MINATBACA.com – Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak konflik sosial di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng.
Bansos tersebut diserahkan secara simbolis di Kantor Kepala Desa Banyutengah, kepada 47 warga penerima, Rabu (11/3/2026). Hal ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Gresik dalam rangka membantu meringankan kerugian masyarakat, akibat konflik sosial yang terjadi di Desa Banyutengah dan Desa Campurrejo, beberapa waktu lalu.
Penyaluran bantuan melibatkan sejumlah perangkat daerah. Mulai Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gresik. Juga Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Dinas Sosial (Dinsos) Gresik, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik.
Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, yang hadir dalam kegiatan mengatakan, bansos tersebut bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2026, dan disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Bantuan ini kami berikan sesuai regulasi yang ada, berdasarkan laporan dan surat yang diajukan pemerintah desa, kepada pemerintah daerah,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.
“Kami menyadari, bantuan ini belum sepenuhnya menutup seluruh kerugian yang dialami masyarakat. Namun, pemerintah akan terus berupaya mencari solusi lain,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, dokter Alif juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan menahan diri, khususnya terkait kerusakan yang penanganannya menjadi kewenangan pemerintah desa maupun kecamatan.
“Kami mohon kesabaran masyarakat, terutama untuk kerusakan yang menjadi kewenangan desa atau kecamatan. Pemerintah akan terus berupaya membantu, sesuai kemampuan yang ada,” ucapnya.
Bansos tersebut diberikan kepada sejumlah pihak terdampak, di antaranya guru ngaji, marbot, penjaga makam, serta warga individu. Besaran bantuan yang diterima berbeda-beda, dengan menyesuaikan tingkat kerusakan yang dialami.
“Alhamdulillah, hingga hari ini kondisi di kedua desa, baik Banyutengah maupun Campurrejo, sudah kembali kondusif,” tutur dokter Alif.
Dia menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan unsur dari pemerintahan saja.
“Kondisi kondusif ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan peran serta seluruh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan harmonis,” ungkap dokter Alif.
“Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan hari ini, dapat bermanfaat dan membantu meringankan kerugian masyarakat yang terdampak konflik sosial,” harapnya.
Kegiatan turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial, Camat Panceng, Kapolsek Panceng, Kepala Desa Banyutengah, Kepala Desa Campurrejo, serta jajaran Forkopimcam Panceng.

