Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Lamongan Turut Optimalkan Budidaya Tebu

      1 Oktober 2026

      Susun Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemdes Menganti Selenggarakan Musdes Secara Terbuka

      1 Oktober 2026

      Bekerja Sama dengan FKH Unair, Pemkab Lamongan Canangkan Desa Binaan Itik

      30 September 2026

      TPA Lovely Daycare, Upaya Pemkab Lamongan Bantu emak-emak Agar Tetap Produktif

      30 September 2026

      Residivis Curanmor di Gresik Tertangkap, Motor Hasil Curian Dikembalikan Polisi kepada Korban

      29 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Wabup Gresik Dorong Percepatan Pendataan Secara Digital, Agar Target Sensus Dapat Segera Tercapai
    Ekonomi

    Wabup Gresik Dorong Percepatan Pendataan Secara Digital, Agar Target Sensus Dapat Segera Tercapai

    RedaksiBy Redaksi30 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif meminta percepatan pendataan melalui sistem digital, supaya target sensus dapat segera tercapai. Terlebih saat ini, agenda telah memasuki pertengahan bulan pertama pelaksanaan.

    Hal tersebut disampaikan dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Putri Mijil, Pendopo Gresik, Selasa (30/6/2026). Dengan dokter Alif menyebut, capaian sensus saat ini masih sekitar 17 persen, sementara pelaksanaan akan berakhir pada 31 Agustus 2026. Untuk mempercepat pendataan dia mengusulkan, pemanfaatan data pegawai di lingkungan Pemkab Gresik yang berjumlah sekitar 12.000 orang.

    “Kalau petugas BPS harus mendatangi satu per satu dari total 12.000 pegawai kita di lingkungan Pemkab hingga guru-guru sekolah, tentu BPS bisa pusing sendiri dan waktu akan habis,” kata dokter Alif.

    Baca Juga :  Sigap, Polisi Bantu Padamkan Asap Truk di GKB Mencegah Potensi Kebakaran

    “Saya instruksikan lewat Pak Sekda (Sekretaris Daerah), untuk membuat surat resmi. Kumpulkan data email dan nomor telepon, lalu lakukan blasting kuesioner digital terintegrasi via whatsapp dan Gmail (google mail),” terangnya.

    Menurut dokter Alif, proses tersebut juga akan disertai dengan pemantauan secara berkala. Di mana BPS akan menyampaikan daftar instansi atau pegawai yang belum mengisi kuesioner, sehingga masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat segera melakukan tindak lanjut. Sehingga petugas BPS bisa lebih fokus melakukan pendataan terhadap pelaku usaha dan perusahaan, yang masih menghadapi kendala di lapangan.

    Data Sensus Ekonomi dikatakan oleh dokter Alif, sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Sebagai daerah industri yang terus berkembang, Kabupaten Gresik membutuhkan data ekonomi akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan, investasi, serta pengembangan UMKM setempat.

    Baca Juga :  Momen Hari Pangan Sedunia, Berikut Harapan Insan Petrokimia Gresik

    Dia menerangkan, data sensus ekonomi sepuluh tahunan ini sangat krusial bagi masa depan Kabupaten Gresik, yang kini dihuni oleh beberapa kawasan ekonomi. Mulai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kawasan Industri Gresik (KIG), 90.000 UMKM, hingga Kawasan Maspion. Sehingga butuh basis data yang berkualitas, agar arah kebijakan pembangunan daerah ke depan dapat tepat sasaran.

    Tidak hanya itu, dokter Alif juga mengajak seluruh pelaku usaha, baik perusahaan maupun usaha perorangan, untuk memberikan data yang benar kepada petugas sensus. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena data sensus tidak digunakan untuk kepentingan perpajakan.

    “Saya sendiri sudah disensus oleh teman-teman BPS, dan menyampaikan data apa adanya yang formal di atas kertas. Masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu takut akan masalah pajak atau lainnya. Berikan data yang jujur mengenai tenaga kerja, omzet, dan jenis produksi,” tambahnya.

    Baca Juga :  Gus Yani Resmikan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik

    Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi sumber data penting bagi pemerintah maupun pelaku usaha. Data tersebut dapat untuk melihat kondisi dunia usaha, mengidentifikasi peluang investasi, meningkatkan daya saing, sekaligus menjadi dasar penyusunan program pembangunan daerah, termasuk RPJMD.

    Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman yang turut hadir dalam kegiatan menyatakan, kesiapan seluruh perangkat daerah untuk mendukung percepatan pendataan digital. Dia berharap, langkah tersebut dapat membantu mewujudkan target 100 persen pelaksanaan agenda Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Gresik.

    Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleKabupaten Lamongan Terima Penghargaan Dalam Peringatan Harganas ke-33 Provinsi Jawa Timur
    Next Article Pusta Raya, Cara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan Menjaga Budaya Literasi

    Berita Terkait

    Susun Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemdes Menganti Selenggarakan Musdes Secara Terbuka

    1 Oktober 2026

    Residivis Curanmor di Gresik Tertangkap, Motor Hasil Curian Dikembalikan Polisi kepada Korban

    29 September 2026

    Cara Petrokimia Gresik Bantu Berdayakan Warga Sekitar Perusahaan Guna Dukung Ketahanan Pangan

    29 September 2026

    Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik, Berikut yang Diharapkan Gus Yani

    28 September 2026

    Langkah Nyata Petrokimia Gresik untuk Pendidikan, Penerima Bestro Bertambah 17 Mahasiswa

    26 September 2026

    Sebanyak 25 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Gresik Dilantik

    26 September 2026
    Search
    Terkini

    Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Lamongan Turut Optimalkan Budidaya Tebu

    Susun Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemdes Menganti Selenggarakan Musdes Secara Terbuka

    Bekerja Sama dengan FKH Unair, Pemkab Lamongan Canangkan Desa Binaan Itik

    TPA Lovely Daycare, Upaya Pemkab Lamongan Bantu emak-emak Agar Tetap Produktif

    Residivis Curanmor di Gresik Tertangkap, Motor Hasil Curian Dikembalikan Polisi kepada Korban

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Melalui e-Asmara dan Kamis Aspirasi, Cara Baru DPRD Gresik Tampung Aspirasi Masyarakat

    6 November 2025

    MINATBACA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik melauncing dua langkah sekaligus, dalam rangka menampung…

    Pantau Stabilitas Harga dan Stok Sembako, Satgas Pangan Polres Gresik Lakukan Sidak

    Disnaker Gresik Gelar Rekrutmen Terbuka Puluhan Lowongan Kerja

    Hadiri Puncak Harlah NU ke-102, Wabup Gresik Serukan Kolaborasi di Era Digital

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.