Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

      30 Oktober 2026

      Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

      30 Oktober 2026

      Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

      29 Oktober 2026

      Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

      29 Oktober 2026

      Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

      29 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer
    Pemerintahan

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    RedaksiBy Redaksi14 September 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Rencana pengadaan tanah untuk pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri, dengan panjang sekitar lima kilometer hingga perbatasan Surabaya, terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

    Proses tersebut dibahas dalam ‘Ekspose Rencana Pelaksanaan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan bagi Kepentingan Umum’ bertempat di Kantor ATR/BPN Provinsi Jawa Timur, Senin (14/9/2026).

    Adapun pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama Pemkab Gresik, di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif. Dengan penguatan konektivitas antarkawasan menjadi bagian dari upaya tersebut, termasuk melalui peningkatan akses penghubung Kabupaten Gresik dengan Kota Surabaya.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, pelebaran Jalan Menganti-Lakarsantri menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat konektivitas kedua wilayah. Akses tersebut juga strategis bagi mobilitas warga Gresik, yang bekerja dan juga beraktivitas di Surabaya maupun wilayah sekitarnya.

    Baca Juga :  Pembinaan Posyandu dan Pelacakan Stunting di Desa Samirplapan Gresik

    “Ruas Menganti menuju Lakarsantri ini menjadi salah satu fokus kita untuk diselesaikan. Harapannya, akses antara Gresik dan Surabaya semakin baik dan masyarakat bisa memanfaatkannya dengan lebih lancar,” ujar Washil.

    Rencana pengadaan tanah mencakup koridor sekitar lima kilometer, dengan lebar yang bervariasi antara 8,5 meter sampai dengan 11 meter. Sejumlah segmen jalan akan dikembangkan dengan lebar berbeda, antara lain sekitar 11 meter untuk ruas Menganti-Lakarsantri, kemudian 8,5 meter untuk Menganti-Kepatihan, dan tujuh meter untuk Menganti-Banjaran.

    Berdasarkan identifikasi awal, terdapat ratusan bidang tanah yang berpotensi terdampak. Di antaranya adalah, sebanyak 93 bidang pada ruas Menganti-Lakarsantri, 177 bidang di Kepatihan, 67 bidang di Desa Setro, dan 297 bidang di Desa Laban.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Serahkan Penghargaan Kepada 30 Insan Pariwisata dan Budaya

    Washil menambahkan, proses pengadaan tanah telah memasuki tahapan persiapan. Sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan sejak awal Bulan Juli 2026, dan sejauh ini berlangsung kondusif.

    Kebutuhan anggaran pengadaan tanah, diperkirakan mencapai sekitar Rp76,022 miliar. Sementara anggaran yang tersedia tahun ini sekitar Rp6 miliar. Adapun Pemkab Gresik menyiapkan penganggaran secara bertahap, hingga 2030.

    “Anggarannya memang besar. Karena itu, kita tuntaskan step by step sesuai kemampuan anggaran, dan tahapan yang sudah direncanakan,” kata Washil.

    Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Dony Novantoro menjelaskan, tahapan berikutnya perlu memastikan kembali data bidang, batas tanah, serta kondisi masing-masing bidang. Hal tersebut penting untuk mengantisipasi bidang yang hanya terdampak sebagian, atau menyisakan lahan setelah pelepasan.

    Baca Juga :  Gubernur Jawa Timur dan Bupati Gresik Salurkan Bantuan Rp7,6 Miliar dan Meninjau Pasar Murah

    “Yang perlu diperhatikan bukan hanya jumlah bidang, tetapi juga batas-batas dan kondisi bidang yang terdampak. Ada kemungkinan bidang yang hanya terdampak sebagian, sehingga perlu diantisipasi sejak awal,” tutur Dony.

    Menurut Dony, komponen biaya operasional dan kemungkinan persoalan hukum dalam proses pengadaan juga perlu diperhitungkan sejak tahap perencanaan, supaya pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai ketentuan.

    gresik infrastruktur jalan Gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticleSebanyak 25 Desa di Kabupaten Lamongan, Naik Status Jadi Desa Mandiri Pada Tahun 2026
    Next Article TP-PKK Kabupaten Lamongan Bersiap Terapkan Digitalisasi Melalui E-PKK

    Berita Terkait

    Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

    30 Oktober 2026

    PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

    28 Oktober 2026

    Edy Hadisiswoyo Resmi Dilantik sebagai Pejabat Sekda Gresik

    28 Oktober 2026

    Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

    28 Oktober 2026

    PLN UP3 Gresik Bantu Servis Motor Pengemudi Ojol Gratis, Hingga Beri Voucher Penggantian Baterai

    27 Oktober 2026

    Sebanyak 187 Atlet dan Ofisial Gresik untuk POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026 Diberangkatkan

    27 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

    Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

    Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

    Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

    Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Bupati Lamongan; Kemajuan Daerah Dapat Dilihat Dari Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia

    20 Mei 2026

    MINATBACA.com – Terobosan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten…

    Langkah Nyata KWG Bagi Masyarakat, Gelar Bakti Sosial Pengobatan Hingga Pemeriksaan Mata Gratis

    Residivis Curanmor di Gresik Tertangkap, Motor Hasil Curian Dikembalikan Polisi kepada Korban

    Pak Yes Berangkatkan Delapan Tim yang Mewakili Kabupaten Lamongan di Ajang Kejurda Forbasi 2026

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.