Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

      30 Mei 2026

      Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

      30 Mei 2026

      Pemkab Lamongan Meraih Opini WTP 10 Kali Secara Berturut-turut

      29 Mei 2026

      Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

      29 Mei 2026

      Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

      29 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Pendamping PKH Gresik Resmi Jadi ASN, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Pelayanan
    Pemerintahan

    Pendamping PKH Gresik Resmi Jadi ASN, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Pelayanan

    RedaksiBy Redaksi11 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sebanyak 148 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Gresik, kini resmi menyandang status baru sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Kepastian tersebut diketahui, pada saat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri kegiatan rapat koordinasi (rakor) pendamping PKH, yang berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (10/3/2026). Mereka diangkat dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bawah Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

    Memberi sambutan dalam kesempatan tersebut, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, terlebih dahulu menyampaikan selamat kepada para pendamping PKH yang telah diangkat menjadi ASN. Menurutnya perubahan status tersebut harus diiringi dengan peningkatan kinerja, serta tanggung jawab dalam memberi pelayanan yang baik kepada keluarga penerima manfaat maupun masyarakat.

    “Dengan adanya status yang sudah melekat menjadi PPPK tersebut, otomatis beban kerja turut bertambah. Memang harus seperti itu,” ujar Gus Yani.

    Dia juga menyinggung rencana pengembangan program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Gresik. Setelah berdiri SR jenjang SMA di Kecamatan Sidayu sebelumnya, pemerintah memang memiliki rencana memperluas program tersebut dengan membuka untuk tingkat SD dan SMP. Peran pendamping PKH sangat dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan program ini, khususnya dalam mengidentifikasi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu.

    “Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, tidak ada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Karena itu, saya berharap para pendamping PKH dapat membantu mengidentifikasi calon siswa dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM), khususnya dari desil 1 berdasarkan penilaian di lapangan,” ungkapnya.

    Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan, para pendamping PKH yang resmi diangkat sebagai ASN, kini memiliki beban tugas yang lebih kompleks seiring perubahan status kepegawaian mereka.

    “Jika sebelumnya mereka hanya fokus pada pendampingan 56.000 lebih KPM, kini mereka diwajibkan melakukan fungsi pengawasan data yang lebih mendalam,” ucapnya.

    Lebih lanjut, Ummi mengatakan, para pendamping PKH tersebut juga menjadi ujung tombak dalam memaksimalkan berbagai program prioritas Kemensos di lapangan. Mulai dari SR hingga berbagai bantuan sosial lain, yang menyasar kelompok masyarakat rentan.

    “Kami berharap, dengan arahan Bapak Bupati, penambahan fungsi ini tetap dapat terlaksana dengan baik, meskipun tantangan di lapangan sangat dinamis,” kata Ummi.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas Sosial Gresik gresik Kabupaten Gresik Sekolah Rakyat Gresik
    Previous ArticleResmikan Wisata Endel Park Golokan, Wabup Gresik Harap Berdampak Pada Kesejahteraan Masyarakat
    Next Article Bupati Lamongan Lakukan Audiensi Bersama BPBD dan BMKG Jatim Terkait Penanganan Banjir

    Berita Terkait

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    30 Mei 2026

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    29 Mei 2026

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    29 Mei 2026

    Bupati Gresik Sebut Rokok Ilegal Jadi Musuh Bersama

    26 Mei 2026

    Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas

    26 Mei 2026

    Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

    24 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    Pemkab Lamongan Meraih Opini WTP 10 Kali Secara Berturut-turut

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Koperasi Kelurahan Trate Jadi KDMP Pertama di Jatim yang Menyuplai Kebutuhan SPPG

    22 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Keinginan Presiden Prabowo Subianto supaya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Makan…

    Plt Bupati Gresik Serahkan BLT Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau

    Puncak Pekan Kebudayaan Daerah 2025 Gresik Digelar Selama 3 Hari

    Produk Semen dari SIG Jadi Produk Unggulan di Bali Lantaran Dipercaya Para Konsumen

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.