MINATBACA.com – Upacara memperingati Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bertempat di lapangan Kantor Bupati Gresik, Senin (12/10/2026).
Kegiatan diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Gresik, dengan pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Dalam peringatan dengan tema ‘Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan’ tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertindak sebagai pembina upacara, sekaligus berkesempatan membaca sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
“Tema Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan menegaskan tekad kita untuk meningkatkan daya saing, memperluas kesempatan bagi masyarakat, serta melaksanakan pembangunan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Sambutan juga menyoroti pelaksanaan sembilan program pengabdian melalui Nawa Bhakti Satya, sebagai arah pembangunan Provinsi Jawa Timur periode 2025–2029. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan konektivitas wilayah, memperkuat ketahanan pangan, serta memperluas akses terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Dalam sambutan, Gus Yani juga menyampaikan, tingkat kemiskinan di Jawa Timur pada Bulan Maret 2026 tercatat 9,06 persen, tingkat pengangguran terbuka pada Mei 2026 mencapai 3,42 persen, dengan cakupan perlindungan jaminan kesehatan masyarakat hingga September 2026 mencapai 96,12 persen. Sementara tingkat kemantapan jalan provinsi hingga semester I tahun 2026 mencapai 87,83 persen.
Selain itu, perekonomian Jawa Timur pada semester I 2026 tumbuh sebesar 5,84 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,45 persen. Realisasi investasi mencapai Rp72,7 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 135.651 orang.
“Setiap kebijakan dan anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, koordinasi antarpemerintah daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan kolaborasi dengan seluruh mitra pembangunan perlu terus diperkuat,” kata dia.
Usai membaca sambutan Gubernur Jawa Timur, Gus Yani menegaskan komitmen Pemkab Gresik untuk memperhatikan kesejahteraan seluruh ASN, baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun PPPK, di tengah tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi.
“Di tengah isu efisiensi anggaran dan pemotongan TKK, Pemerintah Kabupaten Gresik tetap berupaya memenuhi hak-hak ASN. Khusus bagi PNS, TPP tetap diberikan secara penuh tanpa pemotongan. Kami akan terus berusaha menjaga kesejahteraan pegawai, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tutur Gus Yani.
“Tahun depan, kami merencanakan tambahan penghasilan bagi PPPK paruh waktu untuk dialokasikan sebagai THR. Pada tahun berikutnya, mudah-mudahan dapat ditingkatkan lagi melalui pemberian gaji ke-13 dan ke-14, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan diiringi peningkatan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Gus Yani berharap, upaya peningkatan kesejahteraan yang coba dilakukan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab, profesionalisme, dan dedikasi dalam bekerja. Oleh karena itu, seluruh ASN diminta untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk bekerja dengan baik, meningkatkan kinerja, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bekerjalah dengan ikhlas dan profesional, karena tantangan yang dihadapi masyarakat ke depan semakin beragam. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang berkualitas,” pesan Gus Yani.
“Saya tidak ingin mendengar lagi ada PPPK yang bermasalah, baik terkait persoalan hukum maupun pelanggaran lainnya. Kesempatan untuk mengabdi harus dijaga dengan menunjukkan kinerja dan integritas. Pemerintah daerah tidak akan memberikan toleransi apabila pegawai tidak menjalankan tanggung jawabnya dengan baik,” tandasnya.

