Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Skor IHaI Kabupaten Lamongan 2026 Meningkat Signifikan, Bahkan Melampaui Jawa Timur

      10 Oktober 2026

      RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

      10 Oktober 2026

      Pemkab Lamongan Beri Apresiasi dan Jaminan Hari Tua Kepada 23 Kades Purna Tugas

      9 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

      9 Oktober 2026

      Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

      8 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Meraih Paten Inovasi Silika Berkat Ubah Produk Samping Jadi Solusi Agroindustri
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Meraih Paten Inovasi Silika Berkat Ubah Produk Samping Jadi Solusi Agroindustri

    RedaksiBy Redaksi21 September 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Inovasi solusi agroindustri kembali berhasil dikembangkan PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero).

    Terbaru adalah, berhasil mengembangkan inovasi pemanfaatan produk samping silika, sebagai bahan penyaring belerang cair dalam proses produksi asam sulfat. Inovasi tersebut berhasil mengubah material yang sebelumnya menjadi tantangan dalam pengelolaan menjadi bahan bernilai guna, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap bahan penyaring dari pihak lain.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan, inovasi tersebut telah memperoleh sertifikat paten sederhana dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Dengan sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas, kepada Senior Vice President (SVP) Operasi III Petrokimia Gresik Bambang Ariwibowo, dalam kegiatan What’s Up Campus Calls Out (WCCO) yang diselenggarakan Kementerian Hukum Republik Indonesia di Airlangga Convention Center, beberapa waktu lalu.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Kembali Raih Golden Star Trophy Top CSR Awards 2025

    “Selama ini, penyaringan belerang cair menggunakan diatomaceous earth yang diperoleh dari pihak lain,” ujar Daconi, Senin (21/9/2026).

    “Melalui inovasi ini, kami tidak hanya menemukan solusi atas produk samping silika yang dihasilkan perusahaan, tetapi juga menghadirkan alternatif bahan penyaring yang dapat mendukung efisiensi proses produksi,” terangnya.

    Adapun silika merupakan produk samping dari proses produksi aluminium fluorida (AlF₃). Dengan setiap bulan, unit produksi tersebut menghasilkan sekitar 990 ton silika dalam bentuk padatan. Volume tersebut membutuhkan pengelolaan, serta area penyimpanan yang memadai. Tantangan yang lantas mendorong Petrokimia Gresik mengembangkan silika, sebagai alternatif bahan penyaring pada proses produksi asam sulfat.

    Sementara asam sulfat merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam proses produksi pupuk, yang dalam proses produksinya terdapat tahapan penyaringan belerang cair, untuk menghasilkan bahan yang bersih dan memenuhi standar mutu. Melalui inovasi yang dikembangkan Petrokimia Gresik, silika hasil samping produksi aluminium fluorida, kini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan penyaring dalam proses tersebut.

    Baca Juga :  Platform Komunikasi Petrokimia Gresik Berhasil Raih Penghargaan Bergengsi

    Pemanfaatan silika memberi manfaat ganda bagi pihak perusahaan. Selain mengoptimalkan produk samping agar memiliki nilai guna, inovasi tersebut juga mengurangi kebutuhan terhadap bahan penyaring dari pihak lain, serta berpotensi menekan biaya proses produksi.

    Sementara dari sisi ekonomi, pemanfaatan silika sebagai alternatif bahan penyaring, diproyeksikan mampu memberi potensi penghematan hingga sekitar Rp259,6 juta per tahun. Efisiensi berasal dari pengurangan kebutuhan pembelian diatomaceous earth, serta optimalisasi pemanfaatan produk samping silika, yang sebelumnya membutuhkan pengelolaan dan penyimpanan tersendiri.

    “Melalui inovasi ini, kami ingin membangun cara pandang bahwa produk samping tidak selalu menjadi beban pengelolaan. Dengan riset dan inovasi yang tepat, material tersebut dapat dikembangkan menjadi solusi yang mendukung efisiensi dan keberlanjutan proses industri,” jelas Daconi.

    Baca Juga :  Melalui Program Magang dan Beasiswa, Petrokimia Gresik Andil Siapkan Pemuda Unggul

    Sertifikat paten sederhana yang diterima, sekaligus juga menjadi pengakuan terhadap inovasi yang dikembangkan oleh Petrokimia Gresik dalam menjawab kebutuhan operasional. Inovasi membuka peluang pengembangan pemanfaatan silika secara lebih luas, termasuk untuk kebutuhan industri lain dengan karakteristik proses yang serupa.

    “Ke depan, kami akan terus mendorong lahirnya inovasi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Bukan hanya dari sisi ekonomi dan efisiensi, tetapi juga melalui optimalisasi sumber daya dan pemanfaatan produk samping secara lebih berkelanjutan,” tutur Daconi.

    Agroindustri Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob inovasi Petrokimia Gresik Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia
    Previous ArticlePMI Tegaskan Stok Darah di Kabupaten Lamongan Masih Mencukupi
    Next Article Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

    Berita Terkait

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    3 Oktober 2026

    Perkuat Layanan Kesehatan, Petro Graha Medika Jalin Kerja Sama dengan IHH Healthcare Singapore

    2 Oktober 2026

    Cara Petrokimia Gresik Bantu Berdayakan Warga Sekitar Perusahaan Guna Dukung Ketahanan Pangan

    29 September 2026
    Search
    Terkini

    Skor IHaI Kabupaten Lamongan 2026 Meningkat Signifikan, Bahkan Melampaui Jawa Timur

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    Pemkab Lamongan Beri Apresiasi dan Jaminan Hari Tua Kepada 23 Kades Purna Tugas

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Inspirasi

    Desainer Jersey LFC Rifqee Hulk Menyebut, Desain Jersey LFC 3.0 Paling Kompleks

    24 April 2026

    MINATBACA.com – Kegemaran Rifqee Hulk, desainer jersey profesional asal Kabupaten Lamongan dalam mendesain, rupanya sudah…

    Gelar Rapat TKPKD, Pemkab Lamongan Percepat Pengentasan Kemiskinan

    Bantuan Polres Gresik Untuk Para Korban Banjir di Jawa Tengah

    Bersama Sekjen Kemensos, Bupati Gresik Visitasi ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.