Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Capaian Program 100 Hari, Plt Bupati Gresik Tunjukkan Komitmen Nawakarsa
    Pemerintahan

    Capaian Program 100 Hari, Plt Bupati Gresik Tunjukkan Komitmen Nawakarsa

    RedaksiBy Redaksi16 Juni 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bertempat di ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif di dampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahur Rahman, memaparkan capaian ‘Program 100 Hari Kerja’ sebagai bagian implementasi visi misi Nawakarsa, Senin (16/6/2025).

    Program tersebut merupakan langkah awal untuk mengukur efektivitas dan kecepatan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menuju lima tahun kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif ke depan. Di mana dokter Alif-sapaan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan, mayoritas program berhasil tercapai sesuai target, bahkan sebagian program di antaranya berhasil melampaui ekspektasi.

    “Alhamdulillah, hampir seluruh program berhasil tercapai hingga 100 persen, bahkan ada yang melampaui target. Namun demikian, beberapa program masih memerlukan penyesuaian di lapangan, karena faktor situasional yang dinamis,” ujar dokter Alif.

    Capaian program tersebut, dirangkum dalam sebuah video visual yang menampilkan progres dari masing-masing sembilan Nawakarsa. Beberapa capaian yang melebihi target antara lain, rehabilitasi ruang kelas di enam Sekolah Dasar (SD) yang mencapai 120 persen, serta pengaktifan 282 admin perusahaan dari target awal, dengan capaian sebesar 285 persen.

    Baca Juga :  Gelar Workshop, Petrokimia Gresik Dorong 15 UMK Menembus Pasar Internasional

    Sementara dalam sesi tanya jawab bersama dengan awak media, berbagai isu strategis turut disampaikan. Di antaranya mengenai penanganan banjir, pengangguran terbuka, akses air bersih, layanan pendidikan dan kesehatan. Di mana terkait penanggulangan banjir, dokter Alif menegaskan, Pemkab Gresik terus bersinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat merespons cepat kondisi di lapangan. Sekaligus mengapresiasi kinerja pemerintahan periode sebelumnya, dalam membangun infrastruktur penanggulangan seperti normalisasi saluran dan kolam retensi.

    “Saya mengapresiasi upaya pemerintah sebelumnya dalam menanggulangi banjir. Salah satu indikator keberhasilan adalah, kecepatan surutnya air. Meski banjir beberapa waktu lalu tergolong besar, namun dalam satu hari air telah surut. Kami terus berupaya melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi dan normalisasi saluran,” ungkap dokter Alif.

    Baca Juga :  Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    Sementara di sektor ketenagakerjaan, Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) telah menggelar berbagai kegiatan, seperti job fair dan walk in interview guna mempertemukan pencari kerja dengan pihak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dalam waktu singkat.

    “Kami tidak hanya membuka satu jalur, tetapi berbagai peluang, termasuk menciptakan ekosistem kewirausahaan di bidang pertanian, peternakan dan sektor lain. Harapannya, masyarakat tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja,” jelasnya.

    Adapun untuk mengatasi persoalan air bersih, Pemkab Gresik telah menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satu kendala utama adalah, berkurangnya debit air dari sumber Umbulan, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat. Untuk sektor kesehatan, sebanyak enam puskesmas telah ditingkatkan fasilitas dengan penyediaan ruang rawat inap dan penambahan 19 tempat tidur. Juga memperkuat layanan Rumah Sakit Gresik Sehati, dengan pemenuhan kebutuhan dokter spesialis dan tenaga kesehatan untuk wilayah Bawean.

    Baca Juga :  Faktor yang Menjadikan Pengalangan Masuk Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur

    Upaya percepatan penurunan stunting, turut menjadi fokus perhatian. Pemkab Gresik telah melaksanakan program pencegahan sejak masa pra nikah, kehamilan, hingga balita berisiko stunting.

    “Semua calon pengantin yang terdata di aplikasi Detak Keris, telah di dampingi dan diberi edukasi. Program SOTH (Sekolah Orang Tua Hebat), Yanda Bunda dan GUS (Gresik Urus Stunting) merupakan bagian dari intervensi berkelanjutan yang kami jalankan,” tegas dokter Alif.

    Plt Bupati Gresik juga menyampaikan, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam rangka menyukseskan Program 100 Hari Kerja.

    “Keberhasilan ini bukan hasil kerja sendiri, melainkan buah kolaborasi seluruh elemen. Kami terus membuka ruang kritik dan saran konstruktif, demi kemajuan Gresik yang lebih baik ke depan,” kata dokter Alif.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticlePemdes Sembayat Manyar Kembali Menyalurkan BLT Untuk 42 KPM
    Next Article Kampung Pandu Diresmikan, Kampung Tanpa Residu yang Ada di Lamongan

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Pemdes Kalirejo Beri Klarifikasi Terkait Warga yang Dikabarkan Tidak Menerima Bansos

    26 Februari 2025

    MINATBACA.com – Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kalirejo, Kecamatan Dukun, Gresik, akhirnya memberikan klarifikasi dan coba…

    Pemkab Gresik Terima Penghargaan Proklim Kategori Lestari dari KLHK

    Catat Rekor Nasional, Kabupaten Gresik Bentuk 239 Koperasi Merah Putih

    Kendalikan Laju Inflasi, Pemkab Gresik Menggelar Gerakan Pangan Murah

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.