Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

      30 Oktober 2026

      Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

      30 Oktober 2026

      Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

      29 Oktober 2026

      Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

      29 Oktober 2026

      Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

      29 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III
    Ekonomi

    Masyarakat Desa Truni Kabupaten Lamongan Siap Melaksanakan MT III

    RedaksiBy Redaksi15 September 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Petani Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, bersiap mempercepat pelaksanaan Musim Tanam (MT) III.

    Pasalnya, selain berhasil melaksanakan panen raya padi pada MT II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah mencapai Rp8.100 per kilogram. Kesiapan semakin kuat dengan dukungan sarana pengairan yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian.

    “Hari ini adalah panen raya padi MT II di Desa Truni. Luasan panen raya padi di Desa Truni adalah 130 hektare, dengan produktivitas rata-rata mencapai 11,3 ton per hektare,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    “Bahkan, sejumlah varietas padi di wilayah tersebut mampu menghasilkan produktivitas antara 11 hingga 11,5 ton per hektare, dengan potensi mencapai 12 ton per hektare,” jelas Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat menghadiri panen raya padi dan bawang merah di Lapangan KDMP Desa Truni, Selasa (15/9/2026).

    Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Lamongan Turut Optimalkan Budidaya Tebu

    Menurut Pak Yes, Desa Truni menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Lamongan yang menunjukkan peningkatan produktivitas pertanian, dapat berjalan beriringan dengan diversifikasi komoditas. Selain padi sebagai komoditas utama, pengembangan bawang merah sejak tahun 2018 terus dilakukan, sebagai upaya untuk meningkatkan nilai ekonomi pertanian di wilayah setempat.

    Sementara pada panen raya kali ini, bawang merah dipanen dari luasan sekitar 3 hektare, dengan harga jual berada pada kisaran Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Sehingga Pak Yes meminta capaian tersebut dapat terus dijaga, dengan mendorong para petani tidak berhenti setelah panen, melainkan segera mempersiapkan musim tanam berikutnya.

    “Setelah panen ini, kita berharap segera tanam kembali. Dengan dukungan air yang cukup, MT III harus kita percepat, sehingga lahan tetap produktif dan produksi pertanian terus terjaga,” kata Pak Yes.

    Baca Juga :  Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Mugito melaporkan, berdasar data hingga 14 September 2026, luas tambah tanam (LTT) padi di Kabupaten Lamongan periode Januari 2026 mencapai 99.473 hektare, dengan Luas Tambah Panen (LTP) mencapai 133.595 hektare. Khusus Desa Truni, LTT padi tercatat 130 hektare. Sementara Kecamatan Babat, luas tanam padi pada Januari–Agustus 2026 mencapai 4.185 hektare, dengan luas panen mencapai 6.681 hektare.

    Mugito menambahkan, pengembangan sektor pertanian di Lamongan diarahkan untuk mendukung implementasi program prioritas lumbung pangan nasional sebagai tindak lanjut Asta Cita, khususnya dalam memperkuat kedaulatan pangan.

    Beberapa dukungan kemudian diberikan Pemkab Lamongan guna merealisasikan komitmen tersebut, salah satu di antaranya melalui penyediaan benih unggul. Dengan tahun ini, bantuan benih padi telah terealisasi 450.875 kilogram untuk 18.035 hektare. Kemudian bantuan benih jagung terealisasi untuk 13.605 hektare sebanyak 204.075 kilogram, bantuan benih kedelai mencapai 167 hektare sebanyak 8.350 kilogram, serta kacang hijau seluas 150 hektare sebanyak 3.750 kilogram.

    Baca Juga :  Wabup Lamongan Pilih Silaturrahim dengan Staf OPD di Hari Pertama Tugas

    Sementara dalam panen raya di Desa Truni, Pemkab Lamongan menyerahkan dukungan sarana pertanian berupa tiga unit irigasi perpompaan (irpom), dua unit pompa 6 dm, satu unit pompa 3 dm, dan satu unit long storage. Bantuan yang diharapkan memperkuat ketersediaan air bagi petani, sekaligus mendukung petani mempercepat pelaksanaan MT III.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan Kabupaten Lamongan lamongan panen raya
    Previous ArticleMasuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000
    Next Article Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    Berita Terkait

    Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

    29 Oktober 2026

    Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

    29 Oktober 2026

    Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

    29 Oktober 2026

    Pemkab Lamongan Terus Membuka Ruang Pengembangan Pemuda

    28 Oktober 2026

    Melalui Gempur Saloka, Upaya Pemkab Lamongan Guna Atasi Banjir

    28 Oktober 2026

    Aturan Terkait Rokok dan Barang Ilegal di Lamongan Terus Ditegakkan

    26 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

    Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

    Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

    Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

    Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Jajaran Pemkab Lamongan Ikuti Desk Verifikasi MCP Gelaran KPK di Jakarta

    12 November 2024

    MINATBACA.com – Sebagai upaya pencegahan korupsi, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengikuti kegiatan yang digelar…

    Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Lamongan Unaudited Tahun Anggaran 2025 Resmi Diserahkan

    PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

    Kunker di Gresik, Komisi IV DPR RI Pastikan Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 Untuk Petambak

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.