Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026

      Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

      14 Oktober 2026

      Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

      14 Oktober 2026

      Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

      14 Oktober 2026

      Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

      13 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Petrokimia Gresik Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Salah Satunya Guna Perkenalkan Kepada Generasi Muda
    Budaya

    Petrokimia Gresik Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Salah Satunya Guna Perkenalkan Kepada Generasi Muda

    RedaksiBy Redaksi30 Agustus 20254 Mins Read93 Views
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wayang kulit kembali dipentaskan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (29/8/2025).

    Pagelaran tersebut ternyata masih cukup digemari oleh generasi muda, dengan disaksikan oleh para pelajar Gresik, karyawan muda Petrokimia Gresik dan masyarakat umum. Sehingga tujuan pun tersirat yakni, menjadi media untuk pendidikan karakter dan juga pelestarian budaya.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan, pagelaran wayang kulit menjadi agenda rutin tahunan Petrokimia Gresik, yang digelar pada setiap ulang tahun perusahaan. Menariknya, pagelaran di momen HUT ke-53 ini juga disaksikan dan melibatkan pelajar yang ada di sekitar perusahaan.

    “Wayang kulit merupakan warisan masterpiece of the oral and intangible heritage of humanity, yang diakui UNESCO sejak 2003,” ujar Adityo.

    “Tapi warisan ini tidak akan bertahan, apabila tidak bisa dikenal oleh generasi muda. Karena itu, Petrokimia Gresik konsisten mengenalkan kebudayaan pagelaran wayang kulit kepada generasi muda di Gresik dan sekitarnya,” sambungnya.

    Baca Juga :  Warga Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam di Gresik

    Pagelaran dibuka dengan penampilan Dalang Ki Achmad Bagas Septyawan dengan lakon ‘Lahire Bungkus.’ Bagas merupakan salah satu dalang muda binaan Sanggar Mahesa Kencana Petrokimia Gresik, yang merupakan satu-satunya sanggar kesenian pagelaran wayang kulit purwa, karawitan dan gamelan Jawa yang ada di Gresik. Selain dalang binaan sejak usia dini, Bagas juga merupakan generasi muda karyawan Petrokimia Gresik dari unit Produksi II B.

    Dalang Cilik Kyano,Binaan Sanggar Mahesokencono Petrokimia Gresik

    Tidak sekedar penampilan Bagas, namun dalam gelaran tersebut juga menampilkan dalang cilik yakni, pelajar Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gresik. Serta, dalang Kyano Reynand Hanenda siswa Kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tratee dan sinden cilik. Turut meramaikan sinden muda Niken Salindri, serta bintang tamu Jo Klithik dan Jo Kluthuk, yang membuat masyarakat semakin antusias menyaksikan acara.

    Adapun penampilan utama adalah Dalang Ki Anom Dwijokangko dari Blitar, dengan membawakan lakon ‘Banjaran Narayana.’ Rangkaian kisah pada lakon ini dimulai dari perjalanan hidup Narayana, seorang tokoh yang sejak muda telah menunjukkan kecerdasan, keteguhan hati dan kemampuan diplomasi luar biasa.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Suarakan Kembali Subsidi Pupuk Perikanan Saat Dikunjungi Anggota DPR RI
    Dalang cilik Kyano, Kelas 4 Minu Tratee gresik

    “Cerita ini dapat memberikan inspirasi positif bagi kita semua dan menjadi pendidikan karakter bagi generasi muda, di mana dalam menjalankan bisnis dan roda operasional perusahaan, tentu banyak rintangan dan tantangan,” kata Adityo.

    “Namun kami yakin, rintangan dan tantangan itulah yang akan semakin mendewasakan kita, untuk dapat lebih bijak dalam melangkah dan mengambil keputusan,” tandasnya.

    Adityo juga mengatakan, pertunjukan tersebut juga merupakan bentuk komitmen Petrokimia Gresik, dalam menjaga keutuhan dan kebhinekaan Indonesia melalui kebudayaan. Karena nilai-nilai budaya mampu merekatkan semangat persatuan dan membangun, serta menjaga kerukunan bangsa.

    “Sejarah mencatat, bersatunya bangsa ini karena budaya. Jangan sampai terjadi disintegrasi bangsa, karena kita tidak peduli dengan seni budaya. Sejarah pun telah membuktikan bahwa seni budaya mampu merekatkan semangat persatuan, sehingga kerukunan tetap terjaga,” tutur Adityo.

    Dalam kesempatan tersebut, seluruh tamu dan penonton diajak untuk mengheningkan cipta bersama sebagai ungkapan doa bagi bangsa Indonesia, yang tengah menghadapi berbagai ujian. Momen hening cipta ini menjadi wujud kepedulian dan harapan bersama, agar situasi di tanah air segera membaik, serta tercipta kedamaian dan ketenangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Baca Juga :  Wujudkan Zero Stunting, Pemdes Bolo Perkuat Komitmen dan Kolaborasi Lintas Sektor

    Dalang Cilik

    Kyano sendiri telah bergabung di sanggar Maheso Kencono Petrokimia Gresik sejak masih berusia 5 tahun, pentas pertama bersamanya saat situasi Covid mereda tahun 2021. Kebetulan sanggar Maheso Kencono berada tepat di samping sekolahnya waktu itu di TK Petro (PIKPG). Meski waktu itu hanya sendiri dan latihan di malam hari, tak memupuskan niat Kyano untuk belajar mendalang.

    “Saya belajar wayang mulai TK, kalau di rumah belajarnya masih pakai wayang kertas, tapi kalau di sanggar petro, bisa berlatih wayang kulit beneran dan langsung diiringi gamelan langsung” ujar Kyano. Bersama Sanggar Maheso tiap hari rabu atau kamis malam kyano yang berlatih tak hanya belajar sabet, suluk tapi juga belajar memainkan gamelan.

    Bagas Septiawan dalang cilik dalang gresik gresik HUT petrokimia Kyano Petrokimia Gresik sanggar maheso kencono wayang kulit
    Previous ArticleTak Hanya Olahraga dan Cek Kesehatan Gratis, Gerakan Pangan Murah juga Digelar di Lamongan
    Next Article Kemeriahan Jalan Sehat dan Pawai Budaya Ala Desa Tanjung, Dilengkapi Maskot Tiap RW

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    13 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

    Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Kopi Rembang Sukses Tembus Pasaran Nasional Berkat Rumah BUMN SIG

    15 Juni 2025

    MINATBACA.com – Di balik aroma khas kopi yang mengepul di tiap cangkirnya, Kopi Lelet Pandawa…

    Inflasi YoY Mei 2025 di Kabupaten Gresik Tercatat Sebesar 0,6 Persen

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    Tingkatkan Peran Perempuan di Era Digital, Pemdes Kedungsumber Gandeng KBPPPA Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.