Agustus 2026

      Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

      13 Agustus 2026

      Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

      13 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Kontribusi SIG Bagi Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh Melalui Pengolahan Sampah
    Ekonomi

    Kontribusi SIG Bagi Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh Melalui Pengolahan Sampah

    RedaksiBy Redaksi22 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui unit usaha PT Solusi Bangun Andalas, mengubah persoalan sampah kelapa dari kawasan wisata Pantai Lampuuk, Aceh, menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

    Dengan program bertajuk Sakeladera (Sampah Kelapa untuk Desa Sejahtera), sekitar 60 ton limbah kelapa per bulan diolah menjadi cocopeat (serbuk halus dari sabut kelapa) untuk campuran pakan ternak. Berhasil menekan biaya pakan peternak unggas hingga 60 persen, sekaligus mengurangi emisi karbon dari pembakaran sampah.

    Adapun program Sakeladera lahir dilatarbelakangi timbulan sampah kelapa dari aktivitas pariwisata di Pantai Lampuuk yang mencapai sekitar 60 ton per bulan, yang dibiarkan membusuk atau dimusnahkan dengan cara dibakar, sehingga menghasilkan emisi karbon hingga 34,8 ton CO₂ per bulan. Di satu sisi, para peternak unggas lokal mengalami kesulitan mendapatkan pakan dan bergantung pada pasokan dari luar daerah, hingga membuat biaya pakan yang harus dikeluarkan mencapai Rp48 juta per bulan.

    Pada 2024, PT Solusi Bangun Andalas menginisiasi program Sakeladera. Dalam pelaksanaan, pihak perusahaan kembali menggandeng komunitas Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil) yang sebelumnya telah bekerja sama dalam program Sobat Si Abes (Solusi Bangun Andalas Sahabat Pesisir) sejak 2022. Tidak hanya memberi bantuan peralatan pengolah sampah kelapa menjadi cocopeat sebagai alternatif campuran pakan ternak, namun pihak perusahaan juga memberi edukasi dan pendampingan menyeluruh kepada Basagemil, serta ikut menyosialisasikan kepada masyarakat sehingga program dapat diterima dan berjalan dengan baik.

    Baca Juga :  SIG Dapat Kiriman Perdana Bahan Bakar Sampah Dari Pemkab Jombang

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, program Sakeladera adalah wujud komitmen SIG terhadap pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan pilar keberlanjutan pihak perusahaan yakni, ‘Perlindungan terhadap Lingkungan dan Menciptakan Nilai untuk Karyawan dan Komunitas’ dalam Sustainability Roadmap SIG 2030.

    “Sustainability Roadmap SIG 2030 merupakan panduan strategis bagi seluruh entitas bisnis SIG dalam mewujudkan komitmen keberlanjutan, yang memuat strategi dan indikator kinerja keberlanjutan secara komprehensif dan aplikatif,” ujar Vita.

    “Program Sakeladera PT Solusi Bangun Andalas selaku unit usaha SIG, menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Aceh,” terangnya.

    Tidak sekedar manfaat, namun program Sakeladera terbukti berhasil memberi dampak positif berganda. Selain timbulan sampah berhasil diturunkan menjadi 20 hingga 24 ton per bulan dari sebelumnya 60 ton per bulan, juga berhasil membantu sejumlah kelompok peternak unggas di Lhoknga, Aceh, dalam menurunkan biaya pakan hingga 60 persen atau sekitar Rp28,2 juta per bulan, sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

    Baca Juga :  Dukungan Kerja Sama Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik Dari Lamongan

    Selain itu, program Sakeladera juga menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat lokal, sebab melibatkan sebanyak 28 orang dalam proses rantai pasok. Mulai dari pengumpulan sampah kelapa di pantai, proses pemilahan dan pengolahan menjadi cocopeat, hingga untuk distribusi. Produk cocopeat juga telah dinyatakan lulus uji laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Industri, terkait kandungan kalsium dan protein yang dimiliki.

    “Program Sakeladera menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan dengan rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,5. Artinya, setiap Rp1 investasi, menghasilkan Rp2,5 manfaat bagi masyarakat. Kami memberikan apresiasi kepada PT Solusi Bangun Andalas atas inovasi sosial ini, yang telah menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan terbukti berhasil mengatasi kerusakan lingkungan,” ungkap Vita.

    Baca Juga :  SIG Dukung Percepatan Program Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

    Salah seorang penerima manfaat M Ikhsan menyampaikan, terima kasih atas kehadiran dan kepedulian SIG terhadap masyarakat, khususnya para peternak lokal. Ikhsan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Puyuh Andalas binaan PT Solusi Bangun Andalas menilai, program Sakeladera telah banyak membawa perubahan positif dan berdampak langsung pada kelancaran operasional usaha yang dijalankan oleh kelompoknya.

    “Program Sakeladera sangat inovatif dan memberi banyak manfaat. Program ini telah membawa perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ikhsan.

    “Sekarang sampah kelapa tidak lagi dibuang percuma. Kami bisa mengolahnya menjadi produk yang bernilai ekonomi, bahkan membantu menekan biaya produksi pakan ternak. Terima kasih SIG dan PT Solusi Bangun Andalas. Semoga sukses selalu dan terus peduli kepada kami masyarakat,” lanjutnya.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni kebersihan sampah semen indonesia SIG
    Previous ArticleJawaban Bupati Lamongan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
    Next Article Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

    Berita Terkait

    Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

    13 Agustus 2026

    SIG Meraih ESG Award 2026 dari KEHATI Berkat Inovasi Rendah Karbon dan Konsisten Kurangi Emisi

    13 Agustus 2026

    Direktur Operasi SIG Tinjau Langsung Optimalisasi Produksi dan Distribusi Semen

    10 Agustus 2026

    SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

    5 Agustus 2026

    Direktur Utama SIG Terjun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan Normal

    5 Agustus 2026

    SIG Catat Penjualan 18 Juta Ton pada Semester I Tahun 2026

    27 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Bersama Jajaran Forkopimda Lamongan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

    Memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Apel Besar Digelar di Alun Alun Lamongan

    Ulang Janji Kwarcab Gerakan Pramuka Lamongan, Jelang Peringatan Hari Pramuka ke-65

    Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

    Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    30 Mei 2026

    MINATBACA.com – Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) kembali menyalurkan daging hewan kurban kepada masyarakat di sekitar…

    Bupati Serahkan Bonus Rp9,3 Miliar Untuk Kontingen Gresik yang Berprestasi di Porprov IX Jawa Timur

    Akhir Pekan Ini PLN Mobile Proliga 2024 Berlangsung di GOR Tri Dharma Gresik

    Modus Cek Kosong, Wanita di Gresik Rugikan Korban Hingga Rp3 Miliar

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.