Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Ketua DPRD Dukung Aplikasi GresikSoya, Langkah Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat
    Pemerintahan

    Ketua DPRD Dukung Aplikasi GresikSoya, Langkah Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat

    RedaksiBy Redaksi29 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat, memastikan tidak ada lagi warga miskin yang luput dari penyaluran bantuan sosial.

    Dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, rapat evaluasi kinerja aplikasi GresikSoya bersama seluruh camat menetapkan batas waktu finalisasi data yang krusial. Hal ini dilakukan untuk menjamin program pengentasan kemiskinan tahun 2026 betul-betul tepat sasaran.

    Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik, Rabu (29/10/2025). Di mana dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, saat memberi pengarahan menekankan, akurasi data adalah kunci efektivitas program bantuan sosial pada tahun 2026. Dia pun meminta kepada camat di wilayah dengan progres rendah, segera mengambil langkah percepatan.

    Aplikasi GresikSoya merupakan platform digital yang dikembangkan Pemkab Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos). Platform ini berfungsi menyediakan pendataan terpadu dan real time penduduk miskin, berdasarkan 21 indikator yang telah ditetapkan. Melalui sistem ini, data kemiskinan di Kabupaten Gresik dapat diperbarui secara berkelanjutan, dan diverifikasi secara langsung di lapangan.

    Baca Juga :  Sinergi Dakwah dan Seni, MUI Gresik Kunjungi SMK ASIK Ima'an Dukun

    “Kami mengapresiasi kecamatan yang telah berprogres cepat. Namun, kami minta agar camat di wilayah dengan progres rendah segera dipercepat. Data yang terlambat, berarti potensi warga miskin tidak terdata dan bisa kehilangan haknya di tahun 2026,” ungkap dokter Alif.

    Hingga 29 Oktober 2025, Kecamatan Panceng, Kedamean, dan Duduksampeyan, tercatat sebagai kecamatan dengan progres pendataan tertinggi. Namun sebaliknya, Kecamatan Manyar, Gresik kota, dan Balongpanggang, menjadi wilayah dengan progres pendataan penduduk miskin paling rendah.

    Kepala Dinsos Gresik Ummi Khoiroh menjelaskan, GresikSoya yang telah berjalan delapan bulan, merupakan instrumen vital dalam implementasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 61 tahun 2024.

    “GresikSoya unik, karena menggunakan 21 indikator kemiskinan lokal yang ditetapkan dalam Perbup 61/2024. 21 indikator ini memungkinkan kita memiliki tolak ukur yang lebih sensitif dan sesuai dengan kondisi sosiologis masyarakat Gresik. Data ini nantinya akan menjadi dasar usulan ke dalam DTKS, dan perbaikan data kemiskinan di tingkat daerah,” jelas Ummi.

    Baca Juga :  Agenda Pengabdian Masyarakat, Wabup Melepas Sebanyak 200 Mahasiswa KKN Universitas Gresik

    Sementara Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, yang turut hadir dalam rapat tersebut menegaskan, komitmen dari pihak legislatif untuk mendukung penuh upaya validasi data yang dilakukan oleh Pemkab Gresik.

    “Data yang akurat dari GresikSoya adalah, cerminan kondisi riil masyarakat. Kami di DPRD siap mengawal, agar hasil data ini benar-benar menjadi dasar perencanaan yang matang dan adil bagi seluruh warga Gresik yang membutuhkan,” ucap Syahrul.

    Adapun hasil dari rapat evaluasi tersebut akhirnya menyepakati, keputusan yang harus dipatuhi oleh seluruh camat di Gresik. Yakni, camat wajib segera melakukan koordinasi langsung dengan bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di tingkat desa dan kelurahan, untuk memonitor dan mempercepat proses pendataan. Serta disepakati batas akhir input dan finalisasi data kemiskinan melalui GresikSoya adalah, 15 November 2025.

    Baca Juga :  Kades Prupuh Turut Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional

    Data final yang terkumpul per 15 November 2025 nantinya, akan dibuatkan Surat Keputusan (SK) dan ditandatangani oleh Bupati Gresik. Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan resmi, untuk penyaluran bantuan sosial dan juga program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik sepanjang tahun 2026.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHingga Bulan Oktober 2025, Kemantapan Jalan di Lamongan Telah Mencapai 400,138 Kilometer
    Next Article Petani Kini Bisa Beli Pupuk Lebih Murah, Bupati Gresik Apresiasi Langkah PT Pupuk Indonesia

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026

    Wabup Gresik Dengarkan Langsung Keluhan Warga Saat Serahkan Bantuan di Benjeng

    25 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pemkab Lamongan Upayakan Percepat Pengelolaan Sampah

    15 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Percepatan untuk pengelolaan sampah dengan kapasitas yang besar, terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten…

    Komitmen Pemkab Lamongan Menjadi Kabupaten Layak Anak

    Ini yang Disampaikan Direktur Utama Saat Memimpin Upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik

    Olahraga Bersama Hingga Cek Kesehatan Gratis Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Lamongan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.