Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

      30 Mei 2026

      Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

      30 Mei 2026

      Pemkab Lamongan Meraih Opini WTP 10 Kali Secara Berturut-turut

      29 Mei 2026

      Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

      29 Mei 2026

      Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

      29 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas
    sosial

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    RedaksiBy Redaksi14 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kualitas sumber daya generasi muda terus coba ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, salah satunya melalui penyelenggaraan Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Gresik 2026.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam membentuk remaja yang sehat, berkarakter, serta memiliki daya saing di tengah dinamika perkembangan zaman. Dengan babak Grand Final diikuti sebanyak 20 finalis terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat dari total 109 pendaftar, yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dan teladan bagi generasi muda di Kabupaten Gresik.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, dalam sambutan menyampaikan, pembangunan daerah tidak hanya difokuskan pada aspek infrastruktur. Tetapi juga pembangunan manusia, sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

    “Generasi muda merupakan investasi strategis bagi masa depan daerah. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan menjadi generasi yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu menjaga diri dari berbagai perilaku berisiko,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Pemkab Gresik, dikatakan dokter Alif, saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan dalam upaya pembangunan generasi muda. Mulai dari tingginya risiko perkawinan usia dini, pergaulan berisiko, dampak negatif perkembangan digital, hingga isu kesehatan mental remaja.

    Berdasarkan data, angka dispensasi pernikahan di Kabupaten Gresik menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Yakni, dari 211 kasus pada 2023, menjadi 193 kasus pada 2024, dan kembali menurun menjadi 176 kasus pada 2025. Penurunan tersebut didukung oleh kebijakan Peraturan Bupati (Perbup) Gresik nomor 23 tahun 2025, tentang pencegahan dan penanganan perkawinan anak.

    Namun demikian, kasus perlindungan anak pada 2025 masih tercatat ada sebanyak 638 kasus, dengan 321 kasus melibatkan anak. Sementara itu, prevalensi stunting pada 2024 berada pada angka 15,2 persen, sedikit menurun dari 15,4 persen pada tahun sebelumnya.

    Sementara menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemkab Gresik terus memperkuat sinergi lintas sektor melalui program-program pembinaan remaja. Di antaranya terdapat edukasi kesehatan reproduksi, pengembangan sekolah ramah anak, serta penguatan peran keluarga melalui program Bina Keluarga Remaja (BKR).

    Ketua TP PKK Kabupaten Gresik sekaligus Bunda Genre Nurul Haromaini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan. Dia juga turut menekankan, pentingnya peran remaja dalam menyikapi arus informasi di era digital secara bijak.

    “Duta Genre diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan generasi muda, serta menjadi motivator bagi teman sebayanya,” tutur Nurul.

    Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik dr Titik Ernawati menjelaskan, Duta Genre merupakan bagian dari implementasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

    “Duta Genre berperan sebagai edukator, konselor, dan influencer dalam menyosialisasikan program kepada masyarakat, khususnya remaja,” jelasnya.

    Program Genre sendiri berfokus pada Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yang meliputi pencegahan perkawinan usia dini, pergaulan berisiko, serta penyalahgunaan narkoba. Adapun dewan juri pada ajang ini terdiri dari Haidar Iskandar, drg Hilmy Irsyadi Hanif, dan Asti Candrasasi yang merupakan psikolog dari Dinas KBPPPA Gresik.

    Pada Grand Final Duta Genre Kabupaten Gresik tahun 2026, pasangan Serry Satya dan Chandra Ari berhasil meraih juara pertama. Disusul juara kedua oleh pasangan Shesa Nayla dan Raditya Moreno, sementara juara ketiga diraih oleh pasangan Fahri Zaidan dan Syirilla Syila. Untuk penghargaan juara favorit diberikan kepada Alexandria Azzahra dan Billy Ardo, juara advokasi diraih oleh Adi Bachtiar dan Siti Aisyah, serta juara berbakat diberikan kepada Vito Dwi dan Inggrit Sally.

    Melalui kegiatan tersebut Pemkab Gresik berharap, dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, sehat, dan berkarakter dalam rangka mewujudkan visi pembangunan daerah, serta menyongsong Indonesia Emas.

    Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleBupati Lamongan Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026
    Next Article Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    Berita Terkait

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    30 Mei 2026

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    29 Mei 2026

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    29 Mei 2026

    Bupati Gresik Sebut Rokok Ilegal Jadi Musuh Bersama

    26 Mei 2026

    Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas

    26 Mei 2026

    Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

    24 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    Pemkab Lamongan Meraih Opini WTP 10 Kali Secara Berturut-turut

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Siap Mendukung Eksistensi Pertanian, Komisi Irigasi Lamongan Dikukuhkan

    25 April 2025

    MINATBACA.com – Guna mendukung eksistensi pertanian, Komisi Irigasi Kabupaten Lamongan periode tahun 2025-2027 resmi dikukuhkan…

    Melalui Yayasan at-Thoybah, Pemdes Betoyoguci Santuni Anak Yatim

    Pemkab Gresik Raih UHC Award Tingkat Utama Atas Capaian di Program JKN

    Cara Unik Usir Hama Tikus di Sawah, Pemdes Gredek Gresik Gelar Gropyokan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.