Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

      15 Juli 2026

      Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

      15 Juli 2026

      Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

      15 Juli 2026

      Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

      15 Juli 2026

      Ketika Pegawai Petrokimia Gresik Menginspirasi dan Berbagi Pengalaman Kepada Para Pelajar

      14 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Inspirasi»Kampung Pandu Diresmikan, Kampung Tanpa Residu yang Ada di Lamongan
    Inspirasi

    Kampung Pandu Diresmikan, Kampung Tanpa Residu yang Ada di Lamongan

    RedaksiBy Redaksi16 Juni 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Terobosan apik berhasil dilakukan di Desa Jotosanur yang terletak di Kecamatan Tikung, Lamongan, yang sukses dikembangkan menjadi kampung ketahanan pangan terpadu (Kampung Pandu) oleh Kodim 0812 Lamongan.

    Tidak hanya itu, tempat yang sama juga berhasil dijadikan sebagai kampung tanpa residu. Di mana tiga sektor yakni, pertanian, peternakan dan perikanan, dibuat saling berintegrasi. Sehingga dengan demikian, tidak ada sisa atau limbah yang terbuang sia-sia, lantaran semua dapat diolah dan dimanfaatkan.

    “Dulu tempat ini untuk kejuaran motorcross, kemudian bisa disulap menjadi kampung pangan terpadu,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat mendampingi Pangdam V Brawijaya  Mayjen TNI Rudy Saladin, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Kampung Pandu di Jotosanur, Kabupaten Lamongan, Senin (16/6/2025).

    Baca Juga :  Pola Baru Transmigrasi, Pemkab Lamongan Lebih Utamakan Potensi Caltrans

    “Di sini sudah tidak ada yang tersisa. Limbah kotoran peternakan diolah menjadi pupuk, sisa hasil pertanian bisa menjadi pakan ternak. Semua sudah diolah, dimanfatkan semua. Bisa dibilang, Kampung Pandu bisa disebut kampung tanpa residu, tidak ada sisanya, semuanya diolah,” lanjutnya.

    Tidak hanya itu, Kampung Pandu yang dikembangkan oleh Kodim 0812 Lamongan tersebut, juga mampu menghasilkan varietas padi unggul yakni, PJM 01 hingga PJM 04. Sekaligus menjadi tempat kolaborasi akademis riset dan pengembangan inovasi, dari Satuan Tugas Sinergi dan Kolaborasi untuk Negeri (Satgas Sego Boran) untuk swasembada pangan.

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku, turut bangga atas apa yang dilakukan di Kampung Pandu. Sebab integrated farming di Kampung Pandu tidak hanya menyasar green economy atau pertanian, tetapi turut menyentuh sektor peternakan dan juga perikanan (blue economy).

    Baca Juga :  Cara Pemkab Lamongan Realisasi Program Untuk Kurangi Volume Sampah

    “Kalau ada siapa pun pihak bertanya bagaimana konsep blue economic, tidak usah jauh-jauh, silahkan datang ke Kampung Pandu Lamongan. Betapa Kampung Pandu ini hulu ke hilir, ekosistemnya, terbangun recycle yang luar biasa,” tutur Khofifah.

    Khofifah juga turut menyoroti inovasi, kreatifitas dan komitmen, yang telah dilaksanakan di Kampung Pandu. Di mana dengan aksi nyata, menghasilkan teknologi tepat guna namun sederhana, dalam mengembangkan integrated farming. Khofifah berharap, inovasi yang berkembang di Kampung Pandu juga mampu direplikasikan di seluruh wilayah yang ada di Jawa Timur.

    Sementara Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan, integrated farming sebenarnya tidak harus berada di dalam satu tempat atau berdampingan satu sama lain. Namun, tetap terintegrasi kebermanfaatan di seluruh sektor.

    Baca Juga :  Lamongan Jadi Daerah Pertama di Indonesia yang Menerima Bantuan Mobil Pikap Operasional KDMP

    “Ini ingin kita buat sistem terpadunya, bukan berarti bersama-sama, di lahan yang sama. Tapi kita ingin mensinergikan potensi yang ada, di manfatkan satu sama lain. Ini tidak mudah, saya ingin teman-teman yang berperan aktif di sini tidak berhenti berinovasi,” tutur Rudy.

    Selain itu, Rudy berkomitmen, integrated farming dapat dikembangkan di masing-masing Komando Resor Militer (Kodim) yang ada di wilayah Jawa Timur, dengan lahan minimal 10 hektare untuk swasembada pangan. Karena hal ini, sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto dan juga pemerintah pusat untuk dapat memberdayakan swasembada pangan di Indonesia.

    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleCapaian Program 100 Hari, Plt Bupati Gresik Tunjukkan Komitmen Nawakarsa
    Next Article Pemdes Manyarejo Apresiasi Positif Pembangunan Rumah Kompos

    Berita Terkait

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    15 Juli 2026

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    15 Juli 2026

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    9 Juli 2026

    Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    9 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    Ketika Pegawai Petrokimia Gresik Menginspirasi dan Berbagi Pengalaman Kepada Para Pelajar

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Pemdes Sembunganyar Kembangkan Bumdes Demi Kemakmuran Masyarakat

    25 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Pemerintahan Desa (Pemdes) Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Gresik, terus mengembangkan Badan Usaha Milk Desa…

    Petrokimia Gresik Turut Kirim Bantuan Untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

    Kapolres Gresik Komitmen Berantas Narkoba Hingga Judi Online dan Offline

    Desa Sungonlegowo Masuk 3 Besar Terbaik Lomba Gotong Royong di Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.