Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

      28 Oktober 2026

      Edy Hadisiswoyo Resmi Dilantik sebagai Pejabat Sekda Gresik

      28 Oktober 2026

      Pemkab Lamongan Terus Membuka Ruang Pengembangan Pemuda

      28 Oktober 2026

      Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

      28 Oktober 2026

      Melalui Gempur Saloka, Upaya Pemkab Lamongan Guna Atasi Banjir

      28 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional
    Pemerintahan

    PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

    RedaksiBy Redaksi28 Oktober 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Memperingati Hari Santri 2026, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik menggelar dialog publik, dengan tema ‘Mengawal Perda (Peraturan Daerah) Kabupaten Gresik nomor 1 tahun 2024 tentang Fasilitasi Pesantren.’

    Kegiatan berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD Gresik, dengan sorotan mengarah pada perbedaan jumlah dan juga izin operasional pesantren yang ada di Kabupaten Gresik, Selasa (28/10/2026). Di mana masih terdapat perbedaan data jumlah pesantren di Gresik, antara yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik, dengan data yang ditunjukkan Forum Pondok Pesantren Kabupaten Gresik.

    Menurut Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, dalam dialog publik tersebut Dispendik Gresik menyatakan ada sebanyak 139 pesantren. Sementara data yang dimiliki Forum Pondok Pesantren Kabupaten Gresik, dikatakan oleh Syahrul, menunjukkan jumlah lebih dari 200 pesantren. Perbedaan data yang dinilai harus disikapi, supaya semua pesantren di Gresik dapat memperoleh dukungan fasilitas dan mengakses bantuan pemerintah secara optimal.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    “Kita perlu mempertanyakan mengapa pesantren yang tercatat dalam data forum, tetapi tidak masuk dalam data dinas. Salah satu kendalanya adalah, kemampuan pesantren dalam melengkapi persyaratan izin operasional,” ujar Syahrul.

    Sosok yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Gresik tersebut menegaskan, faktor kemampuan pesantren dalam melengkapi izin operasional perlu menjadi perhatian bersama. Dengan demikian, pelaksanaan Perda nomor 1 tahun 2024 dapat memberi manfaat nyata bagi pesantren.

    “Upaya yang perlu diprioritaskan mencakup percepatan pengurusan izin operasional, fasilitasi pemenuhan persyaratan administrasi, serta pendampingan agar pesantren dapat terdata dengan baik dan memenuhi ketentuan untuk mengakses program bantuan pemerintah,” kata Syahrul.

    Anggota PKB Dimas Setio Wicaksono mengakui, memang masih banyak pesantren di Gresik yang menghadapi kendala dalam pengurusan izin operasional. Sehingga kendala tersebut, berdampak pada kemampuan pesantren dalam mengakses bantuan dari pemerintah.

    Baca Juga :  Tindaklanjuti Aspirasi Warga, Disnaker Gresik Pastikan Serapan Tenaga Kerja di JIIPE

    “Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber daya manusia (SDM), minimnya informasi mengenai prosedur perizinan, serta kurangnya pendampingan dari pemerintah daerah,” ucap Dimas.

    Ada pula di antaranya, jelas Dimas, terkendala menghadapi persoalan teknis dan pembiayaan dalam proses pengurusan izin. Di antaranya biaya konsultan, besaran retribusi yang perlu diklarifikasi sesuai ketentuan, hingga status kepemilikan tanah yang masih tercatat atas nama pribadi.

    Bagian dari komitmen mengawal kebijakan tersebut, Fraksi PKB DPRD Gresik menyatakan siap dan bakal mendampingi pengasuh dan pengelola pesantren dalam mencari solusi atas kendala yang dihadapi. Selain izin operasional, pesantren juga perlu memperoleh pendampingan terkait pengurusan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dan administrasi lain yang relevan dengan akses terhadap program pemerintah.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Beri Bantuan Untuk Ponpes Tanfidz Bareng KWG dan PWI

    “Fraksi PKB berkomitmen mengawal, mendampingi, dan mencarikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi para pengasuh, serta pengelola pondok pesantren di Kabupaten Gresik. Kami ingin pesantren bisa memenuhi persyaratan administrasi, sehingga hak dan kesempatan untuk memperoleh fasilitasi dapat diakses secara optimal,” ungkap Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik, Imron Rosyadi.

    Adapun agenda tersebut turut menghadirkan Kepala Dispendik Kabupaten Gresik S. Heriyanto dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Perekonomian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gresik Edy Hadisiswoyo, sebagai narasumber.

    gresik Kabupaten Gresik Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir PKB Gresik Pondok Pesanten
    Previous ArticleEdy Hadisiswoyo Resmi Dilantik sebagai Pejabat Sekda Gresik

    Berita Terkait

    Edy Hadisiswoyo Resmi Dilantik sebagai Pejabat Sekda Gresik

    28 Oktober 2026

    Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

    28 Oktober 2026

    PLN UP3 Gresik Bantu Servis Motor Pengemudi Ojol Gratis, Hingga Beri Voucher Penggantian Baterai

    27 Oktober 2026

    Sebanyak 187 Atlet dan Ofisial Gresik untuk POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026 Diberangkatkan

    27 Oktober 2026

    Gus Yani Pimpin Apel Sekaligus Melantik Pengurus DPC ASLINMAS Gresik Periode 2026-2031

    26 Oktober 2026

    TUKS untuk Layani Kepentingan Umum, Kerja Sama Petrokimia Gresik dan KSOP Kelas II Gresik Berlanjut

    26 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

    Edy Hadisiswoyo Resmi Dilantik sebagai Pejabat Sekda Gresik

    Pemkab Lamongan Terus Membuka Ruang Pengembangan Pemuda

    Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

    Melalui Gempur Saloka, Upaya Pemkab Lamongan Guna Atasi Banjir

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Bupati Lamongan Serahkan Berbagai Penghargaan Saat Malam Resepsi HUT Kemerdekaan RI

    18 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Bersamaan dengan agenda malam resepsi peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80, Bupati…

    Bantuan Sembako Hingga THR dari SIG Untuk 430 Warga di Gresik

    Gresik Jadi yang Pertama di Jatim Serahkan SK CPNS Formasi 2024

    Petrokimia Gresik Kembali Berikan Program Beasiswa Bagi Petani Muda

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.