MINATBACA.com – Upaya memerangi peredaran rokok ilegal, terus gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Terbaru, bersama dengan Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) melakukan sosialisasi dalam rangka terkait ketentuan cukai.
Acara digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, dengan dibuka Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah. Hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Satpol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga dan Kepala Seksi Penyuluhan Bea Cukai Gresik Eko Rudi Hartono, Rabu (25/9/2024).
Bu Min-sapaan Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, mengapresiasi atas partisipasi BAMAG dalam kegiatan, lantaran lembaga keagamaan ini dinilai krusial dalam menyebarluaskan informasi penting mengenai cukai kepada masyarakat.
“Cukai bukan hanya sekadar pajak. Hasil dari cukai ini, termasuk dari rokok, akan dikembalikan untuk pembangunan daerah, khususnya di bidang kesehatan,” ungkap Bu Min, dalam sambutan.
Agenda sosialisasi tersebut, jelas Bu Min, bertujuan tidak hanya untuk memberikan pengetahuan mengenai peraturan cukai. Namun juga untuk membangun kesadaran masyarakat, tentang bahaya rokok ilegal.
“Kami berharap, BAMAG dapat meneruskan informasi ini kepada jemaat dan masyarakat luas. Dengan demikian, mereka dapat memilih produk rokok yang legal,” tambahnya.
Plt Bupati Gresik tersebut juga menekankan, perlunya masyarakat untuk lebih peduli dan menyadari akan dampak mengonsumsi rokok. Baik dari sisi dampak sosial, lingkungan maupun kesehatan.
“Kami juga berharap, masyarakat dapat memahami bahwa dukungan mereka terhadap cukai, dapat membantu membiayai program-program pembangunan yang langsung berdampak pada kesejahteraan kita semua,” ujar Bu Min.
Bu Min menambahkan, sosialisasi tersebut juga menjadi langkah awal dari kolaborasi antara pemerintah dan komunitas, dalam rangka menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.
Sebab melalui kesadaran kolektif, lanjut Bu Min, diharapkan peredaran rokok ilegal dapat ditekan dan kontribusi dari cukai dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Adapun acara sosialisasi tersebut ditutup dengan harapan dan komitmen bersama, untuk terus berjuang melawan rokok ilegal demi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Gresik.

