Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

      16 Juli 2026

      Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

      15 Juli 2026

      Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

      15 Juli 2026

      Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

      15 Juli 2026

      Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

      15 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Petrokimia Gresik Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Salah Satunya Guna Perkenalkan Kepada Generasi Muda
    Budaya

    Petrokimia Gresik Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Salah Satunya Guna Perkenalkan Kepada Generasi Muda

    RedaksiBy Redaksi30 Agustus 20254 Mins Read84 Views
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wayang kulit kembali dipentaskan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (29/8/2025).

    Pagelaran tersebut ternyata masih cukup digemari oleh generasi muda, dengan disaksikan oleh para pelajar Gresik, karyawan muda Petrokimia Gresik dan masyarakat umum. Sehingga tujuan pun tersirat yakni, menjadi media untuk pendidikan karakter dan juga pelestarian budaya.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan, pagelaran wayang kulit menjadi agenda rutin tahunan Petrokimia Gresik, yang digelar pada setiap ulang tahun perusahaan. Menariknya, pagelaran di momen HUT ke-53 ini juga disaksikan dan melibatkan pelajar yang ada di sekitar perusahaan.

    “Wayang kulit merupakan warisan masterpiece of the oral and intangible heritage of humanity, yang diakui UNESCO sejak 2003,” ujar Adityo.

    “Tapi warisan ini tidak akan bertahan, apabila tidak bisa dikenal oleh generasi muda. Karena itu, Petrokimia Gresik konsisten mengenalkan kebudayaan pagelaran wayang kulit kepada generasi muda di Gresik dan sekitarnya,” sambungnya.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Raih 9 Penghargaan IQPC 2024 Berkat Inovasi Transformatif

    Pagelaran dibuka dengan penampilan Dalang Ki Achmad Bagas Septyawan dengan lakon ‘Lahire Bungkus.’ Bagas merupakan salah satu dalang muda binaan Sanggar Mahesa Kencana Petrokimia Gresik, yang merupakan satu-satunya sanggar kesenian pagelaran wayang kulit purwa, karawitan dan gamelan Jawa yang ada di Gresik. Selain dalang binaan sejak usia dini, Bagas juga merupakan generasi muda karyawan Petrokimia Gresik dari unit Produksi II B.

    Dalang Cilik Kyano,Binaan Sanggar Mahesokencono Petrokimia Gresik

    Tidak sekedar penampilan Bagas, namun dalam gelaran tersebut juga menampilkan dalang cilik yakni, pelajar Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gresik. Serta, dalang Kyano Reynand Hanenda siswa Kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tratee dan sinden cilik. Turut meramaikan sinden muda Niken Salindri, serta bintang tamu Jo Klithik dan Jo Kluthuk, yang membuat masyarakat semakin antusias menyaksikan acara.

    Adapun penampilan utama adalah Dalang Ki Anom Dwijokangko dari Blitar, dengan membawakan lakon ‘Banjaran Narayana.’ Rangkaian kisah pada lakon ini dimulai dari perjalanan hidup Narayana, seorang tokoh yang sejak muda telah menunjukkan kecerdasan, keteguhan hati dan kemampuan diplomasi luar biasa.

    Baca Juga :  Dirut Petrokimia Gresik Tetap Apresiasi Tim Voli Putri GPPI, Meskipun Gagal Menjuarai Proliga 2026
    Dalang cilik Kyano, Kelas 4 Minu Tratee gresik

    “Cerita ini dapat memberikan inspirasi positif bagi kita semua dan menjadi pendidikan karakter bagi generasi muda, di mana dalam menjalankan bisnis dan roda operasional perusahaan, tentu banyak rintangan dan tantangan,” kata Adityo.

    “Namun kami yakin, rintangan dan tantangan itulah yang akan semakin mendewasakan kita, untuk dapat lebih bijak dalam melangkah dan mengambil keputusan,” tandasnya.

    Adityo juga mengatakan, pertunjukan tersebut juga merupakan bentuk komitmen Petrokimia Gresik, dalam menjaga keutuhan dan kebhinekaan Indonesia melalui kebudayaan. Karena nilai-nilai budaya mampu merekatkan semangat persatuan dan membangun, serta menjaga kerukunan bangsa.

    “Sejarah mencatat, bersatunya bangsa ini karena budaya. Jangan sampai terjadi disintegrasi bangsa, karena kita tidak peduli dengan seni budaya. Sejarah pun telah membuktikan bahwa seni budaya mampu merekatkan semangat persatuan, sehingga kerukunan tetap terjaga,” tutur Adityo.

    Dalam kesempatan tersebut, seluruh tamu dan penonton diajak untuk mengheningkan cipta bersama sebagai ungkapan doa bagi bangsa Indonesia, yang tengah menghadapi berbagai ujian. Momen hening cipta ini menjadi wujud kepedulian dan harapan bersama, agar situasi di tanah air segera membaik, serta tercipta kedamaian dan ketenangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Baca Juga :  Enam Warga Terserang DB, Pemdes Sekarkurung Lakukan Fogging Serentak

    Dalang Cilik

    Kyano sendiri telah bergabung di sanggar Maheso Kencono Petrokimia Gresik sejak masih berusia 5 tahun, pentas pertama bersamanya saat situasi Covid mereda tahun 2021. Kebetulan sanggar Maheso Kencono berada tepat di samping sekolahnya waktu itu di TK Petro (PIKPG). Meski waktu itu hanya sendiri dan latihan di malam hari, tak memupuskan niat Kyano untuk belajar mendalang.

    “Saya belajar wayang mulai TK, kalau di rumah belajarnya masih pakai wayang kertas, tapi kalau di sanggar petro, bisa berlatih wayang kulit beneran dan langsung diiringi gamelan langsung” ujar Kyano. Bersama Sanggar Maheso tiap hari rabu atau kamis malam kyano yang berlatih tak hanya belajar sabet, suluk tapi juga belajar memainkan gamelan.

    gresik Petrokimia Gresik
    Previous ArticleTak Hanya Olahraga dan Cek Kesehatan Gratis, Gerakan Pangan Murah juga Digelar di Lamongan
    Next Article Kemeriahan Jalan Sehat dan Pawai Budaya Ala Desa Tanjung, Dilengkapi Maskot Tiap RW

    Berita Terkait

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    16 Juli 2026

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    15 Juli 2026

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    15 Juli 2026

    Ketika Pegawai Petrokimia Gresik Menginspirasi dan Berbagi Pengalaman Kepada Para Pelajar

    14 Juli 2026

    Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Gresik Capai 52,91 Persen Hingga Pertengahan Tahun 2026

    14 Juli 2026

    Tahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik

    13 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Bu Min Pastikan Layanan Kedaruratan Masyarakat Gresik Berjalan Optimal

    2 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah meninjau command center, yang diperuntukkan menangani laporan kedaruratan.…

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    Pemdes Lasem Berlatih Pengolahan Pakan dan Cara Penggemukan Ternak

    Jelang Pilkada Serentak 2024, Polres Gresik Gelar Kegiatan Safari Binteknis

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.