Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Peringatan Hari Santri di Kabupaten Lamongan, Ada Kegiatan Jalan Sehat Mengenakan Sarung

      25 Oktober 2026

      Kolaborasi Gasrug dan Dewi Musdalifah Hadirkan Pameran Sastra Rupa di Kabupaten Gresik

      25 Oktober 2026

      Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

      24 Oktober 2026

      Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

      24 Oktober 2026

      Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

      23 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Budaya Gresik Kembali Ditetapkan Sebagai WBTBI oleh Kementrian Kebudayaan
    Budaya

    Budaya Gresik Kembali Ditetapkan Sebagai WBTBI oleh Kementrian Kebudayaan

    RedaksiBy Redaksi23 Februari 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kementrian Kebudayaan resmi menetapkan Kupat Keteg, Malem Selawe, Rebo Wekasan, Pasar Bandeng, hingga Pencak Macan, masuk sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI).

    Sertifikat WBTBI diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepada Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif. Sertifikat tersebut diserahkan dalam acara penyerahan apresiasi pelaku budaya, tambahan honorarium juru pelihara, yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Timur di Taman Krida Budaya, Kota Malang, Minggu (22/2/2026).

    Wabup Gresik Asluchul Alif menyampaikan, terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam proses penetapan Kupat Keteg, Rebowekasan, Pasar Bandeng, Malem Selawe, hingga Pencak Macan, sebagai WBTBI. Dukungan dari semua elemen masyarakat juga sangat penting, untuk memastikan warisan tersebut tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Serahkan Bantuan Tahap Pertama Untuk ODHIV, Komitmen Eliminasi HIV Pada 2030

    “Penetapan ini juga menunjukkan, betapa kaya dan beragamnya budaya maupun kuliner khas yang ada di Kabupaten Gresik,” ungkap dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Dia juga menekankan, pentingnya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Sembari berharap, dunia pendidikan dapat mengambil peran aktif dalam mengenalkan sejarah, makna, dan filosofi tradisi kepada generasi muda di Gresik.

    “Dengan ditetapkannya tradisi dan kuliner Gresik ini, diharapkan semakin dikenal luas dan tetap lestari sebagai bagian penting dari identitas Gresik, Jawa Timur, dan Indonesia,” kata dokter Alif.

    Momentum tersebut bukan sekadar seremoni administratif. Di hadapan kepala daerah, budayawan, seniman, dan tokoh masyarakat yang hadir, Gubernur Jawa Timur Khofifah menegaskan, status WBTBI merupakan amanah moral untuk menjaga keberlangsungan tradisi agar tidak tergerus zaman.

    Baca Juga :  Siap Amankan Mudik Lebaran, Polres Gresik Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026

    “Warisan budaya tak benda adalah roh dari peradaban kita. Ia membentuk karakter, memperkuat identitas, dan menjadi penuntun arah pembangunan,” ungkap Khofifah.

    Pihaknya mendorong agar sektor kebudayaan, di tempatkan sebagai bagian strategis dalam pembangunan daerah. Karena menurut Khofifah, potensi tidak hanya pada aspek pelestarian, tetapi juga dalam mendorong pariwisata, memperkuat ekonomi kreatif, hingga memperluas diplomasi budaya di tingkat nasional dan internasional.

    “Pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku seni, dan generasi muda agar pelestarian budaya tidak berhenti pada simbol. Melainkan terus berkembang melalui inovasi kreatif, yang tetap berakar pada nilai tradisi,” ucapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga turut mengumumkan kenaikan tunjangan kehormatan bagi para juru pelihara cagar budaya di Jawa Timur. Seniman dan pelaku budaya yang semula menerima Rp500.000, kini mendapatkan Rp1 juta. Sementara tunjangan operasional juru pelihara cagar budaya, dari semula Rp550.000 menjadi Rp1,5 juta.

    Baca Juga :  Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong
    gresik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleDukung Peningkatan Fasilitas Pendidikan, BRI Salurkan Bantuan Rp150 Juta ke MI Tarbiyatul Atfal
    Next Article Kuliner Sego Boran Lamongan Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

    Berita Terkait

    Kolaborasi Gasrug dan Dewi Musdalifah Hadirkan Pameran Sastra Rupa di Kabupaten Gresik

    25 Oktober 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    23 Oktober 2026

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    22 Oktober 2026

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    22 Oktober 2026

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Peringatan Hari Santri di Kabupaten Lamongan, Ada Kegiatan Jalan Sehat Mengenakan Sarung

    Kolaborasi Gasrug dan Dewi Musdalifah Hadirkan Pameran Sastra Rupa di Kabupaten Gresik

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Dukung Produktifitas Pertanian Warga, Pemdes Pandu Revitalisasi Saluran Air

    15 Juli 2024

    MINATBACA.com – Beberapa upaya dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik, dalam rangka mendukung…

    Saran Ketua DPRD Lantaran Dana Transfer Pusat ke Pemkab Gresik Dipangkas

    Naiki Vespa, Pak Yes Ajak Pangdam V Brawijaya Eksplor Wilayah Lamongan Utara

    Pemkab Gresik Terima Penghargaan Proklim Kategori Lestari dari KLHK

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.