Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Dukung Program Closed Loop Kemenko Perekonomian
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Dukung Program Closed Loop Kemenko Perekonomian

    RedaksiBy Redaksi6 September 20244 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Closed Loop Agribisnis Hortikultura yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia untuk kesejahteraan petani di Jawa Timur.

    Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid bersama Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian Yuli Sri Wilanti di balai Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Malang, Jawa Timur, baru-baru ini. Karena lokasi pertama, di desa binaan program Tawangargo Smart-Eco Farming Village (TAMENG).

    Robby menjelaskan, closed loop merupakan bentuk kolaborasi multi-stakeholder yang bertujuan untuk memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, sehingga kesejahteraan petani dapat lebih ditingkatkan. Forum ini juga menjembatani petani hortikultura, mulai dari penyediaan bibit berkualitas, agro input, sarana, modal hingga offtaker.

    “Closed loop ini selaras dengan program Makmur, yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN Republik Indonesia maupun program Agrosolution yang dijalankan Pupuk Indonesia,” kata Robby.

    “Kami sangat mengapresiasi, dengan adanya closed loop ini Petrokimia Gresik bisa berkontribusi dan memberi manfaat layanan maupun produk berkualitas lebih banyak bagi petani,” imbuhnya.

    Baca Juga :  53 Tahun Petrokimia Gresik Bertumbuh Serta Berinovasi Untuk Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat

    Robby menambahkan, Petrokimia Gresik bangga dapat berpartisipasi dalam program kemitraan tersebut. Dengan inisiatif ini bukan hanya langkah maju dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan, namun juga wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    Di Jawa Timur, peluncuran program closed loop dilakukan di area community development (comdev) TAMENG, yang merupakan kawasan binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik.

    Program TAMENG bertujuan untuk mewujudkan sustainable agriculture, dengan peningkatan kapasitas SDM pertanian, adaptasi perubahan iklim dan intensifikasi untuk mencapai ketahanan pangan.

    Program ini penting, mengingat salah satu kendala utama petani adalah perubahan iklim. Sehingga dalam konsep ini, Petrokimia Gresik berupaya mengajak para petani untuk menerapkan teknik climate smart agriculture, yang tidak hanya menjaga keberlanjutan pertanian, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani.

    Pada pembinaan TAMENG, Petrokimia Gresik juga mengimplementasikan Smart Precision Farming sebagai salah satu upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Petrokimia Gresik mendorong regenerasi petani dengan membuat iklim tani yang lebih modern.

    Baca Juga :  Berkat Inovasi Memajukan Pertanian di Indonesia, Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan

    Selain itu, membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan edukasi, yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani. Petrokimia Gresik juga membimbing petani untuk mampu mengadopsi berbagai teknologi terkini seperti Internet of Things (IoT), sistem drip dan alat uji tanah yang telah terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan mempermudah pekerjaan para petani. Implementasi teknologi ini juga telah menarik minat para petani muda, untuk terjun dan berkontribusi dalam dunia pertanian.

    “Program ini juga telah mendapatkan banyak apresiasi, dari stakeholder di level nasional. Karena dinilai mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi petani, serta memberikan dampak baik yang berkelanjutan,” tandas Robby.

    Adapun peran Petrokimia Gresik dalam kerja sama closed loop ini di antaranya, menyediakan layanan Mobil Uji Tanah, sehingga petani bisa mendapatkan rekomendasi pemupukan yang presisi.

    Petrokimia Gresik juga menyediakan akses pupuk nonsubsidi bagi petani penerima manfaat, serta melakukan kawalan budidaya dan pengendalian hama penyakit dengan menggunakan produk dan layanan terbaik dari pihak perusahaan.

    Baca Juga :  Dukung Regenerasi Petani, Petrokimia Gresik Terjunkan 54 Mahasiswa Polbangtan

    Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan fasilitas pertanian oleh PT Petrokimia Gresik berupa rumah uji coba pertanian dan rumah pengolahan pupuk organik cair. Petani juga mendapat fasilitas atau alat uji tanah mandiri, sehingga dapat dimanfaatkan untuk budidaya lebih efektif dan efisien di berbagai komoditas hortikultura.

    Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian Yuli Sri Wilanti menambahkan, melalui program closed loop, pihak yang bekerja sama akan melakukan pendampingan kepada petani dari hulu hingga hilir. Bagaimana petani bisa produksi sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga ada jaminan pasar dan harganya, serta mendorong kesejahteraan petani.

    “Petani kita perhatikan mulai dari pupuk, bibit dan pembiayaannya. Bagaimana cara budidaya yang baik, bagaimana pascapanen atau pemasarannya,” ujar Yuli.

    “Sebagai contoh petani di TAMENG sebagai pertanian pertama di Malang, yang mengadopsi smart precision farming. Jika ada peningkatan produktivitas, jaminan harga dan berdampak positif kesejahteraan, akan semakin banyak petani yang tergabung dalam program ini,” tutupnya.

    Petrokimia Gresik
    Previous ArticlePemkab Dengan Baznas Gresik Berikan Tunjangan Kehormatan Untuk Huffadz
    Next Article Pemdes Mojosarirejo Gelar Turnamen Voli Kepala Desa Cup 2024

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    21 Agustus 2026

    Dalang Lintas Generasi Buat Pementasan Wayang Kulit oleh Petrokimia Gresik Semakin Meriah

    20 Agustus 2026

    Melalui Pestani Rawit Groo Festival, Petrokimia Gresik Bantu Tingkatkan Produktivitas Cabai Rawit

    15 Agustus 2026

    Ribuan Peserta Antusias Mengikuti Jalan Sehat yang Diadakan Petrokimia Gresik

    12 Agustus 2026

    Bukti Program TJSL Hadirkan Inovasi, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan

    11 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Nataru Petani Tak Perlu Khawatir, Sebanyak 236.486 Ton Pupuk Subsidi Dipersiapkan Petrokimia Gresik

    26 Desember 2025

    MINATBACA.com – Pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi…

    Muscab PKB Gresik, Nama Syahrul Munir Menguat Untuk Memimpin

    Pesan Pelukis Cilik Gresik Dalam Karya Bertema ‘The Colour of Journey’

    SIG Raih Penghargaan Customer Engagement Program of The Year

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.