MINATBACA.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan tahun 2026, dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan sejak Selasa (14/4/2026) tersebut, menjadi tanda dimulainya serangkaian pembinaan dan pemetaan kafilah MTQ Lamongan, dengan muara bertujuan untuk mengikuti kompetisi di tingkat provinsi nantinya.
Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, pola pembinaan MTQ ini memang telah dilakukan dari tingkat desa, juga kecamatan. Sehingga MTQ tingkat kabupaten yang dilaksanakan, dimaksudkan untuk menjaring seluruh potensi Qari dan Qariah dari berbagai wilayah.
“Kalau dulu kan di daerah tertentu lebih mendominasi, tapi sekarang saya lihat dari data yang ada, menyebar di seluruh wilayah-wilayah kabupaten,” ujar Pak Yes.
“Ini membuktikan, bahwa permintaan LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran) berjalan sampai di tingkat-tingkat desa, dan berhasil menggairahkan semangat Al Quran ini sampai dengan tingkat desa,” tambahnya.
Pak Yes menambahkan, terselenggaranya MTQ dan semangat membumikan Al Quran, sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan yakni, Lamongan Nyantri.
“Alhamdulillah karena ini seiring dengan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan melalui gerakan Lamongan Menghafal, Lamongan Membaca. Sehingga ini juga mendorong banyaknya anak-anak yang punya potensi dalam keterampilan Musabaqah Tilawatil Quran, dan ini sejalan dengan Program Lamongan Nyantri,” terangnya.
Ketua LPTQ yang juga Sekda Lamongan M Nalikan menjelaskan, jumlah peserta MTQ ke-28 sebanyak 519 peserta. Kemudian yang lolos ada sebanyak 285 peserta, dengan rincian 144 peserta utusan kecamatan dan 141 peserta independen.
“Tentu ini animo yang besar dari masyarakat, baik itu kontingen per kecamatan atau yang daftar pribadi, ini nanti pasti kita persiapkan sepenuhnya. Setelah diperoleh pemenang, kita evaluasi, selanjutnya akan dilakukan pembinaan setahun. Mudah-mudahan nanti akan bisa mengembalikan Lamongan menjadi juara umum,” kata Nalikan.
Adapun MTQ ke-28 dilaksanakan selama dua hari (14-15/4/2026) dengan lokasi lomba tersebar di sembilan titik, serta tujuh cabang lomba yang terbagi dalam 24 golongan dengan kategori peserta putra dan putri. Untuk cabang yang dilombakan yakni, Tilawah, Hifdzil Quran, Musabaqah Syahril Quran, Musabaqah Tafsir Quran, Musabaqah Fahmil Quran, Karya Tulis Ilmi Al Quran, dan Khattil Quran.

