Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

      13 Oktober 2026

      MTQ Difabel 2026 Tingkat Jawa-Bali di Kabupaten Lamongan Diikuti Ratusan Kafilah

      13 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

      13 Oktober 2026

      Program Lentera di Kabupaten Lamongan, Cara Bantu Anak Belajar Lewat Pengalaman Nyata

      13 Oktober 2026

      Ajakan Bupati Lamongan, Menyampaikan Pesan Gubernur dalam Momen Hari Jadi ke-81 Jawa Timur

      12 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying
    Pendidikan

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    RedaksiBy Redaksi13 Juli 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) seperti yang diatur Permendikdasmen nomor 12 tahun 2026, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi lantas mendatangi beberapa sekolah.

    Dalam regulasi terbaru, pelaksanaan MPLS paling lama lima hari. Tidak lagi hanya sekedar kegiatan pengenalan sekolah, namun juga menjadi sarana penumbuhan karakter dan pengembangan budaya sekolah aman, nyaman, dan menyenangkan. Guna memastikannya, Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, lantas meninjau pelaksanaan MPLS di PAUD Bhakti Pertiwi, SDN 3 Balongwangi Tikung, serta SMPN 1 Tikung, Senin (13/7/2026).

    Pak Yes lantas mengutarakan, pelaksanaan MPLS yang digabung dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (Gamas), terdapat survei terkait fenomena fatherless. Di mana ketidakhadiran ayah dalam masa pendidikan anak mencapai 24,9 persen, dengan catatan ini cukup memprihatinkan.

    Baca Juga :  Bertanding di Porprov IX Jawa Timur, Lamongan Target Masuk Sepuluh Besar

    “Kehadiran orang tua khususnya ayah menjadi penting, ayah menjadi sosok pengayom, anak merasa aman, dan ayah terlibat dalam masa tumbuh kembang anak. Untuk itu sekarang ada anjuran Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, bahkan Mendagri memberi kelonggaran ASN untuk mengambil waktu dinas dalam masa pengantaran anak sekolah,” ujar Pak Yes.

    Pak Yes menambahkan, perubahan perkembangan zaman yang begitu pesat, akan mempengaruhi keadaan dalam beberapa puluh tahun ke depan. Sehingga anak-anak akan dibenturkan dengan kondisi Indonesia Emas 2045, dengan lingkungan yang sudah berubah tidak seperti saat ini.

    “Semuanya berubah, yang tidak berubah hubungan anak dan orang tua, kasih sayang, kepercayaan anak ke orang tua, ini yang tidak akan bisa tergantikan dengan apapun. Untuk itu, interaksi anak di masa awal ini sangat penting. Mari semua terus turut serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, jangan sampai terjadi bullying di sekolah, menjadikan anak-anak sekolah demgan bahagia, ayem, tentram,” imbau Pak Yes.

    Baca Juga :  ABK Meninggal Dunia di Atas Kapal, Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi

    Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Shodikin menjelaskan, MPLS merupakan gerakan yang diciptakan Kemendikdasmen dengan tujuan untuk mengebalkan lingkungan sekolah, dan menyiapkan lingkungan pembelajaran yang baik untuk menyambut potensi anak.

    “MPLS gerakan yang diciptakan Kemendikdasmen dengan tujuan antara keadaan di PAUD, TK, SD, SMP, SMA itu nyambung, agar nyambung antara wali murid dan sekolah, keunikan anak diceritakan ke sekolah,” kata Shodikin.

    “Selain itu, anak-anak ini subjek bukan objek. Jadi sekolah menyiapkan lingkungan pembelajaran yang bagus untuk menyambut potensi anak kita. Ini sesuai keinginan Pak Menteri, menciptakan budaya sekolah aman, nyaman, dan menyenangkan,” tambahnya.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan Sekolah Lamongan
    Previous ArticleTahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik
    Next Article Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Gresik Capai 52,91 Persen Hingga Pertengahan Tahun 2026

    Berita Terkait

    Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

    13 Oktober 2026

    MTQ Difabel 2026 Tingkat Jawa-Bali di Kabupaten Lamongan Diikuti Ratusan Kafilah

    13 Oktober 2026

    Program Lentera di Kabupaten Lamongan, Cara Bantu Anak Belajar Lewat Pengalaman Nyata

    13 Oktober 2026

    Ajakan Bupati Lamongan, Menyampaikan Pesan Gubernur dalam Momen Hari Jadi ke-81 Jawa Timur

    12 Oktober 2026

    Skor IHaI Kabupaten Lamongan 2026 Meningkat Signifikan, Bahkan Melampaui Jawa Timur

    10 Oktober 2026

    Pemkab Lamongan Beri Apresiasi dan Jaminan Hari Tua Kepada 23 Kades Purna Tugas

    9 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

    MTQ Difabel 2026 Tingkat Jawa-Bali di Kabupaten Lamongan Diikuti Ratusan Kafilah

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    Program Lentera di Kabupaten Lamongan, Cara Bantu Anak Belajar Lewat Pengalaman Nyata

    Ajakan Bupati Lamongan, Menyampaikan Pesan Gubernur dalam Momen Hari Jadi ke-81 Jawa Timur

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Komitmen Tingkatkan Kualitas Sektor Pendidikan, Pemkab Gresik Gandeng Sprix Inc Asal Jepang

    11 November 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bekerja sama dengan Sprix Inc asal Tokyo, Jepang, guna…

    Plt Bupati Sebut Pemuda Sebagai Subjek Pembangunan di Lamongan

    Susun Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemdes Menganti Selenggarakan Musdes Secara Terbuka

    Budaya Gresik Kembali Ditetapkan Sebagai WBTBI oleh Kementrian Kebudayaan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.