Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Budaya Gresik Kembali Ditetapkan Sebagai WBTBI oleh Kementrian Kebudayaan
    Budaya

    Budaya Gresik Kembali Ditetapkan Sebagai WBTBI oleh Kementrian Kebudayaan

    RedaksiBy Redaksi23 Februari 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kementrian Kebudayaan resmi menetapkan Kupat Keteg, Malem Selawe, Rebo Wekasan, Pasar Bandeng, hingga Pencak Macan, masuk sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI).

    Sertifikat WBTBI diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepada Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif. Sertifikat tersebut diserahkan dalam acara penyerahan apresiasi pelaku budaya, tambahan honorarium juru pelihara, yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Timur di Taman Krida Budaya, Kota Malang, Minggu (22/2/2026).

    Wabup Gresik Asluchul Alif menyampaikan, terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam proses penetapan Kupat Keteg, Rebowekasan, Pasar Bandeng, Malem Selawe, hingga Pencak Macan, sebagai WBTBI. Dukungan dari semua elemen masyarakat juga sangat penting, untuk memastikan warisan tersebut tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman.

    Baca Juga :  Terbukti Lakukan Pungli, Ketua CFD Gresik Dicopot

    “Penetapan ini juga menunjukkan, betapa kaya dan beragamnya budaya maupun kuliner khas yang ada di Kabupaten Gresik,” ungkap dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Dia juga menekankan, pentingnya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Sembari berharap, dunia pendidikan dapat mengambil peran aktif dalam mengenalkan sejarah, makna, dan filosofi tradisi kepada generasi muda di Gresik.

    “Dengan ditetapkannya tradisi dan kuliner Gresik ini, diharapkan semakin dikenal luas dan tetap lestari sebagai bagian penting dari identitas Gresik, Jawa Timur, dan Indonesia,” kata dokter Alif.

    Momentum tersebut bukan sekadar seremoni administratif. Di hadapan kepala daerah, budayawan, seniman, dan tokoh masyarakat yang hadir, Gubernur Jawa Timur Khofifah menegaskan, status WBTBI merupakan amanah moral untuk menjaga keberlangsungan tradisi agar tidak tergerus zaman.

    Baca Juga :  Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    “Warisan budaya tak benda adalah roh dari peradaban kita. Ia membentuk karakter, memperkuat identitas, dan menjadi penuntun arah pembangunan,” ungkap Khofifah.

    Pihaknya mendorong agar sektor kebudayaan, di tempatkan sebagai bagian strategis dalam pembangunan daerah. Karena menurut Khofifah, potensi tidak hanya pada aspek pelestarian, tetapi juga dalam mendorong pariwisata, memperkuat ekonomi kreatif, hingga memperluas diplomasi budaya di tingkat nasional dan internasional.

    “Pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku seni, dan generasi muda agar pelestarian budaya tidak berhenti pada simbol. Melainkan terus berkembang melalui inovasi kreatif, yang tetap berakar pada nilai tradisi,” ucapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga turut mengumumkan kenaikan tunjangan kehormatan bagi para juru pelihara cagar budaya di Jawa Timur. Seniman dan pelaku budaya yang semula menerima Rp500.000, kini mendapatkan Rp1 juta. Sementara tunjangan operasional juru pelihara cagar budaya, dari semula Rp550.000 menjadi Rp1,5 juta.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Perkuat Tata Kelola Hibah Daerah melalui Penandatanganan NPHD
    gresik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleDukung Peningkatan Fasilitas Pendidikan, BRI Salurkan Bantuan Rp150 Juta ke MI Tarbiyatul Atfal
    Next Article Kuliner Sego Boran Lamongan Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026

    Wabup Gresik Dengarkan Langsung Keluhan Warga Saat Serahkan Bantuan di Benjeng

    25 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Kapolres Lamongan Ajak Jamaah Masjid Antisipasi Kriminalitas Jelang Lebaran

    29 Maret 2025

    MINATBACA.com – Saat melaksanakan safari shubuh di Masjid Al Busra, Kapolres Lamongan AKBP Bobby A.…

    RSUD dr Soegiri Jalin MoU Dengan 32 Puskesmas di Lamongan, Pelayanan Kesehatan Jadi Makin Mudah

    Menperin Agus Gumiwang Apresiasi 2 Rintek Petrokimia Gresik

    Bupati Gresik Mendorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah dan Pengolahan Air Limbah

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.