Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Bersama Jajaran Forkopimda Lamongan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

      14 Agustus 2026

      Memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Apel Besar Digelar di Alun Alun Lamongan

      14 Agustus 2026

      Ulang Janji Kwarcab Gerakan Pramuka Lamongan, Jelang Peringatan Hari Pramuka ke-65

      14 Agustus 2026

      Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

      13 Agustus 2026

      Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

      13 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»SIG dan BRIN Kerja Sama Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat dan Klorida
    Ekonomi

    SIG dan BRIN Kerja Sama Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat dan Klorida

    RedaksiBy Redaksi7 Mei 20254 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), melakukan penandatanganan kerja sama ‘Pengembangan Beton Hijau untuk Infrastruktur Kawasan Pesisir dan Laut.’

    Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Operasi SIG Reni Wulandari dan Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN Teguh Muttaqie di Gedung The East, Jakarta, Rabu (30/4/2025). Dengan kedua belah pihak menyambut positif dan penuh optimistis, mengenai kerja sama yang bakal dilakoni.

    Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, di tengah persaingan ketat, SIG senantiasa menjaga komitmen dalam memproduksi bahan bangunan ramah lingkungan yang merupakan bagian dari upaya dekarbonisasi yang konsisten dijalankan oleh pihak perusahaan.

    Melalui penggunaan bahan baku dan bahan bakar alternatif, efisiensi energi, hingga penggunaan energi terbarukan, saat ini semen hijau SIG lebih rendah emisi karbon hingga 38 persen jika dibandingkan semen konvensional. Setelah berhasil memproduksi semen hijau untuk kawasan pesisir, kerja sama dengan BRIN ini mewujudkan intensi SIG untuk memperluas pengembangan dalam produksi beton hijau untuk kawasan pesisir.

    Baca Juga :  Pelatihan dan Sertifikasi 500 Ahli Bangunan yang Digelar SIG Serentak di 5 Provinsi Catat Rekor MURI

    “Kami telah berkolaborasi dengan BRIN untuk berbagai kegiatan penelitian terapan, dan saat ini kami kembali bekerja sama dalam pengembangan beton hijau untuk mendukung pembangunan infrastruktur kawasan pesisir dan laut,” kata Donny Arsal.

    “Semoga ikhtiar ini dapat mendukung program pembangunan pemerintah melalui penggunaan produk yang andal dan ramah lingkungan,” sambungnya.

    Produk bahan bangunan rendah karbon, semakin dibutuhkan dalam urgensi penanganan dampak perubahan iklim dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan. Hal ini pun sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan pengembangan infrastruktur. Di lingkungan ekstrem seperti kawasan pesisir dan laut, struktur beton berisiko lebih mudah keropos.

    Kerja sama antara SIG dan BRIN bertujuan untuk menghasilkan beton dengan ketahanan tinggi terhadap sulfat, termasuk gelombang, pasang surut dan korosi akibat ion klorida. Beton ini akan memiliki formulasi khusus untuk lingkungan laut dengan peningkatan kepadatan, daya tahan dan masa layan beton, sehingga mengurangi biaya perawatan dan kokoh dalam jangka panjang.

    Direktur Operasi SIG Reni Wulandari menyampaikan, dalam riset ini SIG bersama BRIN akan mengembangkan produk beton hijau yang memiliki ketahanan tinggi di lingkungan ekstrem, seperti kawasan pesisir dengan memperhatikan aspek infrastruktur pesisir dan kekhususan bahan baku yang dipakai, sehingga lebih unggul dari beton konvensional. Selain berkualitas tinggi, beton hasil pengembangan ini juga lebih ramah lingkungan karena menggunakan material rendah karbon.

    Baca Juga :  Produk Semen dari SIG Jadi Produk Unggulan di Bali Lantaran Dipercaya Para Konsumen

    “Kami berharap, hasil riset ini menjadi solusi atas kebutuhan konstruksi di daerah-daerah pesisir, terutama yang telah mengalami peningkatan level permukaan air,” tutur Reni Wulandari.

    “Karena itu, kami menggandeng BRIN untuk mengakselerasi dengan riset menyeluruh untuk menghasilkan produk beton berkualitas tinggi, tetapi tetap memperhatikan aspek keberlanjutan,” lanjutnya.

    Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN Cuk Supriyadi Ali Nandar, menyambut baik inisiatif SIG untuk berkolaborasi dalam pengembangan beton hijau untuk infrastruktur di kawasan pesisir dan laut. Beton hijau ini diharapkan lebih ramah lingkungan dibandingkan beton konvensional karena lebih rendah emisi, diproduksi dengan energi yang lebih efisien, namun tetap berkualitas tinggi.

    “BRIN dan SIG memiliki kesamaan visi untuk memajukan bangsa dan negara. Indonesia adalah negara kepulauan, maka kerja sama ini menjadi kontribusi untuk melindungi pantai-pantai dari abrasi dengan memberi lapis lindung. Bersama SIG, BRIN akan membuat lapis lindung menggunakan teknologi beton yang ramah lingkungan tanpa mengesampingkan kualitas dan sesuai dengan peruntukan di wilayah Indonesia,” ungkap Cuk Supriyadi Ali Nandar.

    Baca Juga :  SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

    Sementara Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, Teguh Muttaqie menjelaskan, dalam kerja sama tersebut BRIN dan SIG akan memformulasikan material baru. Contohnya waste material seperti fly ash dan slag nikel, dalam komposisi beton hijau sehingga tercipta desain baru yang dapat digunakan untuk proyek tanggul, infrastruktur pelabuhan dan kawasan pesisir lainnya.

    “Beton konvensional membutuhkan banyak energi yang berdampak pada perubahan iklim. Saya yakin SIG memiliki strategi dan inisiatif untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia, dengan menerapkan teknologi bersih dan hijau. Sinergi ini menjadi langkah nyata untuk menyongsong masa depan yang lebih rendah karbon, lebih bersih dan berkelanjutan,” ucap Teguh Muttaqie.

    SIG
    Previous ArticlePelamar Mini Job Fair Disnaker Gresik Lolos Langsung Bekerja di Perusahaan
    Next Article Pemkab Gresik Tegaskan Komitmen Terhadap Investasi

    Berita Terkait

    SIG Meraih ESG Award 2026 dari KEHATI Berkat Inovasi Rendah Karbon dan Konsisten Kurangi Emisi

    13 Agustus 2026

    Direktur Operasi SIG Tinjau Langsung Optimalisasi Produksi dan Distribusi Semen

    10 Agustus 2026

    SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

    5 Agustus 2026

    Direktur Utama SIG Terjun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan Normal

    5 Agustus 2026

    SIG Catat Penjualan 18 Juta Ton pada Semester I Tahun 2026

    27 Juli 2026

    Penjualan 15 Juta Ton Berhasil Dicatat SIG Dari Bulan Januari Hingga Mei 2026

    6 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Bersama Jajaran Forkopimda Lamongan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

    Memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Apel Besar Digelar di Alun Alun Lamongan

    Ulang Janji Kwarcab Gerakan Pramuka Lamongan, Jelang Peringatan Hari Pramuka ke-65

    Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

    Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Wabup Gresik Serahkan Bantuan Tahap Pertama Untuk ODHIV, Komitmen Eliminasi HIV Pada 2030

    26 Februari 2026

    MINATBACA.com – Bantuan tahap pertama bagi Orang Dengan HIV (ODHIV), diserahkan Wakil Bupati (Wabup) Gresik…

    Pemkab Gresik Kembali Bantu Kepulangan Anak Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia

    3 Kantor Cabang BDL Diresmikan Oleh Bupati Lamongan

    Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 Lamongan Akhirnya Disetujui

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.