GRESIK,– Persaingan ketat mewarnai ajang Pemilihan Cak & Yuk Cilik Kabupaten Gresik 2026 yang mengusung tema “Abhayaning Harun Thohir”. Dari total 164 peserta berbakat yang melakukan tes tulis dan perfomance di Gedung GNI pada 17 Oktober 2026. Akhirnya terpilih 20 finalis Cak dan Yuk terbaik menuju grand final.
Para peserta sebelumnya harus melalui rangkaian penilaian yang kompetitif, mulai dari babak tes tulis untuk menguji wawasan kebangsaan dan kebudayaan daerah, hingga babak tes performance untuk memperlihatkan bakat serta keterampilan komunikasi di atas panggung. Dari proses penyaringan ketat tersebut, nama Kyano Reynand Hanenda sukses mencuri perhatian dewan juri.
Kyano, siswa kelas 5 Literasi dari Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tratee Putra Gresik, tampil memukau dengan latar belakangnya sebagai seorang dalang cilik. Saat sesi pemaparan materi, ia secara apik mengupas tuntas nilai sejarah dan potensi wisata kawasan heritage Bandar Grisee sebagai simbol toleransi dan akulturasi budaya di Kabupaten Gresik.

“Melalui ajang Cak & Yuk Cilik ini, saya ingin menunjukkan bahwa anak muda Gresik bisa menjadi jembatan sejarah. Bandar Grisee bukan sekadar deretan bangunan tua, tapi adalah bukti nyata bagaimana keberagaman di Gresik sejak dahulukala. Sebagai dalang cilik, saya ingin terus menyuarakan cerita-cerita lokal ini agar tidak punah ditelan zaman,” ujar Kyano Reynand Hanenda dengan penuh semangat.
Keberhasilan Kyano menembus posisi 10 besar menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolahnya dan membuktikan bahwa kecintaan pada seni tradisional mampu bersanding dengan wawasan modern. Namun, perjuangan belum usai karena ia bersama finalis lainnya harus bersiap menghadapi babak selanjutnya.

Berdasarkan lini masa resmi dari pihak Paguyuban Cak & Yuk Kabupaten Gresik, seluruh finalis akan kembali diuji dalam babak Uji Bakat yang dijadwalkan pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Sementara itu, malam puncak penobatan atau Grand Final akan diselenggarakan pada Sabtu, 14 November 2026 mendatang, untuk menentukan siapa yang akan menyandang gelar sebagai duta budaya dan wisata cilik Kabupaten Gresik 2026.
Pemilihan Cak & Yuk Cilik Gresik adalah wadah resmi tahunan di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik bersama Paguyuban Cak & Yuk Gresik. Ajang ini bertujuan menjaring bakat-bakat terbaik generasi muda tingkat sekolah dasar (kelas 3-6) untuk menjadi duta daerah yang bertugas mempromosikan ragam kebudayaan, kearifan lokal, pahlawan daerah, serta potensi pariwisata Kabupaten Gresik.

