Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026

      Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

      14 Oktober 2026

      Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

      14 Oktober 2026

      Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

      14 Oktober 2026

      Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

      13 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Ketua DPRD Dukung Aplikasi GresikSoya, Langkah Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat
    Pemerintahan

    Ketua DPRD Dukung Aplikasi GresikSoya, Langkah Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat

    RedaksiBy Redaksi29 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat, memastikan tidak ada lagi warga miskin yang luput dari penyaluran bantuan sosial.

    Dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, rapat evaluasi kinerja aplikasi GresikSoya bersama seluruh camat menetapkan batas waktu finalisasi data yang krusial. Hal ini dilakukan untuk menjamin program pengentasan kemiskinan tahun 2026 betul-betul tepat sasaran.

    Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik, Rabu (29/10/2025). Di mana dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, saat memberi pengarahan menekankan, akurasi data adalah kunci efektivitas program bantuan sosial pada tahun 2026. Dia pun meminta kepada camat di wilayah dengan progres rendah, segera mengambil langkah percepatan.

    Aplikasi GresikSoya merupakan platform digital yang dikembangkan Pemkab Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos). Platform ini berfungsi menyediakan pendataan terpadu dan real time penduduk miskin, berdasarkan 21 indikator yang telah ditetapkan. Melalui sistem ini, data kemiskinan di Kabupaten Gresik dapat diperbarui secara berkelanjutan, dan diverifikasi secara langsung di lapangan.

    Baca Juga :  Sekda Gresik Tegaskan Inovasi Tidak Boleh Terhenti, Meski Anggaran Dipangkas

    “Kami mengapresiasi kecamatan yang telah berprogres cepat. Namun, kami minta agar camat di wilayah dengan progres rendah segera dipercepat. Data yang terlambat, berarti potensi warga miskin tidak terdata dan bisa kehilangan haknya di tahun 2026,” ungkap dokter Alif.

    Hingga 29 Oktober 2025, Kecamatan Panceng, Kedamean, dan Duduksampeyan, tercatat sebagai kecamatan dengan progres pendataan tertinggi. Namun sebaliknya, Kecamatan Manyar, Gresik kota, dan Balongpanggang, menjadi wilayah dengan progres pendataan penduduk miskin paling rendah.

    Kepala Dinsos Gresik Ummi Khoiroh menjelaskan, GresikSoya yang telah berjalan delapan bulan, merupakan instrumen vital dalam implementasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 61 tahun 2024.

    “GresikSoya unik, karena menggunakan 21 indikator kemiskinan lokal yang ditetapkan dalam Perbup 61/2024. 21 indikator ini memungkinkan kita memiliki tolak ukur yang lebih sensitif dan sesuai dengan kondisi sosiologis masyarakat Gresik. Data ini nantinya akan menjadi dasar usulan ke dalam DTKS, dan perbaikan data kemiskinan di tingkat daerah,” jelas Ummi.

    Baca Juga :  Bupati dan Forkopimda Gresik Menjenguk Korban, Pastikan Situasi Panceng Tetap Kondusif

    Sementara Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, yang turut hadir dalam rapat tersebut menegaskan, komitmen dari pihak legislatif untuk mendukung penuh upaya validasi data yang dilakukan oleh Pemkab Gresik.

    “Data yang akurat dari GresikSoya adalah, cerminan kondisi riil masyarakat. Kami di DPRD siap mengawal, agar hasil data ini benar-benar menjadi dasar perencanaan yang matang dan adil bagi seluruh warga Gresik yang membutuhkan,” ucap Syahrul.

    Adapun hasil dari rapat evaluasi tersebut akhirnya menyepakati, keputusan yang harus dipatuhi oleh seluruh camat di Gresik. Yakni, camat wajib segera melakukan koordinasi langsung dengan bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di tingkat desa dan kelurahan, untuk memonitor dan mempercepat proses pendataan. Serta disepakati batas akhir input dan finalisasi data kemiskinan melalui GresikSoya adalah, 15 November 2025.

    Baca Juga :  Gelar Doa Bersama, DPC PDI Perjuangan Gresik juga Ajak Meneladani Perjuangan dan Jasa Bung Karno

    Data final yang terkumpul per 15 November 2025 nantinya, akan dibuatkan Surat Keputusan (SK) dan ditandatangani oleh Bupati Gresik. Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan resmi, untuk penyaluran bantuan sosial dan juga program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik sepanjang tahun 2026.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHingga Bulan Oktober 2025, Kemantapan Jalan di Lamongan Telah Mencapai 400,138 Kilometer
    Next Article Petani Kini Bisa Beli Pupuk Lebih Murah, Bupati Gresik Apresiasi Langkah PT Pupuk Indonesia

    Berita Terkait

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    6 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

    Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Peringati Bulan K3 Nasional, PLN NP Gresik Serius Wujudkan Zero Accident

    22 Januari 2026

    MINATBACA.com – Mencegah terjadinya kecelakaan kerja alias zero accident, PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkit…

    Meski Sudah Ada 6 Perusahaan, Taiwan Masih Tertarik Investasi di Lamongan

    Apresiasi dan Dukungan Pemdes Kedungsumber Untuk Kegiatan Sekoper

    Pemkab Lamongan Terus Berupaya Meningkatkan Angka Harapan Hidup

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.