Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying
    Pendidikan

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    RedaksiBy Redaksi13 Juli 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) seperti yang diatur Permendikdasmen nomor 12 tahun 2026, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi lantas mendatangi beberapa sekolah.

    Dalam regulasi terbaru, pelaksanaan MPLS paling lama lima hari. Tidak lagi hanya sekedar kegiatan pengenalan sekolah, namun juga menjadi sarana penumbuhan karakter dan pengembangan budaya sekolah aman, nyaman, dan menyenangkan. Guna memastikannya, Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, lantas meninjau pelaksanaan MPLS di PAUD Bhakti Pertiwi, SDN 3 Balongwangi Tikung, serta SMPN 1 Tikung, Senin (13/7/2026).

    Pak Yes lantas mengutarakan, pelaksanaan MPLS yang digabung dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (Gamas), terdapat survei terkait fenomena fatherless. Di mana ketidakhadiran ayah dalam masa pendidikan anak mencapai 24,9 persen, dengan catatan ini cukup memprihatinkan.

    Baca Juga :  Pengukuhan Anis Kartika Yuhronur Efendi Menjadi Ibunda PGRI Lamongan

    “Kehadiran orang tua khususnya ayah menjadi penting, ayah menjadi sosok pengayom, anak merasa aman, dan ayah terlibat dalam masa tumbuh kembang anak. Untuk itu sekarang ada anjuran Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, bahkan Mendagri memberi kelonggaran ASN untuk mengambil waktu dinas dalam masa pengantaran anak sekolah,” ujar Pak Yes.

    Pak Yes menambahkan, perubahan perkembangan zaman yang begitu pesat, akan mempengaruhi keadaan dalam beberapa puluh tahun ke depan. Sehingga anak-anak akan dibenturkan dengan kondisi Indonesia Emas 2045, dengan lingkungan yang sudah berubah tidak seperti saat ini.

    “Semuanya berubah, yang tidak berubah hubungan anak dan orang tua, kasih sayang, kepercayaan anak ke orang tua, ini yang tidak akan bisa tergantikan dengan apapun. Untuk itu, interaksi anak di masa awal ini sangat penting. Mari semua terus turut serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, jangan sampai terjadi bullying di sekolah, menjadikan anak-anak sekolah demgan bahagia, ayem, tentram,” imbau Pak Yes.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Raih Penghargaan Pembina K3 Terbaik 1 Kategori Gold di Jawa Timur

    Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Shodikin menjelaskan, MPLS merupakan gerakan yang diciptakan Kemendikdasmen dengan tujuan untuk mengebalkan lingkungan sekolah, dan menyiapkan lingkungan pembelajaran yang baik untuk menyambut potensi anak.

    “MPLS gerakan yang diciptakan Kemendikdasmen dengan tujuan antara keadaan di PAUD, TK, SD, SMP, SMA itu nyambung, agar nyambung antara wali murid dan sekolah, keunikan anak diceritakan ke sekolah,” kata Shodikin.

    “Selain itu, anak-anak ini subjek bukan objek. Jadi sekolah menyiapkan lingkungan pembelajaran yang bagus untuk menyambut potensi anak kita. Ini sesuai keinginan Pak Menteri, menciptakan budaya sekolah aman, nyaman, dan menyenangkan,” tambahnya.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan Sekolah Lamongan
    Previous ArticleTahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik
    Next Article Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Gresik Capai 52,91 Persen Hingga Pertengahan Tahun 2026

    Berita Terkait

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026

    Bupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang

    26 Agustus 2026

    Megpreneur 2026, Cara Pemkab Lamongan Buka Peluang Usaha Wirausaha Muda

    26 Agustus 2026

    Sepakati Kerja Sama, Berikut yang Akan Dilakukan Pemkab Lamongan Bersama Unusa

    25 Agustus 2026

    Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pelajar Bersemangat Mengikuti Karnaval di Lamongan

    22 Agustus 2026

    Sebanyak 41 Pasangan di Kabupaten Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu

    20 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Petrokimia Gresik juga Mendapat Penghargaan Atas Komitmen Menghadirkan Taman Penitipan Anak

    1 Agustus 2026

    MINATBACA.com – Penghargaan juga didapatkan PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT…

    Harapan Wabup Gresik; Ingin Warga Campurejo Miliki Rumah Layak

    SIG Catatkan Laba Sebesar Rp472 Miliar Pada Kuartal Pertama Tahun 2024

    4 Bulan Kekeringan, Warga Desa Tenggor Dapat Bantuan Air Bersih

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.