Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Melantik Pengurus Perwosi Lamongan Periode 2025-2029

      16 September 2026

      Optimistis Produksi Garam di Kabupaten Lamongan Akan Terus Meningkat

      16 September 2026

      Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

      16 September 2026

      Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

      15 September 2026

      Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000

      15 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa
    Pemerintahan

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    RedaksiBy Redaksi2 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperluas jangkauan program ‘Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak (Bunda Puspa)’ tahun 2026.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, program yang termasuk dalam Nawa Karsa Gresik Seger tersebut diperluas dengan menyasar 80 desa di delapan kecamatan. Sebagai upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan dan stunting, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga.

    Washil juga menegaskan, Bunda Puspa merupakan salah satu instrumen strategis Pemkab Gresik dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, melalui penguatan peran perempuan. Dengan hal tersebut diungkapkan Washil, pada saat membuka kegiatan pembekalan bagi tim pelaksana kegiatan Bunda Puspa di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Selasa (2/6/2026)

    “Program Bunda Puspa merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Perempuan memiliki peran strategis, dalam pembangunan keluarga maupun pembangunan daerah,” ujar Washil.

    Sebab menurut Washil, keberhasilan program pemberdayaan perempuan, akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Karena itu, seluruh tim pelaksana diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan program di tingkat desa dan kelurahan.

    Baca Juga :  Cegah Stunting, Desa Mriyunan Sidayu Dorong Ketahanan Pangan Warga

    “Jika ibu-ibunya kuat, maka desa dan kelurahan tersebut akan menjadi kuat. Saya berharap, outcome dari program ini dapat dimaksimalkan dengan baik oleh seluruh tim pelaksana di lapangan,” ungkapnya.

    Washil lantas menjelaskan, terdapat enam outcome utama yang menjadi target pelaksanaan program Bunda Puspa. Meliputi peningkatan pendapatan keluarga, pengurangan jumlah keluarga miskin, peningkatan kualitas pendidikan anak, perbaikan gizi dan kesehatan keluarga, kemandirian perempuan sebagai kepala keluarga, serta penguatan jejaring sosial dan budaya gotong royong.

    Sehingga untuk mencapai target, program tidak hanya berfokus pada pendampingan sosial. Bunda Puspa juga akan memberi pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, pendampingan pemasaran produk, hingga fasilitasi untuk akses permodalan dan koperasi, guna memperkuat ekonomi keluarga.

    Selain itu, Pemkab Gresik terus meningkatkan kualitas pendampingan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada tahun ini, pendampingan peserta dilakukan melalui kerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya, dan direncanakan akan diperluas dengan melibatkan perguruan tinggi di Kabupaten Gresik pada tahun mendatang.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Dapat Penghargaan MA Atas Perlindungan Hak Anak dan Wanita

    “Tahun ini kita bekerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya, dan kami merencanakan tahun depan dapat memperluas kolaborasi dengan universitas-universitas lokal di Kabupaten Gresik,” kata Washil.

    Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik Titik Ernawati menyampaikan, program Bunda Puspa telah berjalan sejak 2022. Perluasan program pada tahun ini dilakukan, untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap manfaat Bunda Puspa. Jika sebelumnya program hanya dilaksanakan di satu desa pada masing-masing kecamatan, maka tahun ini cakupan diperluas menjadi 10 desa di setiap kecamatan, atau total 80 desa di delapan kecamatan.

    “Selama empat tahun pelaksanaan, program Bunda Puspa baru menjangkau 24 desa. Tahun ini kami memperluas sasaran, agar semakin banyak perempuan dan keluarga yang memperoleh manfaat dari program,” jelas Titik.

    Baca Juga :  Mendukung Pertumbuhan UMKM Lokal, Petrokimia Gresik Kembali Menggelar Bazar Ramadhan Lontar

    Titik menambahkan, Bunda Puspa memiliki dua komponen utama yakni, pembelajaran umum dan pemberdayaan ekonomi. Materi pembelajaran mencakup konsep gender, perlindungan anak, ketahanan keluarga, peran perempuan dalam pembangunan desa, hingga kewirausahaan. Sementara pada aspek pemberdayaan ekonomi, peserta memperoleh pelatihan dan pendampingan usaha sesuai potensi yang dimiliki.

    “Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tapi juga menjadi pelaku utama yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan pembangunan desa,” tegasnya.

    Melalui sinergi antara Dinas KBPPPA, pemerintah desa dan kelurahan, organisasi perempuan, dunia usaha, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan lain, Pemkab Gresik optimistis program Bunda Puspa akan semakin memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.

    Selain mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting, program juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG), serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.

    Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticlePeringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457
    Next Article Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Berita Terkait

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    8 September 2026

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Melantik Pengurus Perwosi Lamongan Periode 2025-2029

    Optimistis Produksi Garam di Kabupaten Lamongan Akan Terus Meningkat

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

    Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    TMMD ke-124 di Gresik Ditutup, Menjadi Bukti Nyata Sinergi Kuat Antar Pihak

    4 Juni 2025

    MINATBACA.com – Sama dengan di lokasi lain, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 tahun…

    Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

    Plt Bupati Gresik Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Nilai-Nilai Kepahlawanan

    Jalan Sehat Semarakkan HUT ke-79 RI, Pemdes Sukorejo Libatkan Kartar Jobuger

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.