Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati Lamongan Lakukan Audiensi Bersama BPBD dan BMKG Jatim Terkait Penanganan Banjir
    Pemerintahan

    Bupati Lamongan Lakukan Audiensi Bersama BPBD dan BMKG Jatim Terkait Penanganan Banjir

    RedaksiBy Redaksi11 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Berbagai langkah percepatan penanganan banjir yang masih terjadi di sejumlah wilayah, terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.

    Salah satu di antaranya melalui koordinasi dan sinergi lintas instansi pemerintah terkait. Di mana Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menghadiri audiensi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Timur (Jatim).

    Kegiatan digelar di kantor BMKG Juanda Surabaya, Rabu (11/3/2026). Dengan Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, turut hadir untuk membahas langkah-langkah konkret dan optimal dalam penanganan genangan air, khususnya di kawasan terdampak banjir di Kabupaten Lamongan.

    Pak Yes menyampaikan, banjir di wilayah Lamongan telah berlangsung sekitar empat bulan, berdampak pada 44 desa yang tersebar di lima kecamatan. Bahkan di beberapa titik, ketinggian air masih mengalami peningkatan.

    Baca Juga :  Tekad Pak Yes Usai Resmi Dilantik Sebagai Bupati Lamongan 2025-2030

    Kondisi tersebut, menurut Pak Yes, terjadi karena air di wilayah terdampak belum dapat mengalir keluar secara maksimal. Hal ini dipengaruhi oleh tinggi permukaan air laut maupun Bengawan Solo, yang masih lebih tinggi dibandingkan aliran sungai di kawasan tersebut, sehingga memperlambat proses surutnya genangan.

    Sebagai upaya percepatan penanganan, Pak Yes memohon dukungan dan arahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, mengenai kemungkinan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca di wilayah Lamongan. Khususnya, pada kawasan atau wilayah dengan genangan air cukup tinggi.

    “Kami memohon arahan dan petunjuk, agar modifikasi cuaca dapat dilakukan di Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah yang genangannya cukup tinggi. Sehingga upaya yang kami lakukan, dapat membantu memperbaiki kondisi, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lebih nyaman,” tutur Pak Yes.

    Baca Juga :  Penguatan Tanggul Kali Plalangan, Kiat Pemkab Lamongan Guna Percepat Pengendalian Banjir

    Kepala BMKG Provinsi Jatim Taufiq Hermawan menjelaskan, berdasarkan arahan Gubernur Jatim, operasi modifikasi cuaca direncanakan mulai dilaksanakan pada 16 Maret mendatang. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi.

    Dia menambahkan, pelaksanaan modifikasi cuaca akan tetap mempertimbangkan dinamika atmosfer yang terus dipantau oleh BMKG. Apabila kondisi atmosfer memungkinkan, operasi modifikasi cuaca akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Lamongan untuk membantu mengurangi intensitas curah hujan.

    Sementara BPBD Provinsi Jatim bersama BMKG, menekankan pentingnya informasi cuaca yang akurat, sebagai dasar dalam menentukan langkah antisipasi dan penanganan bencana secara tepat dan terukur.

    Melalui sinergi antara Pemkab Lamongan, Pemprov Jatim, BPBD, serta BMKG, diharapkan berbagai langkah percepatan penanganan yang direncanakan dapat segera terealisasi. Sehingga kondisi genangan banjir di wilayah Bengawan Jero Lamongan, dapat berangsur membaik, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara aman dan produktif.

    Baca Juga :  Sambut HJL ke-456, ISSI Lamongan Gowes Sejauh 456 Kilometer
    Banjir Lamongan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticlePendamping PKH Gresik Resmi Jadi ASN, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Pelayanan
    Next Article Pemkab Gresik Salurkan Bansos Untuk Masyarakat Terdampak Konflik Sosial di Banyutengah

    Berita Terkait

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026

    Bupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang

    26 Agustus 2026

    Megpreneur 2026, Cara Pemkab Lamongan Buka Peluang Usaha Wirausaha Muda

    26 Agustus 2026

    Sepakati Kerja Sama, Berikut yang Akan Dilakukan Pemkab Lamongan Bersama Unusa

    25 Agustus 2026

    Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pelajar Bersemangat Mengikuti Karnaval di Lamongan

    22 Agustus 2026

    Sebanyak 41 Pasangan di Kabupaten Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu

    20 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pemdes Glindah Gelar Jalan Sehat Kemerdekaan Diikuti Ribuan Warga

    1 September 2024

    MINATBACA.com – Ribuan warga Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, Gresik, dengan suka cita mengikuti kegiatan jalan…

    Kegiatan Pesta Siaga Kwarcab Pramuka Gresik Diikuti Sebanyak 400 Anak

    Lestarikan Tradisi, Pemdes Tumapel Gelar Sedekah Bumi Selama 3 Hari

    Gus Yani-Bu Min Kompak Resmikan Museum Kanjeng Sepuh Sidayu

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.