Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026

      Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

      14 Oktober 2026

      Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

      14 Oktober 2026

      Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

      14 Oktober 2026

      Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

      13 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Cara Unik Usir Hama Tikus di Sawah, Pemdes Gredek Gresik Gelar Gropyokan
    Ekonomi

    Cara Unik Usir Hama Tikus di Sawah, Pemdes Gredek Gresik Gelar Gropyokan

    RedaksiBy Redaksi2 Mei 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, mempunyai cara unik untuk memberantas hama tikus. Di mana warga, diajak untuk ikut aktif berpartisipasi.

    Yakni, dengan cara mengikuti festival gropyokan massal, dengan hadiah uang tunai bagi peserta yang berhasil menangkap tikus terbanyak. Gropyokan yang merupakan tradisi tahunan di Desa Gredek, diadakan berbeda dengan tahun lalu yang menggandeng komunitas penembak. Di mana kali ini, Gropyokan berlangsung selama sepekan mulai 1 Mei 2025, yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

    Adapun peserta bakal menyisir areal persawahan di wilayah desa setempat. Jika berhasil menangkap tikus hidup atau mati, akan dibawa ke balai desa Gredek dengan untuk satu ekor tikus dihargai Rp1.500. Para petani sendiri, beramai-ramai membasmi tikus dengan cara ditembak menggunakan senapan angin milik mereka masing-masing.

    Baca Juga :  Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    Mereka langsung menuju sawah untuk berburu tikus yang mengancam produktivitas tanaman padi mereka. Dalam ajang gropyokan tersebut, petani bergerak serentak menyisir area persawahan yang menjadi tempat persembunyian tikus.

    Kepala Desa Gredek Bahrul Ghofar mengatakan, pemberantasan hama tikus dengan menggunakan tembak senapan angin lebih jitu dan aman, dibanding memasang jebakan kabel listrik yang dinilai lebih berbahaya.

    “Setrum tikus sangat berbahaya, karena dapat membunuh tikus dan membahayakan nyawa petani yang menggunakan. Karena sudah banyak yang menjadi korban sehingga gropyokan ini dilakukan,” ungkap Ghofar, Jumat (2/5/2025).

    Festival Gropyokan ini, kata Ghofar juga diadakan untuk memacu semangat petani dalam menjaga sawah mereka dari hama tikus.

    Baca Juga :  Cara Petrokimia Gresik Bantu Berdayakan Warga Sekitar Perusahaan Guna Dukung Ketahanan Pangan

    “Gropyokan ini diadakan untuk memacu semangat petani menjaga sawah dari hama. Yang bisa menangkap tikus, akan mendapatkan bonus Rp1.500 per ekor. Ini sebagai wujud apresiasi kepada peserta dalam upaya memberantas hama tikus,” ucapnya.

    “Festival Gropyokan Tikus ini tidak sekadar membasmi hama tikus saja. Tetapi yang terpenting, mampu menumbuhkan rasa gotong-royong antar masyarakat petani,” jelasnya.

    Para petani antusias mengikuti Festival Gropyokan Tikus Massal yang digagas pemerintah Desa Gredek. Salah satu petani yang mengikuti Festival adalah Sarjan, yang mengatakan tingkat kesulitan sewaktu mengikuti kegiatan.

    “Sulitnya saat mencari tikus ini ada di beberapa sawah, yang padinya sudah tumbuh tinggi. Sehingga untuk melihat keberadaan dan pergerakan tikus sedikit terganggu,” beber Sarjan.

    Baca Juga :  Gresik Tampil Perdana Sebagai Pelopor Pameran Bonsai Kelas Bintang

    “Kalau padinya tidak terlalu tinggi, membasmi tikus akan lebih mudah. Tidak perlu menggunakan senapan angin juga bisa, dengan dipukul dengan kayu. Bahkan, bisa mendapatkan lebih dari 50 ekor tikus di tiap sawahnya,” lanjutnya.

    Selain gropyokan tikus, Pemerintah Desa Gredek juga menyediakan rumah burung hantu di area persawahan, untuk memberantas hama tikus.

    “Di Desa Gredek, keberadaan rumah burung hantu sudah merata di seluruh wilayah pertanian. Meski begitu, rencananya akan ditambah karena populasinya semakin banyak,” tuturnya.

    gresik hama tikus
    Previous ArticleHardiknas 2025, Pemkab Lamongan Beri Penghargaan Insan Pendidikan
    Next Article Upacara Bendera dan Lomba Tumpeng Meriahkan Hardiknas 2025 di Desa Betoyokauman Gresik

    Berita Terkait

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    6 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

    Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Percepat Penanganan Banjir di Lamongan, 6 Pompa Tambahan Dikerahkan

    18 Februari 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus berupaya, melakukan percepatan penanganan banjir yang menggenang di…

    Wakil Bupati Gresik Buka Pembinaan Kafilah Hadapi MTQ Provinsi Jawa Timur 2027

    Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Mendukung Pengembangan Olahraga

    Petrokimia Gresik Beri Apresiasi Tim Voli GPPI yang Menjadi Juara Ketiga

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.