Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Cegah Stunting, Desa Mriyunan Sidayu Dorong Ketahanan Pangan Warga
    Kesehatan

    Cegah Stunting, Desa Mriyunan Sidayu Dorong Ketahanan Pangan Warga

    RedaksiBy Redaksi21 Juni 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik, melaksanakan rembuk stunting dalam rangka pencegahan dan penurunan stunting tingkat desa.
    Rembuk yang juga bertujuan untuk penyusunan RKPDes tahun 2026.

    Bertempat di Balai Desa Mriyunan, Jumat (20/6/2025), Pj Kepala Desa (Kades) Mriyunan M Taufiq memimpin rembuk stunting tersebut. Di mana Taufiq dalam arahannya mengatakan, untuk penurunan angka stunting di Desa Mriyunan biaya program bisa diambil dari Dana Desa (DD), sehingga warga tidak perlu khawatir dan tidak menyalahi aturan atau regulasi dari pemerintah.

    “Bapak ibu, untuk anggaran penurunan stunting ini bisa dimasukkan pada ketahanan pangan yang alokasinya sekitar 20 persen. Sehingga bisa dikelola dengan baik dan berharap mendapatkan output dari program ketahanan pangan tersebut, dengan menurunnya angka stunting di Desa Mriyunan,” terang Taufiq.

    Baca Juga :  Gresik Klik, Upaya Pemerintah dan Dunia Usaha Temukan Solusi Investasi

    Alokasi anggaran 20 persen tersebut, dapat digunakan untuk usaha-usaha produktif yang mendukung ketahanan pangan dan bisa dilaksanakan oleh warga masyarakat Desa Mriyunan.

    “Jadi programkan kegiatan usaha yang bisa dilakukan dan dilaksanakan di Mriyunan, sehingga pemberdayaan ekonomi bisa berjalan baik,” pinta Taufiq.

    Sementara Camat Sidayu Suwartono yang mendampingi acara rembuk stunting tersebut, bertitip pesan kepada perangkat desa dan warga yang hadir, untuk selalu mengupdate data anak-anak yang masuk dalam kategori stunting. Sehingga perkembangan stunting di Desa Mriyunan apakah mengalami kenaikan atau penurunan, segera bisa diketahui dan dicarikan jalan keluar yang baik.

    “Ibu-ibu kalau saat penimbangan balita atau pada saat posyandu selalu diperhatikan, ibu hamil dan balitanya apabila terindikasi mengalami stunting segera dibuatkan laporan dan untuk segera ditangani bersama,” ucap Suwartono.

    Baca Juga :  Kunker di Gresik, Komisi IV DPR RI Pastikan Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 Untuk Petambak

    “Karena ini adalah kepentingan bersama bukan hanya kepentingan lokal atau individu-individu, jadi kerja sama yang baik menjadi kunci utama untuk keberhasilan penurunan angka stunting di Desa Mriyunan ini,” jelasnya.

    Data prevalensi stunting di Kabupaten Gresik, menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun terdapat perbedaan angka dari berbagai sumber data resmi yang memerlukan harmonisasi. Yakni, prevalensi stunting di Gresik tercatat 15,2 persen pada 2024, mengalami penurunan dari 23,5 persen di tahun 2021, namun masih di atas target nasional dan daerah sebesar 10 persen.

    gresik Sidayu
    Previous ArticleKades Sembunganyar Sebut Koperasi Merah Putih Sokoguru Ekonomi Desa
    Next Article Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117, Wabup Gresik Ajak Warga Aktif Donasi Darah

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    MINATBACA.com – Memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) seperti yang diatur Permendikdasmen nomor 12 tahun…

    Pemkab Gresik Tandatangani MoU dengan KBRI Malaysia

    Wakil Bupati Gresik Resmi Terima Mahasiswa KKN-BBK UNAIR ke-6

    Wabup dan Kapolres Kompak Tinjau Banjir yang Melanda Wilayah Gresik Selatan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.