Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

      4 Juni 2026

      Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

      2 Juni 2026

      Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

      2 Juni 2026

      Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

      2 Juni 2026

      Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

      1 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Pemdes Kalirejo Beri Klarifikasi Terkait Warga yang Dikabarkan Tidak Menerima Bansos
    sosial

    Pemdes Kalirejo Beri Klarifikasi Terkait Warga yang Dikabarkan Tidak Menerima Bansos

    RedaksiBy Redaksi26 Februari 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kalirejo, Kecamatan Dukun, Gresik, akhirnya memberikan klarifikasi dan coba meluruskan terkait kabar viral jika salah seorang warga mengaku dua tahun tidak pernah menerima bantuan sosial (bansos).

    Kepala Desa Kalirejo Syaiful Arif mengatakan, warga desa yang dipimpin olehnya dengan mengaku tidak menerima bansos di media sosial (medsos) dan sempat viral tersebut bernama Karomah, yang selama ini tinggal satu rumah bersama Maisaroh saudaranya yang sama-sama lanjut usia (lansia).

    “Dari data yang ada di desa termasuk ada dokumentasi fotonya, yang bersangkutan (Karomah) terakhir kali menerima bansos PKH-BPNT pada Bulan Mei 2024 sebesar Rp1,2 juta,” beber Syaiful, Rabu (26/2/2025).

    Syaiful menuturkan, usai pertengahan tahun 2024 memang ada perubahan data. Di mana Karomah tidak lagi terdaftar sebagai penerima bansos PKH maupun BPNT, dikarenakan diganti oleh Maisyaroh yang tinggal serumah.

    “Dikarenakan beliau (Karomah) tidak aktif sebagai penerima bansos PKH dan BPNT, maka beliau kami alihkan sebagai penerima BLT DD tahun 2025. Sebagai gantinya tahun 2025 Bu Maisyaroh yang terdaftar sebagai penerima PKH-BPNT,” terang Syaiful.

    “Padahal Bu Maisyaroh (saudara Karomah) Selasa (25/2/2025) kemarin baru saja mengambil bansos PKH sebesar Rp600 ribu di kantor Pos. Kami juga ada dokumen fotonya,” lanjutnya.

    Syaiful pun menegaskan, daftar penerima bansos PKH maupun BPNT, merupakan kewenangan dari Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial. Sehingga bagi yang belum terdaftar dan masuk kategori kurang mampu, maka akan diberikan BLT Dana Desa.

    “Terkait Mbah Karomah yang terdata sudah meninggal dunia, itu kami mengetahuinya setelah mengecek di sistem penyaluran bansos. Mungkin ada kekeliruan dari Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) dan sudah kami urus untuk perubahan datanya,” paparnya.

    Sebelumnya sempat dikabarkan, Karomah (75) yang disebut oleh Pengacara Muh Sholeh ‘No Viral No Justice’ dalam medsos dan tinggal bersama saudaranya Maisaroh, selama dua tahun tidak menerima bansos.

    “Dua perempuan usia sudah lanjut. Sebelumnya mendapatkan bansos, tetapi dua tahun terakhir ini tidak mendapatkan bansos. Sudah datang ke balai desa, tapi oleh desa justru dikatakan sudah meninggal dunia,” ujar Cak Sholeh, dalam video yang diunggah olehnya di salah satu medsos.

    Cak Sholeh pun mempertanyakan, kira-kira siapa yang mengambil jatah bansos tersebut. Jangan-jangan kasus ini banyak terjadi. Orang yang sedianya mendapatkan bansos, malah datanya dimatikan atau dinyatakan meninggal dunia.

    “Mungkin di desa-desa lain juga banyak. Ada orang hidup yang mestinya dapat bansos, tapi identitasnya dimatikan atau meninggal dunia,” ucap Sholeh.

    gresik
    Previous ArticleDigitalisasi Pajak Di Lamongan Berhasil Lampaui Target Realisasi Penerimaan
    Next Article Dapat Baju Polisi Dari Istri Kapolri Buat Siswa Berkebutuhan Khusus Menangis

    Berita Terkait

    Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

    4 Juni 2026

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    2 Juni 2026

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    2 Juni 2026

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    2 Juni 2026

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    30 Mei 2026

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    29 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Kapolsek Gresik Kota dan Ujung Pangkah Berganti Sosok

    13 Mei 2024

    GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, memimpin upacara serah terima dan pengukuhan jabatan…

    Ketua DPRD Dukung Aplikasi GresikSoya, Langkah Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat

    Kolaborasi Cargill dan Pemkab Gresik Dalam Mencegah Stunting

    Pemdes Segoromadu Optimalkan BLT DD Untuk Dapat Menekan Kemiskinan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.