Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

      15 Juni 2026

      Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

      15 Juni 2026

      Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

      14 Juni 2026

      Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

      13 Juni 2026

      Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

      13 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Desa Randuboto Gresik Dilirik Aktivis Korsel untuk Proyek Toko Tanpa Kemasan Plastik
    Kesehatan

    Desa Randuboto Gresik Dilirik Aktivis Korsel untuk Proyek Toko Tanpa Kemasan Plastik

    RedaksiBy Redaksi22 Mei 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Enam orang aktivis lingkungan asal Korea Selatan, melakukan kunjungan studi ke Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik.

    Dalam kunjungan pada Rabu (20/5/2026) tersebut, mereka melihat Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang ada di Desa Randuboto. Bertujuan untuk melihat secara langsung sistem pengelolaan dan pengurangan sampah plastik berbasis masyarakat, yang telah berjalan sukses di desa setempat.

    Kepala Desa Randuboto Andi Sulandra mengatakan, para aktivis luar negeri tersebut tertarik menjadikan Desa Randuboto sebagai objek studi, setelah mendapatkan rekomendasi dari sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan, Ecoton.

    “Mereka tahu tentang Randuboto ini dari Ecoton. Mereka kemudian diajak ke sini untuk melihat bagaimana integrasi pengolahan sampah dari hulu ke hilir, yang dinilai sudah berjalan sangat baik,” ujar Andi, Kamis (21/05/2026).

    Oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Randuboto, lantas dipaparkan seluruh potensi pengolahan limbah yang dilakukan di TPS 3R. Mulai dari pemilahan sampah basah (organik) dan kering, pengolahan sampah plastik menggunakan metode pirolisis, hingga pembuatan kompos di rumah kompos khusus.

    Andi menjelaskan, kesadaran warga desa yang dipimpin olehnya dalam mengelola sampah, sudah terbangun secara organik. Hal ini membuat para aktivis Korea Selatan terkesan dengan kebersihan, kerapian, serta keterpaduan sistem yang ada.

    “Saya jelaskan bahwa di sini sampah daun atau ranting sudah tidak boleh dibakar, melainkan diolah di rumah kompos. Hasil komposnya dimanfaatkan untuk pupuk tanaman dan alas kandang ayam, agar tidak bau. Mereka sangat terkesan dan bilang Randuboto is good, karena semua jenis sampah terpantau dan ada solusinya,” terang Andi.

    Baca Juga :  Petani Kini Bisa Beli Pupuk Lebih Murah, Bupati Gresik Apresiasi Langkah PT Pupuk Indonesia

    Selain mempelajari sistem yang ada, kunjungan yang juga di dampingi oleh akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) tersebut, membawa misi besar untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai di masyarakat.

    Andi membeberkan, ke depan ada rencana kerja sama antara Pemdes Randuboto dengan Non Govermental Organization (NGO) memperkenalkan konsep toko isi ulang (refill) untuk kebutuhan sehari-hari, seperti sampo dan sabun. Di Korea Selatan, lini usaha berkonsep eco-entrepreneurship ini sudah berjalan masif.

    “Mereka punya misi besar mengurangi plastik, salah satunya lewat metode refill. Jadi masyarakat kalau beli air minum, sabun, atau sampo tinggal bawa wadah sendiri untuk diisi ulang,” tutur Andi.

    “Tindak lanjutnya, konsep toko refill ini akan diperkenalkan dan diterapkan di beberapa titik lokasi di Desa Randuboto,” tambahnya.

    gresik Kabupaten Gresik sampah Sidayu Universitas Airlangga (Unair)
    Previous ArticleTMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean
    Next Article Pemkab Lamongan Jajaki Peluang Investasi Lebih Masif dengan India

    Berita Terkait

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    15 Juni 2026

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    14 Juni 2026

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    13 Juni 2026

    KDKMP Desa Pandanan Jadi Salah Satu Lokasi yang Ditinjau Tim KSP RI

    13 Juni 2026

    Wujudkan Zero Stunting, Pemdes Bolo Perkuat Komitmen dan Kolaborasi Lintas Sektor

    12 Juni 2026

    Mengenang Mbah H Noloyudho, Tokoh Pendiri Desa Sumberrejo Gresik

    11 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Upaya Pemdes dan PKK Banter Mencegah Stunting Pada Warga

    28 Juli 2024

    MINATBACA.com – Guna mencegah stunting pada warga, Pemerintah Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik, bersama dengan…

    Selain Terapkan ETLE Selama Operasi Zebra 2025, Satlantas Polres Gresik Juga Edukasi Masyarakat

    1 Pelaku Perampokan yang Tewaskan Korbannya Ditangkap, 1 Masih Buron

    Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.